Menanggapi perkataan “Janganlah merasa paling benar sendiri!”

Ucapan ini kerap kali terdengar ketika ada dua orang yang saling berselisih tentang suatu permasalahan, khususnya dalam permasalahan agama. Untuk itu, marilah kita membedah maksud dari perkataan ini, sehingga kita tidak salah dalam menempatkan kalimat ini dalam permasalahan yang tidak sepantasnya kalimat ini diucapkan.

Maka kita perlu mengetahui sembilan point berikut sebagai tanggapan ucapan tersebut:

1. kita memeluk AGAMA ISLAM, karena KEBENARANnya dan kita MEYAKINI akan kebenaran tersebut. demikian halnya segala sesuatu yang didalamnya, yakni SYARI’ATnya. SYARI’AT yang datang dari Allah TELAH JELAS dan SEMUANYA telah dijelaskan oleh Allah dan RasulNya.

2. Hikmah diturunkan Al Qur-aan dan diutusnya Rasul adalah MENEGAKKAN kebenaran, yang dengannya Allah membantah KEBATHILAN ahlul baathil dan merendahkannya, serta meninggikan ahlul haq.

3. Maka dengan melihat point kedua, tidak boleh lagi ada yang berkata:

“jangan engkau katakan ini sesat, itu sesat; karena yang lebih tahu tentang sesat atau tidaknya adalah Allah. hanya Allah-lah yang benar.”

tanggapan:

– jika seseorang mengatakan “ini sesat, itu sesat” TANPA berlandaskan HUJJAH, maka ini adalah kebodohan. sesat apakah yang dimaksudkannya? sesat dari jalan mana? kalau ia mengatakan “sesat dari jalan Allah”; maka kita katakan: “datangkanlah HUJJAH, dijalan Allah manakah kesesatan tersebut”. janganlah sampai engkau mengadakan kedustaan atas nama Allah! ingatlah ini merupakan suatu dosa yang sangat besar!

– yang jadi permasalahan ketika seseorang malah disalahkan ketika ia menyatakan sesat terhadap sesuatu yang telah dijelaskan Allah dan RasulNya akan kesesatan tersebut.

kita mengimani bahwa Allah telah menurunkan Al Qur-aan sebagai Al Furqaan (pembeda yang haq dan yang baathil, yang lurus dan yang sesat); maka jika apa yang dikatakan sesat oleh Al Qur-aan, maka itulah kesesatan.

kita telah mengimani bahwa Allah telah mengutus RasulNya untuk MENJELASKAN Al Qur-aan dan untuk menjadi hakim atas segala perselisihan manusia tentang agamanya. maka apa yang dikatakan sesat oleh Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam, maka itulah kesesatan.

benar, bahwa Allah, Dialah Yang Benar (al-Haq); tapi ketahuilah, al-haq tersebut telah ada ditengah-tengah kita dengan diturunkanNya al Qur-aan yang membawa kebenaran dan dengan diutusNya RasulNya yang memberi kabar gembira dan yang memberi peringatan (lihat al Isra: 105). apakah engkau tidak mengakuinya? apakah engkau tidak mau berhukum dengannya untuk menyelesaikan permasalahanmu?

mungkin ia mengira bahwa pengingkaran terhadap kesesatan seperti ini adalah perpecahan, sehingga tidak boleh ada pengingkaran. ya subhanallah, apakah yang dimaksud dengan perpecahan? apakah yang dimaksud dengan persatuan? yang dimaksud dengan perpecahan adalah orang yang menyelisihi kebenaran, sedangkan yang dimaksud dengan persatuan adalah orang yang mengikuti kebenaran.

maka orang-orang yang berkumpul diatas kesesatan, tidaklah disebut sebuah persatuan, dan tidak akan pernah umat ini berkumpul diatas kesesatan, akan selalu ada diantara umat ini yang akan tetap berada diatas kebenaran, menyelisihi kebathilan-kebathilan yang diperbuat oleh para pengikut hawa nafsu.

maka orang-orang yang hendak menghalang-halangi orang yang mengingkari kesesatan inilah yang patut untuk merenungi hal-hal berikut:

– apakah engkau hendak membiarkan terjadinya kesesatan dalam agama ini?
– apakah engkau hendak meluaskan kesesatan dalam agama ini?
– apakah engkau mengira kesesatan tersebut merupakan kebenaran?
– atau apakah engkau hendak mengatakan kesesatan itu adalah bagian agama ini?

akan tetapi yang perlu diingat, seseorang yang mengingkari kesesatan HARUS SESUAI DENGAN SYARI’AT, bukan dengan cara-cara yang baathil; tidaklah kesesatan itu dilawan dengan cara-cara yang sesat pula.

(simak pembahasan tentang ini disini)

http://muslim.or.id/manhaj-salaf/amar-maruf-nahi-mungkar-1.html

http://muslim.or.id/manhaj/amar-maruf-nahi-mungkar-2.html

http://muslim.or.id/manhaj/amar-maruf-nahi-mungkar-3.html

4. Maka jika terjadi perselisihan, yang menghukumi benar atau salahnya adalah KITABULLAH dan SUNNAH Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam menurut PEMAHAMAN SALAFUSH SHALIH.

sehingga tidak boleh ada berkata DIKEMBALIKAN KEPADA MASING-MASING. tapi dikembalikan kepada Allah (kitabNya) dan RasulNya (sunnahnya) menurut PEMAHAMAN SALAFUSH SHALIH.

dikatakan mengembalikan kepada PEMAHAMAN SALAFUSH SHALIH, karena bisa saja kedua pihak berselisih MENCARI PEMBENARAN, dengan ASAL COMOT dalil-dalil dari qur-aan dan sunnah dengan PEMAHAMANNYA MASING-MASING tanpa merujuk pada pemahaman yang DIAKUI oleh Allah dan RasulNya, yaitu pemahaman para shahabat; untuk MEMBENARKAN kesesatannya.

simak:

http://abuzuhriy.com/?p=2417

http://abuzuhriy.com/?p=938

maka orang yang mengatakan (kembali kepada al qur-aan dan as-sunnah, dengan pemahamn masing-masing) tidak ada bedanya dengan golongan pertama yang berkata: “kembalikan saja pada masing-masing” dan inilah pemahaman LIBERAL yang sesat dan menyesatkan, yang menjangkiti banyak kaum muslimin.

5. jika menurut al-qur’an dan as-sunnah sesuai pemahaman salafush shalih itu benar, maka kita benarkan.

lantas APAKAH SALAH, seseorang yang mengatakan DIRINYA BENAR, sedangkan ia berlandaskan dengan DALIL-DALIL yang SHAHIIH (diatas kitabullah dan sunnah rasulullah shalllallahu ‘alayhi wa sallam dengan PEMAHAMAN salafush shalih)?!

6. kita tidak menafikkan akan ADANYA perselisihan diantara dua belah pihak (atau bahkan lebih) yang TELAH MENGEMBALIKAN perkaranya kepada al-qur’an dan as-sunnah sesuai pemahaman salafush shalih…

namun TETAP SAJA hanya ada SATU kebenaran. namun penyikapannya tentu TIDAK SAMA dengan penyikapan terhadap orang yang MENYELISIHI al qur-aan dan as-sunnah (menurut pemahaman salafush shalih), dan ijma’.

maksudnya, TIDAK DIBENARKAN dalam masalah-masalah seperti ini, seseorang BERKACAMATA KUDA, menganggap dalam perkara ini yang ada hanya pendapatnya saja, atau menganggap hal ini merupakan IJMA’ kaum muslimin yang tidak boleh diselisihi, sehingga ia MENGINGKARI dengan keras pendapat yang menyelisihinya, bahkan MENYESATKAN orang yang menyelisihinya.

dan dalam perkara ini PASTILAH orang-orang yang berselisih AKAN SALING MENYELISIHI berdasarkan kandungan dalil yang mereka dapati dan sudut pandang yang mereka pegang pada masing-masing pihak.

tidaklah perselisihan yang seperti ini dikatakan sebagai “perpecahan”, tidak sepantasnya pula perselisihan seperti ini dapat mengakibatkan perpecahan diantara kaum muslimin.

Dalam masalah-masalah yang memungkinkan terjadinya khilaf diantara para ulama, dan khilaf itupun DIAKUI oleh ULAMA AHLUS-SUNNAH; tidak dibenarkan sebagian pihak menyesatkan sebagian yang lain.

Mari kita menyimak nasehat syaikh al ‘utsaimin berikut:

kita wajib untuk tidak menjadikan perselisihan di antara ulama’ ini sebagai penyebab perpecahan, karena kita seluruhnya menghendaki al-haq, dan kita seluruhnya telah melakukan segala usaha yang ijtihad-nya membawa ke sana.

Maka selama perselisihan itu (seperti ini), sesungguhnya kita tidak boleh menjadikannya sebagai sebab permusuhan dan perpecahan diantara ahlul ilmi, karena sesungguhnya para ulama’ itu selalu berselisih, walaupun di zaman Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam..

Kalau begitu, maka yang menjadi kewajiban bagi thalibul ilmi hendaklah mereka bersatu, dan janganlah mereka menjadikan perselisihan semacam ini sebagai sebab untuk saling menjauhi dan saling membenci.

Bahkan jika engkau berbeda pendapat dengan temanmu berdasarkan kandungan dalil yang engkau miliki, sedangkan temanmu menyelisihimu berdasarkan kandungan dalil yang ada padanya, maka kalian wajib untuk menjadikan diri kalian diatas satu jalan dan hendaklah kecintaan bertambah di antara kalian berdua.”

(Kitabul ilmi, oleh Syeikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, hal: 28-30, penerbit: Daar ats-Tsurayya, cet: I, th:1417 H. 1996 M)

7. perkataan “jangan merasa benar sendiri” ini, jika yang mengatakannya adalah orang yang berada diatas kebathilan, maka ini hanyalah ANGAN-ANGAN KOSONGnya.

agar sekiranya, KEBATHILANnya juga DIANGGAP sebagai sebuah kebenaran. sehingga ia BERANGAN-ANGAN orang yang memang berada diatas kebenaran menerima kebathilannya, dan BERANGAN-ANGAN agar orang tersebut mengatakan: “engkau benar, akupun benar, dan kita tidak saling mengusik” mungkin itulah ANGAN-ANGANnya!

8. jika orang yang berada diatas kebenaran disebut “merasa paling benar”, maka kita katakan, orang tersebut tidaklah ‘merasa’ tapi MEMANG ia berada diatas kebenaran.

9. jika orang yang berada diatas kebathilan tersebut yang mengatakan perkataan demikian, maka kita katakan, yang seharusnya disebut “merasa paling benar” adalah pelaku kebathilan ini, bagaimana tidak? mereka diseru untuk merujuk kebenaran, tapi mereka menolak. cukuplah bagi mereka sebutan ‘merasa benar sendiri”…

Semoga bermanfaat..

51 Komentar

Filed under Syubhat & Bantahan

51 responses to “Menanggapi perkataan “Janganlah merasa paling benar sendiri!”

  1. irfan

    Yang pasti islam itu memang mau menang sendiri, suka mengkritik agama orana lain, tapi kalau dikritik tahunya cuma ngamuki, ngancam-ngancam dan nyumpahi segala, walaupun yang disampaikan itu bukan fitnahan dan bohong tetapi berdasarkan hadist dan ayat suci Al quran, karena islam itu dibanguin diatas kebohongan dan kebusukan.

    Islam kalah dalam segala hal dibanding kafir, oleh karena itu islam menjadi dengki, pemarah karena tidak bisa membuat karya nyata alias SIRIK TANDA TAK MAMPU.

    Jangan lagi ditutup-tutupi kebusukan islam itu, karena sudah terpampang nyata.

    Tidak ada orang yang bisa memilih dia lahir mau jadi apa, mau jadi islam, kristen, budha, maupun yang lainnya, kalau memang islamlah yang paling benar, mengapa Allah SWT membuat islam dipermalukan didunia ini dan mengapa Allah SWT tidak mencipptakan saja seluruh umat manusia beragama islam.

    Berpikirlah secara nurani dan akal, jangan karena terlalu mencintai ajaran yang salah sehingga sampai mati-matian dibela, sehingga apapun kata orang semuanya salah dan Islamlah yang paling benar

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Pak Irfan

      Bapak berkata:

      “…kalau memang islamlah yang paling benar, mengapa Allah SWT membuat islam dipermalukan didunia ini…”

      Saya menanggapi:

      “Dipermalukan dalam sisi apa? dalam sisi dunia?

      Coba bapak simak hadits berikut:

      Apakah penyebab keteguhan dari ‘Umar bin Khaththab ini?

      Ketahuilah dahulu ‘Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu pernah menangis melihat kesahajaan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sampai beliau hanya tidur di atas selembar tikar tanpa dialasi apapun.

      Umar radhiyallahu ‘anhu berkata:

      Aku melihat bekas tikar di lambung/rusuk beliau, maka aku pun menangis

      Hingga mengundang tanya beliau

      مَا يُبْكِيْكَ؟

      “Apa yang membuatmu menangis?”

      Aku menjawab,

      “Wahai Rasulullah, sungguh Kisra (raja Persia, –pent.) dan Kaisar (raja Romawi –pent.) berada dalam kemegahannya, sementara engkau adalah utusan Allah.”

      ===

      Dalam riwayat lain yang diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim (no. 3675) disebutkan ucapan ‘Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu:

      “Wahai Nabiyullah, bagaimana aku tidak menangis, aku menyaksikan tikar ini membekas pada rusukmu. Aku melihat lemarimu tidak ada isinya kecuali sekedar yang aku lihat. Sementara Kaisar dan Kisra dalam limpahan kemewahan dengan buah-buahan dan sungai-sungai yang mengalir. Padahal engkau (jauh lebih mulia daripada mereka, –pent.) adalah utusan Allah dan manusia pilihan-Nya, dalam keadaan lemarimu hanya begini.”

      ===

      Beliau menjawab,

      أَمَا تَرْضَى أَنْ تَكُوْنَ لَهُمُ الدُّنْيَا وَلَنَا اْلآخِرَةُ؟

      “Tidakkah engkau ridha mereka mendapatkan dunia sedangkan kita mendapatkan akhirat?”

      (HR. Al-Bukhari no. 4913 dan Muslim no. 3676)

      Dalam kesempatan yang sama, Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata kepada Nabinya:

      “Mohon engkau wahai Rasulullah berdoa kepada Allah agar Allah memberikan kelapangan hidup bagi umatmu. Sungguh Allah telah melapangkan (memberi kemegahan) kepada Persia dan Romawi, padahal mereka tidak beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

      Rasulullah meluruskan duduknya, kemudian berkata,

      أَوَفِي شَكٍّ أَنْتَ يَا ابْنَ الْخَطَّابِ، أُولَئِكَ قَوْمٌ عُجِّلَتْ لَهُمْ طَيِّبَاتُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا

      “Apakah engkau dalam keraguan, wahai putra Al-Khaththab? Mereka itu adalah orang-orang yang disegerakan kesenangan (kenikmatan hidup/rezeki yang baik-baik) mereka di dalam kehidupan dunia?”

      (HR. Al-Bukhari no. 5191 dan Muslim no. 3679)

      Maka ketahuilah… Standar kemuliaan dan kehinaan itu bukan berdasarkan MATERIALISTIS… tapi berdasarkan TAQWA…

      Sekiranya orang paling kaya adalah orang paling mulia, niscaya Qaaruun adalah orang yang paling mulia disisi Allaah.. Tapi nyatanya ia adalah orang paling hina, karena kesombongan, kecongkakannya dengan kekayaannya..

      Sekiranya orang miskin adalah orang yang paling hina, niscaya Allaah tidak akan mengangkat Muhammad bin ‘Abdillaah sebagai Nabi dan RasulNya, yang mana beliau hidup dalam kemiskinan dan beliau hidup dengan kesahajaan, padahal beliau MAMPU untuk kaya.”

      Bapak berkata:

      dan mengapa Allah SWT tidak mencipptakan saja seluruh umat manusia beragama islam

      Saya menanggapi:

      “Ketahuilah:

      1. Allaah tidak ditanya dengan perbuatanNya, tapi KITA-lah yang ditanya akan perbuatan-perbuatan kita…

      Allaah berfirman:

      لَا يُسْأَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْأَلُونَ

      Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai.

      (al Anbiyaa: 23)

      2. Allaah telah berfirman, sekiranya Dia menghendaki seluruh manusia itu satu agama, maka demikian itu MUDAH bagiNya. Hanya saja Dia telah mentaqdirkan bahwa manusia itu beragam, menganut bermacam-macam agama baathil, yang tertipu dengan tipuan syaithan.

      Allaah berfirman:

      وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِن يُضِلُّ مَن يَشَاءُ وَيَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَلَتُسْأَلُنَّ عَمَّا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

      Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan.

      (an Naml : 93)

      وَلَوْ شِئْنَا لَآتَيْنَا كُلَّ نَفْسٍ هُدَاهَا وَلَٰكِنْ حَقَّ الْقَوْلُ مِنِّي لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

      Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuk, akan tetapi telah tetaplah perkataan dari pada-Ku: “Sesungguhnya akan Aku penuhi neraka jahannam itu dengan jin dan manusia bersama-sama”.

      (as Sajadah : 13)

      لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنكَ وَمِمَّن تَبِعَكَ مِنْهُمْ أَجْمَعِينَ

      Sesungguhnya Aku (Allaah) pasti akan memenuhi neraka Jahannam dengan jenis kamu (ibliis) dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka kesemuanya.

      (Shaad : 85)

      وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

      Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: “sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya.”

      (Huud : 119)

      Bapak berkata:

      “Berpikirlah secara nurani dan akal, jangan karena terlalu mencintai ajaran yang salah sehingga sampai mati-matian dibela, sehingga apapun kata orang semuanya salah dan Islamlah yang paling benar”

      Saya Tanggapi:

      Nah yang ingin saya tanyakan “apa standar ‘kesalahan’ yang bapak maksudkan?”

      Adapun kami, umat islaam, memilih Islaam, bukan hanya sekedar tanpa ilmu.. tapi berdasarkan ilmu.. dan Islaam sesuai dengan nurani dan akal..

      (adapun yang pertama)

      Islaam satu-satunya agama yang mempertuhankan SATU TUHAN, dan yang menyembah SATU SESEMBAHAN.

      Seandainya sesembahan itu lebih dari satu, maka apakah yang menjadi kekhususan “Tuhan” sedangkan Dia memiliki ‘tandingan’ lain dalam hal penciptaan dan penyembahan?! Seandainya “Tuhan” berinkarnasi menjadi manusia, atau dikatakan “satu dalam tiga”, maka bukankah hal ini merupakan PENGHINAAN terhadap Tuhan Yang Maha Mulia, yang harus ‘terlahirkan’ dari rahim perempuan?! Seandainya “Tuhan” itu adalah “Isa”, maka bagaimana dengan Adam? Yang DiciptakanNya tanpa ibu dan ayah? Seandainya adam pun tuhan, apa pantas “tuhan” DICIPTAKAN?!

      Adapun kami (kaum muslimiin), maka Tuhan kami, Sesembahan kami, adalah Allaah (semata). Yang Maha Awwal, Yang Maha Akhir, Yang terdahulu dan Yang terkemudian… Dialah yang menciptakan segala sesuatu, yang mengatur segala sesuatu, yang memelihara segala sesuatu, yang menghidupkan, yang mematikan; tiada sekutu bagiNya (dalam hal tersebut, dan juga selainnya)…

      Dialah yang telah mengutus Nabi-nabi dan RasulNya, yang telah menurunkan kitab-kitabNya kepada manusia agar manusia beriman kepadaNya, dan menjadikanNya sebagai satu-satunya sesembahan yang diibadahi, yang menyerukan untuk meninggalkan segala sesembahan selainNya, yang mana tiada sekutu bagiNya dalam hal peribadatan, sebagaimana tiada sekutu bagiNya dalam hal penciptaan, pengaturan, maupun pemeliharaan alam semesta.

      (kemudian yang kedua)

      Islaam satu-satunya agama yang tidak direvisi agamanya sejak syari’at telah disempurnakanNya.

      Apakah pantas seseorang merevisi kitab yang diturunkan oleh Tuhan?! Apakah pantas sebuah kitab dikatakan “kitab suci”, jika kitab tersebut sudah ada campur tangan dan revisi manusia?! Apakah pantas aturan Tuhan direvisi oleh manusia?! kalau demikian, bukankah hal tersebut sudah tidak lagi dikatakan: “aturan tuhan”!? kalau demikian, bukankah hal tersebut sudah tidak lagi dikatakan: “agama yang murni datang dari tuhan”!? apakah agama yang seperti ini yang dianut dan dianggap benar oleh sebagian orang?! Kenapa mengingkari islaam, sedangkan agama sendiri yang lebih pantas untuk diingkari!?

      (kemudian yang ketiga)

      Mukjizat Islaam, yaitu al Qur-aan, adalah BUKTI KEBENARAN yang tiada terbantahkan, bahwa Islaam adalah agama yang datang dari Tuhan Yang Benar. Yang menjadikan Islaam sebagai satu-satu agama yang diridhaiNya

      Adapun bapak yang mengingkari Islaam, maka saya sarankan:

      1. Pelajari bahasa arab

      2. Setelah bisa berbahasa arab, maka hendaknya tandingi al Qur-aan dengan membuat SATU SURAT saja (dengan berbahasa arab), dalam rangka menyaingi al Qur-aan

      Dengan memenuhi persyaratan berikut:

      – Bahasa yang bapak gunakan mengandung SASTRA YANG TINGGI.

      – Satu ayat, harus bermakna dengan makna yang dalam.

      – Setiap kata yang digunakan memiliki makna yang dalam.

      – Antara ayat satu ayat dan ayat lain, mengandung keterkaitan satu sama lainnya, dengan makna yang dalam.

      Sungguh Allaah telah menantang orang-orang yang menolak agamaNya, dengan firmanNya:

      وَإِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُم مِّن دُونِ اللَّهِ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ

      Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.

      فَإِن لَّمْ تَفْعَلُوا وَلَن تَفْعَلُوا فَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِي وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ ۖ أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ

      Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) — dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.

      (al Baqarah: 23-24)

  2. irfan

    Dipermalukan didunia, mengapa Allah SWT membiarkan umatnya dipermalukan didunia
    Depramulan diakhirat, kita tidak akan tahu, karena masing-masing punya kepercayaan sendiri, jangan anda paksakan dengan mengutip hadist, tidak universal

    Pak Abu mengapa jawaban bapak sepotong-spotong, mengapa statement saya yang pertama tidak bapak jawab, coba tunjukkan apa yang bisa dibanggakan dari islam, islam sangat membenci kafir, tapi tidak malu menggunakan barang-barang kafir, Alquran jelas-jelas membenci Yahudi dan Nasrani, darah kafir halal, orang murtad wajib dibunuh, jangan memilih pemimpin kafir, dan sebagainya, tetapi apakah di Kitab suci agama lain membenci islam.

    Yang anda katakan hebat, belum tentu dengan orang lain, Kalau bahasa arab memang unggul, mengapa bahasa arab tidak menjadi bahasa internasional

    Bapak dan Umat Islam sangat bangga dengan Alquran, katanya Alquran dari dulu sampaii sekarang tetap sama tidak ada yang direvisi walau satu titik, sekarang tolong dijawab dengan jujur, benarkan semua itu, Islam menuduh Injil telah dipalsukan, tetapi ketika Islam diminta menunjukkan Injil yang asli sampai sekarang islam tidak bisa membuktikannya.

    Pak Abu tolong jawab pertanyaan saya ini, mengapa Islam mengubah nama-nama tokoh dalam kitab suci, Abraham menjadi Ibrahim, Gabriel menjadi Jibril, Jetro menjadi Syuaib, Samson menjadi Syam’un, Yesua menjadi Isa, tetapi Daud tetap Daud, juga Musa tetap Musa tidak berubah.

    Kalau islam memang yang paling benar, seharusnya Islam itu harus menjadi contoh dan lebih unggul dari kafir, tetapi kenyataanya, islam terpuruk dimana-mana, Negara-negara arab bisa berbangga hati karena punya kekayaan minyak tapi jika tanpa bantuan kafir, mereka tidak ada apa-apanya.

    Dan satulagi ketidak fair islam, jika kalah debat, ngamuk, ngancam-ngancam, nyumpah-nyumpah supaya kafir hancur, walaupun tak pernah terkabul

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Ana akan jawab satu-satu….

      PERTAMA

      Bapak berkata:

      “Dipermalukan didunia, mengapa Allah SWT membiarkan umatnya dipermalukan didunia”

      Saya jawab:

      Lagi-lagi jawabannya SANGAT KENTAL unsur materialistis-nya… Seakan-akan pemuliaan dan penghinaan Allaah itu berdasarkan “material dunia”

      Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun pernah bersabda:

      لَوْ كَانَتِ الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ اللهِ جَنَاحَ بَعُوْضَةٍ مَا سَقَى كَافِرًا مِنْهَا شَرْبَةَ مَاءٍ

      “Seandainya dunia punya nilai di sisi Allah walau hanya menyamai nilai sebelah sayap nyamuk, niscaya Allah tidak akan memberi minum kepada orang kafir seteguk airpun.”

      (HR. At-Tirmidzi no. 2320, dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Ash-Shahihah no. 686)

      Seandainya perhiasan dunia ini berharga disisi Allaah, maka Allaah tidak akan memberikan kenikmatan dunia SEDIKITPUN terhadap orang-orang yang kafir kepadaNya; orang-orang yang mengingkari keesaanNya, orang-orang yang menolak agamaNya, orang-orang yang menolak kerasulan Nabi dan RasulNya…

      Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma berkisah, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati pasar sementara orang-orang ada di sekitar beliau. Beliau melintasi bangkai seekor anak kambing yang kecil atau terputus telinganya (cacat). Beliau memegang telinga bangkai tersebut seraya berkata:

      أَيُّكُمْ يُحِبُّ أَنَّ هَذَا لَهُ بِدِرْهَمٍ؟

      “Siapa di antara kalian yang suka memiliki anak kambing ini dengan membayar seharga satu dirham?”

      Mereka menjawab,

      “Kami tidak ingin memilikinya dengan harga semurah apapun. Apa yang dapat kami perbuat dengan bangkai ini?”

      Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian berkata,

      أَتُحِبُّوْنَ أَنَّهُ لَكُمْ؟

      “Apakah kalian suka bangkai anak kambing ini menjadi milik kalian?”

      “Demi Allah, seandainya pun anak kambing ini masih hidup, tetaplah ada cacat, kecil/terputus telinganya. Apatah lagi ia telah menjadi seonggok bangkai,” jawab mereka.

      Beliau pun bersabda setelahnya,

      فَوَاللهِ لَلدُّنْيَا أَهْوَنُ عَلَى اللهِ مِنْ هَذَا عَلَيْكُمْ

      “Demi Allah, sungguh dunia ini lebih rendah dan hina bagi Allah daripada hinanya bangkai ini bagi kalian.”

      (HR. Muslim)

      Bahkan Rasuulullaah bersabda:

      إِذَا رَأَيْتَ اللَّهَ تَعَالَى يُعْطِي الْعَبْدَ وَهُوَ مُقِيمٌ عَلَى مَعَاصِيهِ فَإِنَّمَا ذَلِكَ اسْتِدْرَاجٌ

      “Jika kamu melihat Allah memberi kepada seorang hamba yang mana dia tetap diatas atas maksiatnya, maka sesungguhnya itulah ISTIDRAJ (tipu daya Allaah terhadap orang tersebut)”.

      (HR Ahmad)

      Merekalah yang Allaah firmankan:

      فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّىٰ إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُم بَغْتَةً فَإِذَا هُم مُّبْلِسُونَ

      Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.

      (al an’aam : 44)

      Adapun kehinaan kaum Muslimiin, yang mana mereka dikuasai orang kaafir, maka ini kesalahan kaum muslimiin sendiri.

      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

      يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا

      “Hampir-hampir bangsa-bangsa memperebutkan kalian (umat Islam), layaknya memperebutkan makanan yang berada di mangkuk.”

      Seorang laki-laki berkata,

      “Apakah kami waktu itu berjumlah sedikit?”

      beliau menjawab:

      بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزَ

      “Bahkan jumlah kalian pada waktu itu sangat banyak, namun kalian seperti sampah di genangan air.”

      عَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمْ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ الْوَهْنَ

      Sungguh Allah akan mencabut rasa takut kepada kalian, dan akan menanamkan ke dalam hati kalian Al wahn.”

      Seseorang lalu berkata,

      “Wahai Rasulullah, apa itu Al wahn?”

      beliau menjawab:

      حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ

      “Cinta dunia dan takut mati.”

      (HR Abu Dawud, Ahmad, dll.)

      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

      إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةِ وَأَخَذْتُمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ وَتَرَكْتُمْ الْجِهَادَ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلًّا لَا يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ

      “Jika kalian berjual beli secara cara ‘inah, mengikuti ekor sapi, ridla dengan bercocok tanam dan meninggalkan jihad, maka Allah akan menguasakan kehinaan atas kalian. Allah tidak akan mencabutnya dari kalian hingga kalian kembali kepada agama kalian.”

      (HR. Abu Dawud)

      Maka sangat jelas, apa yang terjadi pada kaum muslimin sekarang ini adalah akibat perbuatan mereka sendiri. Dan ini secara nyata merupakan kebenaran hadits Rasuulullaah shallallaahu ‘alayhi wa sallam. Yang hendaknya menjadi cambuk bagi kaum muslimiin agar mereka kembali kepada agama mereka, sehingga Allaah menjadikan mereka tinggi, sebagaimana dahulu Allaah meninggikan kaum muslimin.

      (jawaban kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya menyusul… Yang mana akan ana tuliskan disini satu persatu jawaban dari pernyataan bapak diatas…)

  3. irfan

    Pak Abu jawaban anda seperti seorang yang sedang berkotbah di Mesjid atau di Majelis Taklim, yang pendengarnya hanya umat islam dan tidak boleh dibantah, apakah jawaban bisa diterima oleh orang yang tidak seakidah dengan anda, sama halnya anda mendebat non muslim, dan non muslim tersebut memberikan jawaban sesuai keyakinan dan bersasarkan kitab sucinya, apakah bisa menerimanya?.

    Anda menyuruh saya untuk mempelajari bahasa arab, apakah bapak ahli dalam bahasa arab arab, kemudian apakah untuk mempelajari bahasa araba orang itu harus seorang muslim? dan bagaimana jika bpk diajak berdebat oleh orang arab tetapi bukan beragama islam, meelainkan bahasa kristen, atau orang arab yang murtad, saya sarankan ada baiknya juga bapak berdebat dengan mereka.

    Untuk jawaban kedua, ketiga atau keempat, terserah kepada Bapak yang penting dijawab dan bisa diterima logika dan juga diterima semua agama. Artinya bukan jawaban khusus kepada umat islam

  4. irfan

    Pak Abu sudah seminggu saya tungu-tunggu dari jawaban dari bapak tapi sampai saat ini belum juga bapak jawaban, mohon pak saya tunggu jawabannya

  5. irfan

    Pak Abu tidak ada waktu atau tidak bersedia menanggapi tulisan saya, seharusnya bpk itu menunjukkan bahwa islam boleh dan bersedia dikritik, ayo pak abu jawabannya saya nantikan

  6. irfan

    Pak Abu apa khabarnya, maaf ya kenapa sampai saat ini bapak tidak juga memberikan tanggapan kepada saya, padahal bapak yang berjanji untuk menjawab pertanyaan ke 2, ke 3 dan seterusnya.

    Untuk kesekian kalinya saya harap bapak mau menanggapi pertanyaan saya, terima kasih.

  7. Abu Zuhriy al Gharantaliy

    @ Pak Irfan

    Mohon maaf, atas keterlambatan ana dalam merespon komentar anda… karena memang beberapa pekan ini, saya tidak bisa menyempatkan waktu yang lama untuk mengetik dan menjawab bapak…

    Adapun sebelumnya… perlu saya berikan beberapa catatan bagi anda :

    1. Disini adalah “rumah” saya, dan metode serta bahasa penyampaian yang saya ingin gunkaan merupakan hak saya.

    2. Saya MEYAKINI (berdasarkan ilmu), bahwa Islam-lah agama yang paling benar, Islam-lah agama yang datang dari Tuhan semesta alam. Selain dari Islaam, adalah agama-agama yang keliru.

    3. Agama Islaam merupakan agama yang wajib dianut setiap manusia, karena agama ini adalah agama yang telah disempurnakan Tuhan semesta alam, menganulir agama-agama lain yang telah tercampuri pikiran manusia yang sudah melenceng jauh dari agama yang dahulu ditetapkanNya. Maka penjelasan yang saya bawakan dari firman Allaah dan sabda RasulNya, semoga menjadi peringatan bagi anda, dan orang lain, agar masuk kedalam islaam, dan beragama dengan agama yang diridhai dan diterima disisi Allaah.

    4. Yang jadi permasalahan sekarang BUKAN saya yang hendak mendebat agama lain, tapi anda yang datang kesini untuk mendebat agama saya. Maka saya menjelaskan kepada anda, apa ada dalam agama saya berdasarkan ilmu.

    5. Yang jadi permasalahan selanjutnya, adalah anda mengklaim: “islam ini begini dan begitu”, “kitab sucinya begini dan begitu”… maka wajib bagi yang mengklaim untuk AHLI dibidang yang DI KRITIK-nya. Sebagaimana kritikus makanan, HARUS AHLI DULU dibidang makanan, barulah dia disebut kritikus. Bagaimanakah anda hendak mengkritik agama Islaam, sedangkan anda belum mempelajarinya dari kitab-kitab aslinya? bagaimanakah anda hendak mengkritik al Qu-raan sedangkan anda hanya melihat dari terjemahan?

    Saya tidak sedang membicarakan orang lain… dan saya tidak sedang membicarakan agama anda, atau agama lain… tapi andalah yang sedang membicarakan agama saya… maka bagaimankah seseorang hendak mengkritik tapi tidak disertai modal yang cukup? bukankah orang yang tidak tahu itu untuk bertanya dan klarifikasi? bukan malah berkata tanpa ilmu dan mengklaim tanpa ilmu?

    6. Setelah ini, saya TIDAK AKAN MENGULANGI apa yang SUDAH SAYA JAWAB… Jadi kalau ada KALIMAT ULANGAN… maka saya tidak akan menjawabnya… cukup rujuk kembali pernyataan yang sudah saya jawab…

    —–

    KEDUA:

    Anda berkata:

    “Depramulan diakhirat, kita tidak akan tahu, karena masing-masing punya kepercayaan sendiri”

    Saya jawab:

    Anda sendiri berkata: “kita tidak akan tahu”, tapi mengapa anda seakan-akan MEMASTIKAN, bahwa Allaah akan mempermalukan kaum muslimiin di aakhirat?

    Anda kemudian berkata:

    “karena masing-masing punya kepercayaan sendiri”

    Saya Jawab:

    Nah, bukankah dari setiap kepercayaan yang ada, YANG BENAR HANYA SATU? Ataukah BENAR semuanya?

    Kalau kita tanya kepada agama yahudi, mereka PASTI akan berkata: “yahudi-lah yang paling benar.”

    Kalau kita tanya kepada agama hindu, budha, konghucu, dll, mereka PASTI berkata: “agama kami yang paling benar!”

    Jika ada yang berkata: “dikembalikan kepada masing-masing”, maka ini KERAGUAN yang NYATA terhadap agama yang dianutnya! Bagaimanakah seseorang hendak menganut suatu agama yang ia sendiri RAGU terhadapnya!?

    Kalau dikatakan: “kita tidak tahu nasib kelak di akhirat”, apakah agama yang engkau anut tidak menjelaskan apa yang akan terjadi di aakhirat?

    Apa kelak di aakhirat ada sesembahan-sesembahan yang banyak? yang masing-masing sesembahan menghukumi masing-masing penyembahnya?

    Jikalau demikian, mengapa sesembahan-sesembahan itu tidak mengadzab sesembahan yang lain yang menjadi saingannya?! malah “berbagi kekuasaan” dengan sesembahan yang lain?! adakah hal tersebut pantas bagi “Tuhan”!?

    Ataukah hanya ada SATU SESEMBAHAN, yang menghukumi seluruh ciptaanNya? yang mana dia mengadzab orang-orang yang tidak menyembahNya, orang-orang yang tidak meng-esa-kanNya, orang-orang yang kaafir terhadapNya, agamaNya, dan RasulNya!?

    Sungguh pernyataan: “kembali kepada masing-masing” adalah perkataan yang aneh, karena kelak dihari kiamat BUKAN “kembali kepada masing-masing”, tapi dikembalikan kepada Tuhan Semesta Alam, Sesembahan yang satu, Allaah!

    KETIGA

    Anda berkata:

    “jangan anda paksakan dengan mengutip hadist, tidak universal”

    Saya jawab:

    “tidak demikian. Justru agama Islaam itu agama yang universal, agama untuk seluruh manusia. Makanya saya tidak segan-segan mengutip ayat dan hadits, karena memang ayat dan hadits tersebut ketika diturunkan Allaah ditujukan kepada seluruh manusia, baik yang telah beriman kepadaNya, maupun yang belum beriman kepadaNya.”

    KEEMPAT

    Anda berkata:

    “Pak Abu mengapa jawaban bapak sepotong-spotong, mengapa statement saya yang pertama tidak bapak jawab”

    Saya jawab:

    “karena saya HANYA INGIN MENANGGAPI komentar yang ingin saya tanggapi…”adapun sekarang saya akan coba jawab satu per satu.

    KELIMA

    coba tunjukkan apa yang bisa dibanggakan dari islam,

    Saya jawab:

    Banyak,

    1. Agama ini merupakan agama yang datang dari Rabb semesta alam.

    2. Agama ini dijaga oleh Rabb semesta alam, tidak ada perubahan sedikitpun, semenjak disempurnakan agama ini.

    3. Dalam agama ini terdapat ilmu hadits, yang mana disana dipelajari para penyampai hadits, bagaimana riwayat hidupnya, sifat-sifatnya. sehingga berdasarkan hal tersebut, kualitas periwayatan dapat tetap terjaga. ilmu ini TIDAK DIMILIKI agama manapun, kecuali islaam.

    Contoh:

    Si A berkata: “aku mendengar si B Berkata:…”
    Si B berkata: “aku mendengar si C berkata:…”
    Si C berkata: “aku mendengar sahabat nabi berkata:…”
    Sahabat nabi berkata: “aku mendengar nabi bersabda…”

    Dalam Islaam, biografi A, B, C dituliskan dalam kitab-kitab. Apakah ia seorang yang kuat hafalaannya? apakah ia seorang yang jujur? apakah ia dikenal? apakah ia bertemu dan mendengar lansung dengan orang yang ia katakan “aku mendengar”? dll.

    Sehingga apa-apa yang disandarkan kepada nabi, terjaga kualitasnya. Seseorang TIDAK DAPAT membuat-buat kebohongan dengan berkata: “nabi bersabda”, karena sekedar klaim, tidak mencukupi… mana jalur periwayatanmu? sehingga engkau berkata demikian?! mana bukti bahwa nabi bersabda demikian?

    dll.

    KEENAM

    Anda katakan:

    islam sangat membenci kafir,

    Saya jawab:

    Ya.

    Seandainya anda adalah seorang ayah, lantas anak anda tidak mengakui anda sebagai bapak. maka anda seorang yang sangat kurang ajar.

    Maka lebih-lebih lagi Allaah. ketika seseorang kafir terhadapNya, tidak mau menerima agamaNya, tidak mau membenarkan rasulNya dan kitabNya. bahkan berbuat kedustaan terhadapNya, mengklaim bahwa Dia “salah satu dari tiga”, atau “Dia berinkarnasi”, atau “Dia memiliki anak”… Sungguh Allaah TIDAK MEMBUTUHKAN apapun, Allaah tidak diperanakkan, Allaah tidak memperanakkan, dan Allaah tidak butuh untuk mereinkarnasi menjadi manusia yang hina, Maha Suci Allaah dari “menjadi manusia” yang harus menetap dirahim seorang wanita, yang harus terlahirkan melalui rahimnya.

    Dan BUMI ini MILIK ALLAAH. Wajib bagi penghuninya untuk beriman kepadaNya dan beragama dengan agama yang diridhaiNya. Terlarang bagi penghuninya untuk beragama dengan agama yang bathil, serta menyembah sesembahan selainNya!

    KETUJUH

    Anda katakan: tapi tidak malu menggunakan barang-barang kafir,

    Saya jawab:

    Karena Allah telah MENGHALALKAN setiap apa yang ada di bumi bagi hambaNya, kecuali hal-hal yang diharamkanNya.

    Bukan berarti produk orang-orang yang kafir kepadaNya malah lantas diharamkan…

    Karena orang-orang kafir itupun adlaah ciptaaan Allaah, akal dan otak mereka adalah ciptaaanNya… maka apa-apa yang mereka inovasikan pun pada hakekatnya berasal dari Allaah..

    Jika apa yang mereka inovasikan tersebut TIDAK BERTENTANGAN dengan syari’atNya, maka Allaah telah menghalalkannya untuk hambaNya.

    Anda katakan:

    Yang anda katakan hebat, belum tentu dengan orang lain, Kalau bahasa arab memang unggul, mengapa bahasa arab tidak menjadi bahasa internasional

    Saya jawab:

    Yang mengatakannya BUKAN SAYA. Tapi yang memilih bahasa arab sebagai bahasa kitab suci adalah TUHAN SEMESTA ALAM. Allaah yang telah memilih nabi dan RasulNya dari kalangan orang arab, dan Allaah telah memilih bahasa arab sebagai bahasa kitabNya.

    Meskipun demikian, disisi Allaah orang arab, yahudi (sebagai ras), asia, dll. adalah SAMA. yang meninggikan derajat mereka adalah ketaqwaan mereka kepadaNya, dan yang menghinakan mereka adalah kemaksiatan, atau bahkan kekufuran mereka terhadapNya.

    Apalah artinya “bahasa Internasional”, sedangkan TUHAN SEMESTA ALAM, telah menjadikan bahasa arab sebagai bahasa kitabNya, untuk seluruh umat RasulNya yang terakhir?!

    Lagi-lagi… kalau anda MENINGKARI Muhammad ibnu ‘Abdillaah adalah Rasul terakhir, dan anda MENINGKARI kitab yang diturunkan padanya adalah kitab yang datang dari Allaah…

    Maka hendaknya anda MEMBUAT TANDINGAN SATU SURAT SEMISAL dengan al Qur-aan… jika anda termasuk orang-orang yang benar…

    Karena “kitab makhluq” pasti dapat disamai dan diserupakan… Berbeda dengan “Kitab Khaliq/Tuhan” TIDAK MUNGKIN akan diserupai makhluqNya… Bagaimanakah seorang hamba akan berusaha menyaingi Tuhannya?!

    Anda katakan:

    “Bapak dan Umat Islam sangat bangga dengan Alquran, katanya Alquran dari dulu sampaii sekarang tetap sama tidak ada yang direvisi walau satu titik”

    Saya Jawab:

    Benar, sejak pertama kali diturunkan… al Qur-aan TIDAK ADA BEDA, TIDAK ADA PERUBAHAN… apa yang dibaca sekarang SAMA PERSIS dengan apa yang dibacakan Rasuulullaah shallallaahu ‘alayhi wa sallam pada saat diturunkan…

    Anda katakan:

    “sekarang tolong dijawab dengan jujur, benarkan semua itu, Islam menuduh Injil telah dipalsukan, tetapi ketika Islam diminta menunjukkan Injil yang asli sampai sekarang islam tidak bisa membuktikannya…”

    Saya Jawab:

    Dalam artikel diatas SAYA TIDAK SEDANG “membahas bible-nya orang kristen”… Saya BUKANLAH seorang yang AHLI dalam kristologi… Jadi kalau ingin debat masalah ini, maka rujuknya ke kristolog, contohnya Syaikh Ahmad Deedat dan Syaikh Zakir Naik… Mereka ahli dalam bidang tersebut…

    Adapun sekarang, permasalahannya “ANDA YANG SEDANG ‘MENYERANG’ ISLAM” menyuruh agama Islaam “agar jangan merasa benar sendiri”

    Sedangkan anda sendiri… apakah anda TIDAK MERASA agama anda yang paling benar?

    Jika anda menjawab “ya, saya tidak merasa agama saya yang paling benar”

    Maka saya tanya: “mengapa anda menganut agama anda? sedangkan anda MASIH RAGU-RAGU dengan apa yang anda anut itu?! Bukankah AGAMA adalah suatu KEPERCAYAAN dan suatu KEYAKINAN… Kalau tidak merasa paling benar, maka ini TIDAK YAKIN.. kalau TIDAK YAKIN, berarti anda TIDAK PUNYA AGAMA.. Karena konsekuensi seseorang yang punya agama adalah YAKIN dengan AGAMAnya… bahwa agamanyalah yang paling benar… terlepas jika anda seorang ATHEIS, maka ini lain lagi ceritanya, butuh diskusi lain lagi”

    Kemudian anda berkata:

    “Pak Abu tolong jawab pertanyaan saya ini, mengapa Islam mengubah nama-nama tokoh dalam kitab suci, Abraham menjadi Ibrahim, Gabriel menjadi Jibril, Jetro menjadi Syuaib, Samson menjadi Syam’un, Yesua menjadi Isa, tetapi Daud tetap Daud, juga Musa tetap Musa tidak berubah.”

    Saya jawab:

    Pak, Allaah telah memilih Nabi dan RasulNya dari kalangan orang arab… Maka JELAS, kitab yang diturunkan padanya pun BERBAHASA ARAB. Maka nama-nama yang digunakan dalam al Qur-aan pun, adalah nama-nama yang dieja atau dikenal ORANG ARAB!

    Dan dahulu pun, kaum yahudi dan nashrani yang telah masuk kedalam islaam, tahu dengan jelas bahwa inilah yang dijanjikan oleh Nabi Musa maupun Nabi ‘Isa kepada mereka… Yaitu diutusnya nabi terakhir… Bahkan orang-orang yahudi telah menempati madinah untuk menanti-nanti nabi yang terkahir ini… Hanya saja, karena bukan dari “klan yahudi (ras yahudi)” maka mereka menolak kebenaran, yang dahulu mereka ajak manusia kepadanya… Silahkan simak dalam buku-buku sejarah yang diterbitkan ulama islaam, ataupun “orientalis” (yang mungkin anda anggap netral) yang menyebutkan hal ini dalam buku sejarah mereka…

    Kemudian anda berkata:

    “Kalau islam memang yang paling benar, seharusnya Islam itu harus menjadi contoh dan lebih unggul dari kafir, tetapi kenyataanya, islam terpuruk dimana-mana, Negara-negara arab bisa berbangga hati karena punya kekayaan minyak tapi jika tanpa bantuan kafir, mereka tidak ada apa-apanya.”

    Saya jawab:

    Ini hanyalah pengulangan, yang sudah dua kali saya jawab, jadi tidak perlu lagi saya ulangi lagi

    Kemudian anda berkata:

    “Dan satu lagi ke-tidak fair islam, jika kalah debat, ngamuk, ngancam-ngancam, nyumpah-nyumpah supaya kafir hancur, walaupun tak pernah terkabul”

    Saya jawab:

    Lah, ini GENERALISASI… apa SELURUH UMAT ISLAM tanpa terkecuali demikian?!

    Kalau demikian… sebetulnya saya bisa meng-generalisir juga…

    Di US, umat kristen jumlahnya kurang lebih 227 JUTA (73% RAKYATNYA)

    Dan yang dikenal di amerika itu bukan dari sisi AHLI IBADAH-nya ya… tapi yang dikenal dari mereka itu adalah HOLLYWOOD-nya, HIDUP SEKULARISME, HEDONIS, dll…

    Hukum di amerika pun MEMBEBASKAN dan MEMBOLEHKAN penduduknya untuk seks bebas, tanpa harus diikat dengan nikah…

    Kalau MAU FAIR… Maka 200 juta orang itulah adalah cerminan dari agama yang tercatat atas mereka…

  8. irfan

    Pak Abu berhentilah berbohong dan lihatlah kenyataan yang ada, jangan dustai kata hati anda, karena kebencian kepada non muslim yang telah tertanam disanubari bapak.

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Demikian pula dengan anda, setiap orang yg BERAGAMA pasti membenci agama yang tidak seagama dengannya…

      Alangkah aneh jika anda tidak benci melihat orang lain “mengingkari” agama yang anda anut…

      Dan dari postingan anda, terlihat jelas kok kebencian anda kepada islaam… Dan tidak perlu berkilah, dan berhentilah berdusta…

      Apakah membenci dan menghina islaam sah-sah saja?

      Dan tang anda maui itu agama anda DIAKUI, dan “dibenarkan”, makanya ngomong: “jangan merasa benar sendiri dong, kami juga agama benar”

      Sungguh aneh, mana ada agama yg bertolak belakang, menyembah sesembahan yang berbeda, dikatakan KEDUA DUANYA BENAR atau bahkan semua benar?!

      Pasti masing-masing akan berkata: “agama saya yg paling benar”

      Tidak perlu berlagak “kembali kepada masing-masing saja lag”, toh dalam hati anda, harus ada pengingkaran terhadap agama lain ‘kan?! Kenapa ditutup2i?!

      Dan bagaimana agama anda mau diakui, sedangkan agama yang anda anut itu bathil?!

      Bagaimana mau “dibenarkan”, sedangkan agama yang anda anut itu sesat?!

  9. irfan

    Pak Abu orang yang menuduh orang lain sesat, bisa jadi dialah sebenarnya yang sesat, Agama lain tidak ada menunjukkan kebenciannya kepada islam, tolong anda buktikan Kitab suci agama lain yang menyatakan kebencian kepada islam, tapi kalau kebencian agama islam kepada agama lain dan klain agama islam adalah agama yang benar sedangkan agama lain salah hanya ada dalam Al Quran saya bisa buktikan, itu saja sudah menunjukkan satu kebohongan dan kebencian yang telah ada sejak dari dulu.

    Ingat pak Abu, tidak akan ada asap kalau tidak ada api, islam yang memulai mencampuri urusan agama orang lain dengan menjelekkan-jelekkan agama Yahudi dan Nasrani padahal Islam datangnya belakangan dan ketika umat lain mengkritk keburukan agama islam, disitulah wajah islam diperlihatkan, gemar mengkritik, tapi ngamuk jika dikritik.

    Islam penuh dengan kontradiksi, ketidakpastian, standar ganda, saya bisa membuktikannya dan silahkan anda bantah bukan dengan caci maki, terima kasih..

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Pak Irfan,

      1. “Bisa jadi”? bukan “bisa jadi” pak… Tapi MEMANG SESAT…

      Bagaimana tidak dikatakan sesat, sedangkan agama yang kalian anut itu menuhankan/menyembah manusia?

      Yahudi menyembah uzair, nashara menyembah ‘isa, atau bahkan mengatakan ‘isa adalah Allaah, atau Allaah itu tiga dalam satu…

      2. “Tidak ada agama lain yang menebarkan kebencian”

      Saya kutipkan dari pejanjian lama:

      “TUMPAS DENGAN PEDANG segala sesuatu yang di dalam kota itu, baik laki-laki maupun perempuan, baik tua maupun muda, sampai kepada lembu, domba, dan keledai” (Yosua 6:21)

      “Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Tuhan Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, JANGANLAH KAU BIARKAN HIDUP apapun yang bernafas” (Ulangan 20:16)

      “Siapa yang menghujat nama Tuhan, pastilah ia dihukum mati dan dilontari dengan batu oleh seluruh jamaah itu. Baik yang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama Tuhan, haruslah dihukum mati” (Imamat 24:16).

      “Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan JANGANLAH ADA BELAS KASIHAN PADANYA. BUNUHLAH SEMUANYA, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai” (1 Samuel 15:3)

      Kemudian dalam perjanjian baru;

      “Jangan kamu menyangka bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi; aku datang bukan untuk membawa damai melainkan pedang” (Matius 10:34)

      “Kamu menyangka, bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kataku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan” (Lukas 2:51)

      “Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi” (Matius 15:30)

      Kemudian kitab talmud orang yahudi:

      Erubin 2b, “Barangsiapa yang tidak taat kepada para rabbi mereka akan dihukum dengan cara dijerang di dalam kotoran manusia yang mendidih di neraka”.

      Moed Kattan 17a, “Bilamana seorang Yahudi tergoda untuk melakukan sesuatu kejahatan, maka hendaklah ia pergi ke suatu kota dimana ia tidak dikenal orang, dan lakukanlah kejahatan itu disana”

      Menganiaya seorang Yahudi Sama Dengan Menghujat Tuhan

      Sanhedrin 58b, “Jika seorang kafir menganiaya seorang Yahudi, maka orang kafir itu harus dibunuh”.

      Dibenarkan Menipu Orang yang Bukan-Yahudi

      Sanhedrin 57a, “Seorang Yahudi tidak wajib membayar upah kepada orang kafir yang bekerja baginya”.

      Orang Yahudi Mempunyai Kedudukan Hukum yang Lebih Tinggi

      Baba Kamma 37b, “Jika lembu seorang Yahudi melukai lembu kepunyaan orang Kanaan, tidak perlu ada ganti rugi; tetapi ,jika lembu orang Kanaan sampai melukai lembu kepunyaan orang Yahudi maka orang itu harus membayar ganti rugi sepenuh-penuhnya”.

      Orang Yahudi Boleh Mencuri Barang Milik Bukan-Yahudi

      Baba Mezia 24a, “Jika seorang Yahudi menemukan barang hilang milik orang kafir, ia tidak wajib mengembalikan kepada pemiliknya”. (Ayat ini ditegaskan kembali di dalam Baba Kamma 113b),

      Sanhedrin 57a, “Tuhan tidak akan mengampuni seorang Yahudi ‘yang mengawinkan anak-perempuannya kepada seorang tua, atau memungut menantu bagi anak-lakinya yang masih bayi, atau mengembalikan barang hilang milik orang Cuthea (kafir)’ …”.

      Orang Yahudi Boleh Merampok atau Membunuh Orang Non-Yahudi

      Sanhedrin 57a, “Jika seorang Yahudi membunuh seorang Cuthea (kafir), tidak ada hukuman mati, Apa yang sudah dicuri oleh seorang Yahudi boleh dimilikinya”.

      Baba Kamma 37b, “Kaum kafir ada di luar perlindungan hukum, dan Tuhan membukakan uang mereka kepada Bani Israel”.

      Orang Yahudi Boleh Berdusta kepada Orang Non-Yahudi

      Baba Kamma 113a, “Orang Yahudi diperbolehkan berdusta untuk menipu orang kafir”.

      Yang Bukan-Yahudi adalah Hewan di bawah Derajat Manusia

      Yebamoth 98a, “Semua anak keturunan orang kafir tergolong sama dengan binatang”.

      Abodah Zarah 36b, “Anak-perempuan orang kafir sama dengan ‘niddah’ (najis) sejak lahir”.

      Abodah Zarah 22a – 22b, “Orang kafir lebih senang berhubungan seks dengan lembu”.

      3. “Islam agama belakangan dari yahudi dan nashara”

      Lantas mengapa anda tidak beragama yahudi? Bukankah yahudi datang lebih dulu dari nashrani?!

      Lantas mengapa anda tidak beragama dengan agama ibraahim? Bukankah ibraahiim datang SEBELUM musa, ‘isa dan muhammad?!

      Adakah ibrahim mengajak untuk menyembah nabi isa? Mana buktinya?

      Adakah musa mengajak untuk menyembah nabi isa? Mana buktinya?

      Ataukah mereka mengajak menyembah Allaah? Sebagaimana Muhammad menyeru untuk menyembah Allaah semata, yang tidak ada sekutu baginya?!

      Sungguh aneh ya, agama yang datang belakangan… Mengajarkan kesesatan, ketidakpastian, STANDAR GANDA…

  10. irfan

    Pak Abu anda yang tersesat menuduh orang sesat, umat kristen tidak pernah menyembah manusia, tetapi menyembah Tuhan, yaitu Allah, tetapi bukan Allah SWT, umat kristen menyembah Allah tidak tergantung kepada waktu, arah, kapan dan dimana saja yang sesuai Islam menyembah berhala yaitu Ka’bah, setiap umat islam sholat harus mnghadap kibat (Ka’bah) kalau tidak sholatnya tidak sah, ini suatu bukti,

    Umat Islam melarang Nabi Muhammad untukl divisualisasikan, tetapi tidak berlaku terhadap Nabi Lain, karena umat islam tidak pernah melarang gambar nabi Adam, Isa, Musa, dll, silahkan anda bantah akan saya jawab.

    KONTRADIKSI ALQURAN
    alloh bilang dalam QS 5: 90 MINUM – MINUMAN KERAS (KHAMAR) ADALAH PERBUATAN SETAN [90] Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar , berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. >> MINUM KHAMAR ADALAH PERBUATAN SETAN, kata ALLOH SWT

    Terjemahan alquran baca di

    http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&nSeg=0&l=eng&nSora=5&nAya=90&t=ind

    TAPI JUSTRU DI SURGA ALLOH SWT SEDIAKAN MINUM – MINUMAN KERAS DI SURGA

    QS 47 : [15] (Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?

    KONTRADIKSI/ PERTENTANGAN/ KETIDAKKONSISTEN AN ALQURAN:
    Antara lain:
    1. Siapakah yg pertama kali menjadi Muslim? Muhammad (Qs.6:14,163) .
    Hal ini bertentangan dengan:
    Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Musa (Qs.7:143).
    Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Beberapa orang Mesir (Qs.26:51).
    Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Ibrahim (Qs.2:127-133, Qs.3:67).
    Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Adam, yaitu manusia ciptaan pertama, yang menerima wahyu dari Allah Muslim (Qs.42:51).
    Sampai disini sudah ada 10 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 10 pertentangan.

    2. Bisakah Allah Muslim dilihat oleh manusia dan apakah Muhammad (Mhd) melihat Allahnya? Ya, Mhd dapat melihat Allahnya ( Qs.53:1-18, Qs.81:15-29) .
    Hal ini bertentangan dengan:
    Qs.6:102-103 dan Qs.42:51) mengatakan bahwa Mhd tidak dapat melihat Allahnya..
    Sampai disini sudah ada 4 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 14 pertentangan.

    3. Apakah pemberi peringatan (Rasul) dikirim kepada semua manusia sebelum kedatangan Mhd? Ya, Allah Muslim telah mengirim pemberi peringatan (Rasul) kepada setiap orang ( Qs.10:47, 16:35-36, 35:24).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Ibrahim dan Ismael secara spesial telah dikirim oleh Allah Muslim untuk mengunjungi Mekah dan membangun Ka’bah serta memberi peringatan kepada orang2 di sana ( Qs.2:125-129) .
    Anehnya, Mhd ternyata dikirim sebagai pemberi peringatan (Rasul) kepada orang2 yg belum memiliki rasul/pemberi peringatan tersebut sebelumnya ( Qs.28:46, 32:44, 36:2-6).
    Hal ini menimbulkan pertanyaan: “Bagaimana dengan Hud dan Sahih yg nyata2 juga telah dikirim sebagai pemberi peringatan ke Arab? Bagaimana juga dengan Kitab yg telah diberikan kepada Ismael? Dll ( Qs.11:50, 11:61).
    Sampai disini sudah ada 18 pertentangan ayat. Jadi total sudah ada 32 pertentangan.

    4. Apakah yg menjadi makanan orang2 di Neraka? Makanan orang2 yg ada di Neraka adalah Dhari atau pohon berduri (Qs.88 :6).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Makanan orang2 di Neraka adalah darah dan nanah (Qs.69:36).
    Makanan orang2 di Neraka adalah buah dari pohon Zaqqum (Qs.37:66).
    Sampai disini sudah ada 2 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 34 pertentangan.

    5. Bisakah malaikat2 menyebabkan kematian/penderitaa n terhadap manusia? Alquran menyerang mereka yg menyembah selain Allah Muslim, seperti malaikat, nabi. Mengapa? Karena malaikat dan dan nabi tidak bisa menciptakan, memberi kehidupan atau bahkan menyebabkan kematian atau penderitaan.
    Hal ini bertentangan dengan:
    “Sesungguhnya orang2 yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri…(Qs.4:97).
    “(Yaitu) orang2 yg dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat zalim kepada diri mereka sendiri” (Qs.16:28).
    “(Yaitu) orang2 yg diwafatkan dlm keadaan baik oleh para malaikat..” (Qs.16:32).
    “Katakanlah, “malaikat maut yg diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikan kamu..” (Qs.32:11).
    Sampai disini sudah ada 4 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 38 pertentangan.
    6. Bisakah umat Muslim menikah dengan orang Non-Muslim? Alquran melarang umat Muslim menikahi wanita penyembah berhala dan kafir juga musyrik serta menganggap orang di luar Islam adalah binatang yang paling jahat dan buas (Qs.2:221, 8:55, 9:28-33).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Qs.5:5 yang ternyata memperbolehkan Umat Muslim untuk mengawini/menikahi wanita Kristen.
    Sampai disini sudah ada 1 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 39 pertentangan.

    7. Apakah Allah Muslim akan menganugerahi imbalan yg baik atas perbuatan2 baik orang Non-Muslim? Tidak ( Qs.9:17, 9:69).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Qs.2:62 menjanjikan bhw Umat Kristen (Non-Muslim) akan diberi penghargaan atas perbuatan baik mereka.
    Sampai disini sudah ada 2 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 41 pertentangan.

    8. Berapa banyak Ibu yg dimiliki seorang Muslim? Hanya satu, yaitu wanita yg melahirkan mereka dan tiada yg lain ( Qs.58:2).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Ibu yg dimiliki seorang Muslim adalah dua (2) (Qs..4:23, termasuk seorang ibu yg merawat mereka).
    Ibu yg dimiliki seorang Muslim adalah sedikitnya sepuluh (10) (Qs.33:6).
    Sampai disini sudah ada 2 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 43 pertentangan.

    9. Mengenai pembagian harta warisan dalam Hukum Kewarisan Islam. Qs..4:11-12 dan Qs.4:176 menyatakan bahwa jika seorang lelaki Muslim meninggal dan ia meninggalkan 3 puteri, 2 orangtua, dan isteri..maka pembagian harta warisannya adalah 2/3 dari harta warisan yg diberikan kepada 3 puterinya secara bersamaan, 1/3 dari harta warisan diberikan untuk orangtuanya ( Qs.4:11) dan 1/8 untuk isterinya (Qs.4:12).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Jika lelaki Muslim meninggal, maka pembagian harta warisannya adalah ibunya menerima 1/3 dari harta warisan (Qs.4:11), isterinya menerima ¼ dari harta warisan ( Qs.4:12), dan 2 saudara perempuannya menerima 2/3 dari harta warisan (Qs.4:176), dan ditambah lagi hingga 5/12 dari harta warisan yang tersedia/ada.
    Sampai disini sudah ada 6 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 49 pertentangan.
    10.. Berapa banyak malaikat yg berbicara kepada Maryam? Beberapa malaikat (several angels) (Qs.3:42, 3:45).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Malaikat yg berbicara kepada Maryam adalah hanya satu malaikat (Qs.19:17-21) .
    Sampai disini sudah ada 3 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 52 pertentangan.

    11. Berapakah 1 hari dimata Allah Muslim? 1 hari dimata Allah Muslim = 1000 tahun (Qs.22:47, 32:5).
    Hal ini bertentangan dengan:
    1 hari dimata Allah Muslim = 50.000 tahun (Qs.70:4)
    Sampai disini sudah ada 3 pertentangan ayat, total sudah ada 55 pertentangan.
    12. Ada berapa golongan/groupkah orang2 yg ada pada akhir zaman? Ada 3 golongan/group (Qs.56:7).
    Hal ini bertentangan dengan:
    a. Qs.90:18-19 mengatakan bahwa ada 2 golongan/group yg ada pada hari Penghakiman/ Akhir Zaman, yaitu golongan kanan dan golongan kiri.
    b. Qs.99:6-8 juga mengatakan bahwa akan ada 2 golongan/group yg ada pada hari Penghakiman/ Akhir Zaman, yaitu golongan yg berbuat baik dan yg berbuat jahat.
    Sampai disini sudah ada 3 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 58 pertentangan.

    13. Berapa harikah yg dibutuhkan Allah Muslim untuk menghancurkan orang2 Aad? Satu hari (Qs.54:19).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Qs..41:16 dan Qs.69:6-7 mengatakan bahwa waktu yg dibutuhkan Allah Muslim untuk menghancurkan orang2 Aad adalah beberapa hari.
    Sampai disini sudah ada 2 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 60 pertentangan.
    14. Berapa harikah masa Penciptaan? Bila anda menjumah hari penciptaan dlm Qs.41:9 (4 hari), Qs.41:10 (2 hari) dan Qs.41 :12 (2 hari), maka total hari Penciptaan adalah 8 hari.
    Hal ini bertentangan dengan:
    Qs.7:54, Qs.10:3, Qs.11:7 dan Qs.25:59 jelas menyebutkan bahwa Allah Muslim menciptakan langit dan bumi adalah dalam waktu 6 hari.
    Sampai disini sudah ada 4 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 64 pertentangan.
    15. Cepat atau lambatkah Penciptaan itu? Allah Muslim menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari (Qs.7:54, Qs.10:3, Qs.11 :7 dan Qs.25:59).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Allah Muslim mencipta secara “spontan” dan langsung jadi (Qs.2:117).
    Sampai disini sudah ada 4 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 68 pertentangan.

    16. Manakah yg lebih dahulu diciptakan: langit atau bumi? Pertama, bumi dulu yg diciptakan, lalu kemudian barulah langit ( Qs.2:29).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Qs..79:27-30 yg menyebutkan bahwa yg diciptakan terlebih dahulu adalah langit, kemudian bumi.
    Sampai disini sudah ada 1 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 69 pertentangan.

    17. Bagaimanakah proses penciptaan terjadi? Dalam proses penciptaan langit dan bumi diciptakan dengan suka hati atau terpaksa ( Qs.41:11).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Qs.21:30 menyebutkan bahwa langit dan bumi pada mulanya diciptakan telah bersatu padu, kemudian baru dipisahkan.
    Sampai disini sudah ada 1 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 70 pertentangan.

    18. Dari manakah manusia itu diciptakan? Dari Segumpal Darah (Qs.96:1-2).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Manusia diciptakan dari air (Qs.21:30, 24:45, 25:54).
    Manusia diciptakan dari tanah liat kering yg berasal dari Lumpur hitam (Qs.15:26).
    Manusia diciptakan dari debu tanah (Qs.3:59, 30:20, 35:11).
    Manusia diciptakan dari bahan yg tidak ada sama sekali (Qs.19:67).
    Manusia diciptakan dari bumi (Qs.11:61).
    Manusia diciptakan dari mani/sperma (Qs.75:37).
    Sampai disini sudah ada 11 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 81 pertentangan.

    19. Bolehkah menjadi perantara/orang yg bersyafaat atau tidak pada Hari Penghakiman/ Akhir Zaman? Boleh (Qs.20:109, 34:23, 43:86, 53:26).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Menjadi perantara/orang yg bersyafaat pada Hari Penghakiman/ Akhir Zaman adalah tidak boleh (Qs.2:122-123, 2:254, 6:51, 82:18-19).
    Sampai disini sudah ada 16 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 97 pertentangan.

    20. Dimanakah Allah Muslim dan tahtaNya? Allah Muslim lebih dekat daripada urat leher manusia (Qs.50:16).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Allah Muslim itu berada di tahtaNya/arasyNya (Qs.57:4)…tahtaNya dimana?!
    Allah Muslim itu tahtaNya berada di atas air (Qs.11:7).
    Allah Muslim itu tahtaNya berada antara 1.000 hingga 50.000 tahun untuk dijangkau (Qs.32:5, 70:4).
    Sampai disini sudah ada 4 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 101 pertentangan.

    21. Siapakah sumber malapetaka? Sumber malapetaka adalah Setan di “dalam” diri manusia atau gangguan (Qs..38:41).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Sumber malapetaka adalah kita sendiri (Qs.4:79).
    Sumber malapetaka adalah Allah sendiri (Qs.4:78).
    Sampai disini sudah ada 3 pertentangan, jadi total sudah ada 104 pertentangan.

    22. Apakah Allah Muslim memerintahkan untuk melakukan kejahatan/perbuatan keji? Tidak! (Qs.7:28, 16:90).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Allah Muslim memang memerintahkan untuk melakukan kejahatan/perbuatan keji (Qs.17:16, Qs.5:33, Qs.8:12, Qs.8:17).
    Sampai disini sudah ada 8 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 112 pertentangan.

    23. Salah satu dari 99 Nama dari Allah Muslim adalah MahaBenar
    Hal ini bertentangan dengan:
    Allah Muslim menjuluki diriNya sebagai “Sebesar-besar Penipu Daya / Penipu Ulung Penipu yg Hebat” (Qs.3:54).
    Sampai disini sudah ada 1 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 113 pertentangan.

    24. Allah Muslim adalah Jalan yg Lurus (Qs.19:36).
    Bertentangan dengan:
    Allah Muslim juga berwenang untuk menyesatkan manusia/siapa saja yg dikehendakiNya untuk disesatkan (Qs.4:88).
    Sampai disini sudah ada 1 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 114 pertentangan.
    25. Allah Muslim itu MahaKuasa (Qs.2:20), bertentangan dengan: Allah Muslim itu juga ditolong manusia (Qs.47:7).
    Sampai disini sudah ada 1 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 115 pertentangan.
    26. Allah Muslim itu Maha Mengetahui (Qs.4:24), bertentangan dengan: Allah Muslim juga belum mengetahui (Qs.9:16).
    Sampai disini sudah ada 1 pertentangan, jadi total sudah ada 116 pertentangan.
    27. Allah Muslim itu Mahakaya (Qs.2:263), bertentangan dengan: Allah Muslim meminjam kepada manusia (Qs.5:12).
    Sampai disini sudah ada 1 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 117 pertentangan.

    28. Allah Muslim itu Esa/Satu/Tauhid (Qs.112:1), bertentangan dengan: Allah Muslim itu lebih dari satu/jamak, karena setiap kali berfirman kepada nabiNya, kepada manusia, kepada malaikat maka Allah Muslim selalu berkata: “KAMI” (Lihat Qs.4:47, 6:92, 12:2, 13:37, 14:1, 15:6, 17:2, 18:7, 19:40, 20:55, 21:71, 29:15, 36:12, 40:78, 46:16, 49:13, 56:57, 66:12, 72:16, 80:25-27, 90:4, dll).
    Sampai disini sudah ada 21 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 138 pertentangan.

    29. Apakah malaikat itu pelindung? Tidak ada pelindung selain Allah Muslim (Qs.2:107, 29:22).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Qs.41:31 yg mencatat bahwa bahwa malaikat berkata: “Kamilah pelindung-pelindung mu dalam kehidupan dunia dan akhirat.”
    Peranan malaikat adalah sebagai pengawas dan penjaga (Qs.13:11, 50:17-18).
    Malaikat adalah pengawas pekerjaan manusia (Qs.82:10).
    Sampai disini sudah ada 8 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 146 pertentangan.

    30. Apakah semua yg ada di langit dan bumi tunduk kepada Allah Muslim? Ya (Qs.30:26).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Ternyata Setan/Iblis tidak tunduk kepada Allah Muslim (Qs.7:11, 15:28 -31, 17:61, 20:116, 38:71-74, 18:50)., bahkan orang2 Non-Muslim pun menolak taat dan tunduk kepada Allah Muslim sampai hari ini!
    Sampai disini sudah ada 6 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 152 pertentangan.

    31. Apakah Allah Muslim mengampuni dosa syirik?Dosa syirik dianggap dosa yg paling buruk dari segala dosa, tetapi penulis Quran tidak dapat memutuskan apakah Allah Muslim akan mengampuni dosa syirik atau tidak ( Qs.4:48, 4:116).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Dosa syirik adalah dapat diampuni (Qs.4:153).
    Dosa syirik adalah dapat diampuni (Qs.25:68-71) .
    Sampai disini sudah ada 4 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 156 pertentangan.

    32. Siapakah yg mewahyukan Alquran? Sosok Allah Muslim (Qs.53:2-18) .
    Hal ini bertentangan dengan:
    Yg mewahyukan Alquran adalah RuhulQudus/Roh Kudus (Qs.16:102, 26:192-194).
    Yg mewahyukan Alquran adalah para malaikat/banyak malaikat (jamak dalam bahasa Arabnya) (Qs.15:8).
    Yg mewahyukan Alquran adalah Jibril (Qs.2:97).
    Awas! Harap lihat Alquran dalam bahasa aslinya, dan tidak dikaburkan/ dicampur adukkan oleh istilah/sisipan dari “penterjemah” yg menyamaratakan/ menggantikan “Ruhul Qudus” “Jibril” dan “Malaikat”.
    Sampai disini sudah ada 5 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 161 pertentangan.

    33. Apakah Ibrahim menghancurkan berhala-hala? Ya (Qs.21:51-59) .
    Hal ini bertentangan dengan:
    Ibrahim tidak menghancurkan berhala, tetapi berdiam diri dan meninggalkan para penyembah berhala tersebut (Qs.19:41-49, 6:74-83).
    Sampai disini sudah ada 2 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 163 pertentangan.

    34. Tentang Raja Firaun: Apakah Raja Firaun menjadi Muslim atau menolak menjadi Muslim? Raja Firaun bertobat (menjadi Muslim) dan diselamatkan.
    Hal ini bertentangan dengan:
    Qs.4:18 mencatat bahwa “Tidaklah tobat itu (diterima Allah Muslim) dari orang2 yg mengerjakan kejahatan…dst. .” Dengan kata lain, Raja Firaun tidak mungkin menjadi Muslim dan bertobat.
    Sampai disini sudah ada 1 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 164 pertentangan.

    35. Apakah ayat2 Alquran/Firman Allah dapat diganti? Firman Allah adalah sempurna dalam kebenaran dan keadilan dan tiada seorangpun yg dapat mengganti Firman Allah ( Qs.6:115).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Nyata-nyatanya Allah Muslim dan Muhammad juga mempertimbangan bahwa perlu juga untuk mengganti beberapa kalimat (Firman) Allah dengan yg lebih baik ( Qs.2:106, Qs.16:101).
    Sampai disini sudah ada 2 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 166 pertentangan.

    36. Apakah hukum bagi orang yg melakukan perbuatan keji? Didera (dipecut) sebanyak 100 kali, baik pria maupun wanita ( Qs.24:2).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Orang yg berzinah, khususnya pria hukumannya adalah jika bertobat dan memperbaiki diri, maka akan diampuni (Qs.4:16).
    Orang yg berzinah, khususnya wanita, hukumannya adalah dikurung didalam rumah sampai mati atau sampai Allah Muslim memberi jalan lain ( Qs.4:15).
    Pertanyaan: Mengapa penghukuman untuk pria dan wanita adalah sama dalam Qs.24, tetapi berbeda di Qs.4? Jadi disini ada 2 pertentangan ayat. Total sudah ada 168 pertentangan.

    37. Siapakah yg menderita akibat dari konsekuensi dosa? Alquran menyatakan bahwa setiap orang bertanggung jawab terhadap dosa yg diperbuatnya masing2 ( Qs.17:13-15, 53:38-42).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Anehnya, Alquran menyalahkan orang2 Yahudi pada zaman Mhd karena dosa yang telah mereka lakukan 2000 tahun sebelumnya oleh orang2 Yahudi ketika menyembah Patung berhala Lembu Emas (Qs.7:152).
    Sampai disini sudah ada 2 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 170 pertentangan.

    38. Disebut apakah kota Mekah? Umat Muslim berani mengatakan kota Mekah adalah kota suci dan rumah Allahnya Muslim.
    Hal ini bertentangan dengan:
    Qs.17:1 mengatakan bahwa kota Mekah adalah “al-Masjidil Haram”. Jadi kota Mekah adalah kota haram dan rumah Setan terkutuk.
    Jadi disini sudah ada 1 pertentangan keyakinan dari umat Muslim, jadi total sudah ada 171 pertentangan.
    39. Apakah orang2 Kristen/Nasrani akan ke sorga? Ya (Qs.2:62, Qs.5:69)
    Hal ini bertentangan dengan:
    Orang2 Kristen/Nasrani tidak akan ke sorga (Qs.3:85).
    Sampai disini sudah ada 2 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 173 pertentangan.

    40. Apakah Raja Firaun tenggelam di laut atau selamat ketika mengejar nabi Musa dan umat Israel? Raja Firaun selamat (Qs.10:92).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Raja Firaun tenggelam di laut (Qs.28:40).
    Raja Firaun tenggelam di laut (Qs.17:103).
    Raja Firaun tenggelam di laut (Qs.43:55)..
    Jadi, disini sudah ada 3 pertentangan ayat yg saling bertentangan, jadi total sudah ada 176 pertentangan.

    41. Khamar (Arak): Baik atau Jahat? Meminum Khamar ( Arak) adalah perbuatan setan/iblis (Qs.5:90, 2:219).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Di sorga tersedia sungai-sungai dari khamar/arak (Qs.47:15).
    Di sorga tersedia sungai-sungai dari khamar/arak (Qs.83:22-25) .
    Sampai disini sudah ada 3 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 179 pertentangan.

    42. Jin dan manusia, apakah diciptakan untuk menyembah Allah Muslim atau neraka? Jin dan manusia diciptakan hanya untuk melayani Allah Muslim ( Qs.51:56).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Jin dan Manusia, beberapa di antara mereka diciptakan untuk menempati neraka jahanam (Qs.7:179).
    Jadi, disini sudah ada 1 pertentangan, jadi total sudah ada 180 pertentangan.

    43.. Siapakah yg menyesatkan manusia? Setan (Qs.4:119-120, 5:42 ).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Allah Muslim berwenang untuk menyesatkan manusia/siapa saja yg dikehendakiNya untuk disesatkan (Qs.4:88).
    Suatu bencana datangnya berasal dari sisi Allah Muslim (Qs.4:78).
    Jadi, disini sudah ada 4 ayat yg saling pertentangan. Total sudah ada 184 pertentangan.

    44. Salah satu dari nama Allah Muslim adalah Mahatahu (Qs.4:24).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Qs..4:142 berkata: “Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.” (Allah ditipu?!)
    Jadi disini sudah ada 1 pertentangan ayat, total sudah ada 185 pertentangan.

    45. Apakah umat Muslim akan masuk ke neraka? Ya, umat Muslim sudah ditetapkan pasti akan mendatangi (masuk) ke neraka ( Qs.19:17).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Allah Muslim adalah jalan yg lurus (Qs.19:36) dan Quran adalah jalan yang lurus (Qs.5:16). Aneh! Pertanyaan: Jika Allah Muslim dan Quran adalah jalan yg lurus, lalu mengapa umat Muslim ditetapkan harus masuk ke neraka?
    Sampai disini sudah ada 2 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 187 pertentangan.

    46. Allah Muslim tidak menyukai orang2 yg melampaui batas/sewenang- wenang (Qs.5:87).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Allah Muslim berwenang untuk menyesatkan manusia/siapa saja yg dikehendakiNya untuk disesatkan (Qs.4:88). Allah Muslim sewenang2 untuk menyesatkan umat manusia?!
    Allah Muslim memerintahkan umaatNya untuk membunuh dan Allah Muslim berkata: “Maka (yg sebenarnya) bukan kamu yg membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yg membunuh mereka ….” (Qs.8:17).
    Jadi, di sini sudah ada 2 pertentangan ayat, dan total sudah ada 189 pertentangan.

    47. Allah Muslim adalah Petunjuk Jalan yg Lurus (Qs.19:36).
    Hal ini bertentangan dengan:
    “Barangsiapa yg disesatkan Allah, maka kamu sekali-kali tidak akan mendapat jalan” (Qs.4:143).
    “Dan barangsiapa yg disesatkan Allah, maka merekalah orang2 yg merugi.” (Qs.7:178).
    Jadi, disini sudah ada 3 pertentangan ayat. Total sudah ada 192 pertentangan.

    48. Allah Muslim membenci orang kafir, orang yg berbuat sewenang-wenang dan orang syirik (Qs.8:55, 4:48, 4:116).
    Hal ini bertentangan dengan:
    Allah Muslim menangguhkan (menahan) penghukuman terhadap orang2 kafir sehingga dosa2 mereka semakin bertambah?! (Lihat Qs.3:178).
    Jadi, disini sudah ada 4 pertentangan ayat, total sudah ada 196 pertentangan.

    49. Alquran mengatakan: “Tidak ada paksaan dalam agama Islam…” (Qs.2:256)
    Hal ini bertentangan dengan:
    Qs. 5:33 mengatakan dan memerintahkan kepada umat Muslim untuk membunuh, memotong tangan dan kaki, melakukan penyaliban, membuang (menyingkirkan/ memusnahkan) orang2 yg menolak Allah Muslim & RasulNya (Mhd) serta ajarannya.
    Allah Muslim memerintahkan untuk memancung/memenggal kepala dan membunuh orang2 kafir (Non-Muslim) (Qs.47:4, Qs.9:5, Qs.8:12, Qs.8 :17, Qs.8:60, Qs.9:14, Qs.9:73, Qs.9:29, Qs.48:29, Qs.4:74, Qs.2:154, Qs.2:190-191, Qs.9:38, Qs.9:41, Qs.4:76).
    Sampai disini sudah ada 16 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 212 pertentangan.

    50. Qs.2:54 berkata: “Bunuhlah dirimu sendiri! Hal itu lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yg menjadikan kamu, maka Tuhan akan menerima taubatmu …”
    Hal ini bertentangan dengan:
    Qs.4:29: ” …Janganlah kamu membunuh dirimu sendiri, sesungguhnya Allah Maha Penyayang kepadamu.”

    Sampai disini sudah ada 1 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 213 pertentangan.
    Masih banyak sekali kontradiksi, pertentangan dan ketidakkonsistenan Alquran. Tetapi karena mengingat banyaknya, maka cukuplah sampai point ke-50 ini saja.

    Pak Abu Al quran katanya pedoman hidup, mudah difahami dan tidak akan membuat pertikaian, tetapi kenyataannya sesama muslim gontok-gontokan karena Al quran tidak dapat memberikan kepastian sehingga umat islam saling membuat tafsir sendiri, masihkah anda yakini itu sebagai agama yang benar.

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      “Anda tersesat karena menuduh orang sesat”

      Nah, coba kita bawakan hal ini kepada KONTEKS RIIL.

      1. bagaimana pendapat anda terhadap agama yahudi?

      Mereka ingkar terhadap agama anda, tidak beragama dengan agama anda.

      Apa anda anggap mereka sesat atau tidak sesat?

      Jika anda katakan “mereka TIDAK SESAT”…. Maka bagaimanakah anda ini… Merkea kafir terhadap agama anda, lantas mereka anda anggap “tidak sesat”?! Justru mengatakan “tidak sesat” terhadap sesuatu yang jelas-jelas sesat, adalah KESESATAN..

      Jika anda katakan… “Mereka SESAT”, maka berdasarkan perkataan anda diatas, andalah yang sesat karena mensesatkan orang yahudi.

      2. bagaimana pendapat anda terhadap agama hindu, budha, konghucu, dll?

      Mereka ingkar terhadap agama anda, tidak beragama dengan agama anda.

      Apa anda anggap mereka sesat atau tidak sesat?

      Jika anda katakan “mereka TIDAK SESAT”…. Maka bagaimanakah anda ini… Merkea ingkar terhadap agama anda, lantas mereka anda anggap “tidak sesat”?! Justru mengatakan “tidak sesat” terhadap sesuatu yang jelas-jelas sesat, adalah KESESATAN..

      Jika anda katakan… “Mereka SESAT”, maka berdasarkan perkataan anda diatas, andalah yang sesat karena mensesatkan mereka.

      3. bagaimana pendapat anda terhadap atheis?

      Mereka ingkar terhadap seluruh agama, termasuk agama anda. dan merek a tidak beragama dengan agama anda.

      Apa anda anggap mereka sesat atau tidak sesat?

      Jika anda katakan “mereka TIDAK SESAT”…. Maka bagaimanakah anda ini… Merkea ingkar terhadap agama anda, lantas mereka anda anggap “tidak sesat”?! Justru mengatakan “tidak sesat” terhadap sesuatu yang jelas-jelas sesat, adalah KESESATAN..

      Jika anda katakan… “Mereka SESAT”, maka berdasarkan perkataan anda diatas, andalah yang sesat karena mensesatkan atheis.

      Jangan stadar ganda lah… Karena hal tersebut juga akan mengena anda sendiri…

      (—bersambung—)

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Saya sedang menuliskan SATU PER SATU terhadap klaim dan tuduhan anda.

      Kasih kesempatan saya dulu menjawab satu-satu… Baru ditanggapi…

      Anda mengklaim dan menuduh, tapi kasihlah kesempatan orang lain untuk membantah SATU PER SATU klaim anda, juga tuduhan anda…

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Kemudian anda katakan:

      “Kami MENYEMBAH ALLAH, tapi bukan Allaahnya orang islaam”

      Ini merupakan KEBOHONGAN yang nyata…

      Bagaimana anda berkata: “kami menyembah Allaah” sedangkan pendeta-pendeta kalian sendiri yang berkata: “tuhan yesus”?! Sedangkan pendeta-pendeta kalian sendiri yang MEMINTA PERMOHONAN (berdoa) kepada yesus, menghadap kepada patungnya ?!

      Ini jelas pernyataan yang sangat aneh…

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Kemudian anda katakan:

      “umat kristen menyembah Allah tidak tergantung kepada waktu, arah, kapan dan dimana saja yang sesuai Islam menyembah berhala yaitu Ka’bah, setiap umat islam sholat harus mnghadap kibat (Ka’bah) kalau tidak sholatnya tidak sah, ini suatu bukti…”

      Benarkah demikian?!

      Dalam Alkitab mereka sendiri, jelas tertulis bahwa Shalat itu harus menghadap kiblat, ini bukti ayatnya:

      Mazmur 5:8

      “Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah KE ARAH BAIT-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.”

      Mazmur 138:2

      “Aku hendak SUJUD KE ARAH BAIT-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.”

      Yehezkiel 44:4.

      “…Lalu dibawanya aku melalui pintu gerbang utara ke depan Bait Suci; aku melihat, sungguh, rumah TUHAN penuh kemuliaan TUHAN, maka aku SUJUD MENYEMBAH.”

      Daniel 6:10

      “Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka KE ARAH YERUSALEM; TIGA KALI SEHARI ia berlutut, BERDOA SERTA MEMUJI ALLAHNYA, seperti yang biasa dilakukannya.”

      Al Kitab anda sendiri MEMBANTAH KLAIM ANDA!

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Kemudian anda berkata:

      “….Umat Islam melarang Nabi Muhammad untukl divisualisasikan, tetapi tidak berlaku terhadap Nabi Lain, karena umat islam tidak pernah melarang gambar nabi Adam, Isa, Musa, dll, silahkan anda bantah akan saya jawab…”

      Kata SIAPA?! Jangan asal klaim anda…

      Jangankan NABI… PARA SHAHABAT NABI saja dilarang untuk divisualisasikan!!

      Simak disini: http://www.konsultasisyariah.com/sinetron-umar-bin-khattab/

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Kemudian anda berkata:

      “alloh bilang dalam QS 5: 90 MINUM – MINUMAN KERAS (KHAMAR) ADALAH PERBUATAN SETAN [90] Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar , berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”

      MINUM KHAMAR ADALAH PERBUATAN SETAN, kata ALLOH SWT

      TAPI JUSTRU DI SURGA ALLOH SWT SEDIAKAN MINUM – MINUMAN KERAS DI SURGA”

      Saya jawab:

      Memetik al Qur-aan itu JANGAN SEPOTONG-SEPOTONG pak.

      Allaah berfirman:

      لَا فِيهَا غَوْلٌ وَلَا هُمْ عَنْهَا يُنزَفُونَ

      TIDAK ADA dalam khamar itu alkohol, dan mereka tiada mabuk karenanya.

      (ash shaaffaat: 47)

      Allaah berfirman:

      يُسْقَوْنَ مِن رَّحِيقٍ مَّخْتُومٍ

      Mereka diberi minum (minuman) dari rahiiq yang dilak (tempatnya)

      (Muthaffifiin: 25)

      Rohiq’ maknanya adalah khamar yang BERSIH dari kotoran

      (Tafsir Jalalain halaman 599; kutip dari muslim.or.id)

      Maka jelas… “Khamer” yang ada di surga TIDAK SAMA dengan “khamer” yg ada di dunia.

      Yang sama hanyalah NAMA saja, hakikatnya BEDA.

      oleh karenanya Rasuulullaah shallalaahu ‘alayhi wa sallam: bersabda:

      مَن شرِبَ الخمرَ في الدُّنيا ، ثمَّ لم يتُبْ منها ، حُرِمَها في الآخِرَةِ

      Barangsiapa yang meminum khamer di dunia, kemudian dia tidak betaubat darinya, maka diharamkan atadnya untuk meminumnya di aakhirat.

      (HR bukhaariy)

  11. irfan

    Pak Abu kelihatan oonnya, umat kristen menyembah Allah yang mennyatakan dirinya dalam nama Tuhan Yesus, karena tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan Allah, tetapi Allahnya orang Kristen berbeda dengan Allah SWT karangan Muhammad.

    Allahnya orang Kristen adalah Allah yang disembah oleh Adam, Musa, Abraham
    Allahnya orang Muslim adalah Allah yang disembah oleh Muhammad dan pengikutnya.

    Allahnya orang Kristen menghidupkan orang Mati dan maha kasih.
    Allahnya orang Muslim mematikan orang hidup, maha segala tipu daya.

    Pal Abu simak baik-baik, pernyataan aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah KE ARAH BAIT-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.” artinya kalau masuk ker rumah Allah ya pastilah menghadap ke depan, mana mungkin membelakangi, bego jangan dipelihara, tapi pernahkan anda dengan ada orang kristen kebingungan menentukan arah kiblat jika akan menyembah Tuhan, tidak akan ada, tetapi umat islam bingung nanya kiblat arah kemana, karena takut sholatnya tidak sah, jangankan saya, andapun pasti tahu itu.

    Pak Abu tolong buktikan bahwa semua nabi tidak boleh digambar, apa anda tidak pernah membaca buku-buku islam tentang kisah yang memuat gambar-gambar nabi Musa, Yusuf, dll. mereka jelas digambar, tetapi ketika giliran Nabi Muhammad tidak boleh digambar, emngapa, saya bukan asal klaim, lho,

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Yah, udah bawa-bawa “oon”, sama “bego”…

      Ini kata-kata seperti apa yah? Hayo siapa yang mulai… Hehe

      ——-

      Mau “diskusi” masalah apa nih? bagusnya fokus…

      Anda sudah membawakan tuduhan-tuduhan, tapi ketika saya ingin membantah satu-satu, malah langsung membantah lagi bantahan saya… Kapan selesainya, kalau begitu?!

      Lagi pula tema apa yang akan difokuskan?!

      Yasudah, saya akan fokuskan saja pada masalah “ketuhanan”…

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Ooh, jadi aqidah anda itu:

      “Allaah = yesus”

      Alangkah hinanya “tuhan” SERUPA dengan makhluqNya!

      Alangkah hinanya “tuhan” MENETAP di rahim seorang wanita dan keluar darinya?!

      Sungguh ini pelecehan yang nyata terhadap Tuhan!!!

      Alangkah hinanya “tuhan” melalui proses sebagaimana manusia biasa lainnya!

      Alangkah hinanya “tuhan” makan, minum, tidur, bahkan BUANG AIR SEBAGAIMANA makhluq makan, minum, tidur dan buang air!!

      Apakah disebut “tuhan”, LEMAH dan DISALIB (menurut anggapan agama yang anda anut) ?!

      dimana BUKTI abraham menyuruh menyembah yesus?

      dan dimana BUKTI musa menyuruh menyembah yesus?

      Bukankah Yesus sendiri yang mengtakan bahawa TIDAK SEORANGPUN YANG PERNAH MELIHAT TUHAN ?!

      Disebutkan

      Injil -Yohanes 1: 18 : “Tak seorangpun pernah melihat Tuhan.”

      Injil – 1 Timotius 6: 16 : “Tuhan tidak pernah dilihat manusia, dan manusia memang tidak dapat melihat-Nya….”

      Injil – Keluaran 33: 20 : “Dan Tuhan berfirman: Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku yang dapat hidup.”

      Kalau yesus itu Allaah, bukankah orang-orang dapat melihat yesus?! Alangkah kontradiksinya!

      Maka jelas yang dimaksudkan disini adalah Allaah yang ada diatas langit, bukan yesus yang ada di bumi.

      Maka JELAS, bahwa Yesus BUKAN Allaah.

      Yesus adalah utusan Allaah, sebagaimana Musa, sebagaimana Abraham, dan nabi-nabi sebelumnya.

      Bahkan DENGAN TEGAS yesus menyerukan agar umatnya MENYEMBAH ALLAH, BUKAN MENYEMBAH DIRINYA…

      “Allah adalah Tuhan yang Esa/ Satu (bukan tiga), yaitu Allah, Tuhannya Yesus dan Tuhannya alam semesta”

      [Im 19:31 & Yes 43:11]

      Sama persis dengan yang disebutkan dalam al Qur-aan:

      وَإِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّيَ إِلَٰهَيْنِ مِن دُونِ اللَّهِ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ إِن كُنتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلَا أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ إِنَّكَ أَنتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ

      Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?”. Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib”.

      مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلَّا مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ وَكُنتُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا مَّا دُمْتُ فِيهِمْ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنتَ أَنتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ وَأَنتَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ

      Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu”, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku… Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.

      (al Maa-idah: 116-117)

      Tinggalkanlah agama buatan manusia, yang mengubah ajaran yesus, sembahlah Allaah semata, tiada sekutu bagiNya, dan Dia tidak serupa dengan makhluqNya… Yang Maha Esa, Yang tidak butuh kepada segala sesuatu, bahkan segala sesuatu butuh kepadaNya

  12. irfan

    Dimana letak hinanya, apakah jika karena kasih sayang Tuhan Allah kepada manusia berdosa seperti anda dia rela menderita bahkan menyamakan dirinya sama seperti diri anda manusia, bukankah seharusnya anda dan saya sadar betapa benar kasih Tuhan tersebut, bukn malah menghinakannya, sungguh hinanya diri anda telah dengan sesuka hati mengangtakan Tuhan itu hina.

    Yang hina itu ialah mengaku menyembah hanya kepada satu Tuhan, tetapi dilain pihak menyembah berhala yang diagung-agungkan, dikultuskan dan diskralkan karena mengikuti seorang Arab yang bernama Muhammad.

    Agama memang buatan manusia, sama seperti agama islam buatan Muhammad, karena itu agama tidak menjamin seseorang menjadi baik, anda yang beragama belum tentu lebih baik dan bermoral daripada seorang atheis dan hanya islam agama yang tidak tahan dikritik, jurus pamungkasnya jika sudah kalah dikritik adalah intimidasi, mengatakan orang kafir, mendoakan kehancuran orang yang mengkritik dan terakhir yang paling parah ialah h teriak-teriak nyuruh bakar, nyuruh bunuh sambil mengucapkan Allahu Akbar.

    Pak Abu, mana sanggahan anda terhadap visualisasi nabi muhammad yang tidak boleh digambar dan nabi-nabi lain yang boleh digambar

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Saya mau fokus pada masalah ketuhanan karena inilah yang paling asasi… Tapi anda selalu bertele-tele, tidak mau fokus pada satu diskusi…

      Anda berkata;

      “Dimana letak hinanya…”

      Dimana letak hinanya?!

      Apakah harus saya ulangi lagi?!

      Dimana lagi letak keagungan Tuhan, kalau ia adalah MANUSIA sebagaimana yang manusia yang lain…

      Mengapa ditubuh isa?! Mengapa bukan ditubuh adam?!

      Bahkan sudah saya sebutkan sebelumnya… Yang saya kutip dari kitab anda, bahwa yesus berkata:

      TUHAN TIDAK BISA DILIHAT, DAN TIDAK ADA YANG BISA MELIHATNYA…

      Kalau yesus tuhan, mengapa orang bisa melihatnya?!

      Alangkah kontradiksinya!

      Bahkan dengna lancangnya anda menuliskan:

      “….dia rela menderita…”

      Sungguh ini KEDUSTAAN terhadap Tuhan Maha Perkasa…

      Alangkah jeleknya pelecehan anda, mengatakan “tuhan RELA menderita”

      Coba anda baca sendri dalam kitab anda:

      Berfirmanlah Allah kepada Nuh: “Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi.

      [Kejadian 6:13]

      Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit; dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah.

      [19: 24-25]

      Dan banyak dijelaskan tempat lain…

      Jika Allaah mampu MEMUSNAHKAN kaum kaum tersebut… –Dimana dengannya Dia MEMPERLIHATKAN KEBESARAN dan KEPERKASAAN-Nya–

      Maka alangkah aneh… tiba-tiba Dia menjadi LEMAH dan TIDAK MAMPU memusnahkan orang yang durhaka kepadaNya?!

      Dia TIDAK BUTUH makhluqnya, bahkan makhluqNya yang butuh kepadaNya… Untuk apa “berkorban” padahal Dia Maha Mencukupi?! Tuhan tidak butuh pengorbanan mas… Dia Maha Kaya, lagi Maha Terpuji… Seandainya seluruh makhluqNya durhaka kepadaNya… Tidaklah hal itu mengurangi kebesaranNya, kemuliaanNya, serta keagunganNya…

      Tuhan itu yang MENCIPTAKAN hambaNya… Dan Dia MAHA BERKUASA atas hambaNya…

      Dia Mengadzab orang yang durhaka kepadaNya dan menyelamatkan orang beriman kepadaNya…

      Sebagaimana Dia mengadzab kaumnya nabi nuh, nabi luth, fir’aun, dll. yang KAFIR terhadap nabi mereka…

      Sebagaimana Dia pula yang menyelamatkan nabi nuh, nabi luth, nabi musa, dan orang beriman yang beserta mereka…

      Kalau Dia LEMAH… Maka sifat ketuhanan telah LEPAS darinya… Mana mungkin ada makhluq (yang merupakan ciptaanNya) LEBIH PERKASA dari penciptanya?!

      Tuhan itu Maha Kuasa, Maha Kuat, lagi Maha Perkasa… Tidak butuh kepada makhluqNya, bahkan makhluqNya yang butuh kepadaNya…

      —-

      “Agama memang buatan manusia…”

      Bagaimana anda katakan “agama buatan manusia”

      Sedangkan sejak zaman nabi nuh, Allaah mensyari’atkan agamaNya…

      Alangkah kurang ajarnya manusia, berdiri diatas bumi, kemudian berperikehidupan sesuka hawa nafsu… Tidak mau diatur dengan “peraturan Tuhan” (yg inilah yg disebut dengan agama)

      —–

      “sama seperti agama islam buatan Muhammad…”

      Inilah kedustaan orang yahudi dan nasrani terhadap Islaam dari dulu sampai sekarang…

      Bagaimana agama Islaam buatan Muhammad, sedangkan Muhammad TIDAK BISA membaca, TIDAK BISA menulis, TIDAK BISA bersyair!?

      Sedangkan al Qur-aan mengandung nilai bahasa dan sastra YANG SANGAT TINGGI… Yang sampai sekarang pun TIDAK ADA satupun makhluq yang dapat menandinginya atau mendatangkan kitab YANG SERUPA dengannya

      Maha Suci Allaah yang telah berfirman:

      وَإِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُم مِّن دُونِ اللَّهِ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ

      Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.

      فَإِن لَّمْ تَفْعَلُوا وَلَن تَفْعَلُوا فَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِي وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ

      Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) — dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.

      (al Baqarah: 23-24)

      Coba DIJAWAB dulu TANTANGAN ALLAAH jika kalian memang orang-orang yang benar…

      —-

      Terlebih lagi sampai berkata:

      “…anda yang beragama belum tentu lebih baik dan bermoral daripada seorang atheis…”

      Hebat sekali…

      Anda tahu atheis? Dia TIDAK PERCAYA adanya Tuhan…

      Kebejatan terhadap TUHAN itu TIDAK ADA BANDINGAN apapun mas..

      Kalau anda memiliki anak; lantas anak itu TIDAK MAU MENGAKUI anda sebagai bapaknya… Bukankah anak ini anak durhaka?!

      Lantas bagaimana lagi seorang HAMBA yang tidak mau mengakui Tuhan sebagai penciptanya, tidak mau mengakui Tuhan sebagai pencipta, penguasa serta pemelihara alam semesta?!!

      Sungguh “standar moral” anda RENDAH sekali… Orang yang MELECEHKAN Tuhan lebih anda tinggikan daripada yang mengesakanNya, dan yang menyembah hanya kepadaNya…

      Lagi-lagi klaim2 yang sudah dijawab, tidak perlu saya tanggapi…

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Sekarang giliran anda yang menjawab…

      Tolong dijawab dong:

      dimana BUKTI abraham menyuruh menyembah yesus?

      dan dimana BUKTI musa menyuruh menyembah yesus?

      Bukankah Yesus sendiri yang mengtakan bahawa TIDAK SEORANGPUN YANG PERNAH MELIHAT TUHAN ?!

      Disebutkan

      Injil -Yohanes 1: 18 : “Tak seorangpun pernah melihat Tuhan.”

      Injil – 1 Timotius 6: 16 : “Tuhan tidak pernah dilihat manusia, dan manusia memang tidak dapat melihat-Nya….”

      Injil – Keluaran 33: 20 : “Dan Tuhan berfirman: Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku yang dapat hidup.”

      Kalau yesus itu Allaah, bukankah orang-orang dapat melihat yesus?! Alangkah kontradiksinya!

      Maka jelas yang dimaksudkan disini adalah Allaah yang ada diatas langit, bukan yesus yang ada di bumi.

      Maka JELAS, bahwa Yesus BUKAN Allaah.

      Yesus adalah utusan Allaah, sebagaimana Musa, sebagaimana Abraham, dan nabi-nabi sebelumnya.

      Bahkan SANGAT JELAS disebutkan dalam Markus, 10:18 :

      “Mengapa kau katakan aku baik? Tidak ada yang baik selain Allah.”

      Sungguh sangat JELAS…

      diatas DIBEDAKAN antara yesus dan Allaah.

      Maka, ALLAAH BUKAN YESUS, dan YESUS BUKAN ALLAAH!

      Maka sembahlah Allaah, dan janganlah menyekutukanNya sedikitpun dengan sesuatu apapun…

  13. irfan

    Baiklah pak Abu, jika anda menuduh dan mengklaim bahwa semua agama selain islam adalah, hanya agama islam yang benar, OK lah apapun jawaban saya pasti tidak akan bisa diterima oleh bapak, pasti semuanya salah, jika memang islamlah agama yang benar, tunjukkanlah kebenaran itu, tolong anda jawab pertanyaan-petanyaan saya yang belum bapak jawab, tentang kontradiksi Al Quran, visualisasi gambar Nabi Muhammad, dll, kalau bapak sudah lupa, akan saya ulangi pertanyaan-pertanyaan itu, terima kasih.

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Tentang BEBERAPA pertanyaan saya saja belum anda jawab… bahkan setiap kali saya sudah berusaha menjawab tuduhan dan klaim anda satu per satu… Anda bantah lagi (sementara saya belum selesai membantahny)… dan anda pun membuka topik baru lagi…

      Adapun visualisasi… Silahkan simak disini:

      http://abuzuhriy.com/tentang-gambar-lukisan-foto-video-dsb/

      Ini secara umum…

      Kemudian, sudah dijelaskan dalam link sebelumnya… JANGANKAN NABI/RASUL, para shahabat nabi saja DILARANG untuk divisualisasikan… Maka Nabi dan Rasul LEBIH LEBIH lagi pelarangannya!

  14. irfan

    Pak Abu menurut bapak dan Islam agama kristen adalah agama sesat, yang benar hanyalah agama islam, jadi idak ada gunanya saya menjawab lagi karena jawaban saya pastilah bapak anggap jawaban sesat dan salah, tidak ada gunaya, sekarang saya ingin mengetahui dan membuktikan kebenaran agama islam yang bapak imani, tolong jawab pertanyaan saya dengan bukti-bukti, bukan hanya tulisan, contoh, jika anda katakan Bahwa Jangankan Nabi/Rasul, para sahabat nabi saja dilarang untuk divisualisasikan, bagaimana dengan cerita dan film-film tentang nabi-nabi, setiap ramadhan disiarkan kisah-kisah para nabi yang ada visualisasinya, begitu juga dengan para sahabat Nabi Muhammad juga divisualisasikan, tetapi khusus kepada Muhammad tidak boleh divisualisasaikan, tolong jelaskan dengan bukti, lalu tolong bantah tulisan saya tentang kontradiksi Ayat Alquran, kalaua apa yang saya sampaikan itu adalah kebohongan dan fitnah, tolong bapak jawab, biar saya tahu bahwa memang Islam memang benar, OK pak tolong dijawab

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Adapun 50 POINT yang anda sebutkan… Maka ini ISU LAMA…

      SUDAH DIJAWAB disini: http://izzatalislam.wordpress.com

      —-

      Saya harapkan anda BENAR-BENAR JUJUR. Bahwa yang anda inginkan disini adalah kebenaran. Karena kalau yang anda inginkan “hanyalah mengkritik” maka tidak akan ada habisnya.

      Meminjam perkataan anda: “apapun yang saya katakan, akan anda tolak”

      —-

      Kemudian anda berkata: “bagaimana dengan di televisi”

      Saya jawab:

      “Anda ini bagaimana, anda menanyakan kepada saya bagaimana PANDANGAN ISLAAM tentang visualisasi… Maka syaa jawab, ISLAM MELARANGNYA

      Kemudian anda malah membawakan “perbuatan orang” YANG TIDAK MENCERMINKAN ISLAAM.

      Maka saya jawab:

      “Maka lihatlah pada AJARANNYA. Dan ajaran Islaam telah melarangnya.”

      Adapun orang-orang Islaam, yang KELIRU, disebabkan karena ia TIDAK TAHU, atau ia TIDAK PAHAM, atau ia Salah paham, atau mungkin bahkan ia SENGAJA, padahal ia tahu dan panam… Maka ini BUKAN BERARTI Islaam membenarkannya.

  15. irfan

    Pak Abu, yang saya tanyakan kalau meang semua Nabi/Rasul, bahkan sahabat Muhammad tidak boleh dlgambar, pada kenyataannya hal itu tidak terjadi, mengapa ada pengecualian terhadap visualisasi Nabi Muhammad, dimana dengan tegas tidak boleh divisualisasikan

    Tahkah anda bahwa narasi kisah-kisah nabi tersebut dibawakan oleh para Ustad dan Ulama yang kondang yang diakui, seperti, ustad Arifin Ilham, Ustad Jefri Albuchory, bahkan cendikiawan muslim sekelas professor, kemudia ada MUI dan lembaga-lembaga Islam lainnya, mengapa tanyangan tersebut diperbolehkan dan lulus sensor, apakah seperti yang anda katakan bahwa perbuatan mereka adlah PERBUATAN ORANG YANG TIDA MENCERMINKAN ISLAM dan APAKAH MEREKA ADALAH ORANG ISLAM YANG KELIRU.

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Sudah dikatakan sebelumnya…

      Jangan berdalih dengan OKNUM atau bahkan LEMBAGA… sebesar apapun nama oknum/lembaga tersebut…

      Karena oknum/lembaga TIDAK MA’SHUM… Yang PASTI terjatuh kedalam KESALAHAN…

      Maka lihatlah penjelasan ALLAAH dan RASUL-NYA, yang ma’shum, yg terjaga dari kesalahan…

      Dan Saya sudah memaparkan kepada anda PEMAPARAN dari TERLARANGNYA visualisasi nabi, rasul dan para shahabatnya (baik itu bentuk dijadikan kartun, apalagi sampai dimainkan perannya dalam film/sinetron).

      Anda lagi-lagi berdalih dengan “ini ada ORANG/LEMBAGA yang membolehkan”

      Kan sudah jelas, ISLAAM melarang. Adanya oknum/lembaga yang membolehkan atau MENDIAMKAN… Maka ini KEKELIRUAN oknum/lembaga tersebut… Bukan berarti oknum/lembaga itu merepresentasikan Islam sepenuhnya…

      Coba anda lihat ulama saudi… Yang saya nukilkan… Bukankah mereka MELARANG, bahkan MELARANG DENGAN KERAS?!

      Masih lagi berdalih dengan “oknum/lembaga”?!

  16. irfan

    Pak Abu yang berdalih disini saya atau anda, anda memberikan jawaban plin-plan, tidak memperbolehkan tetapi juga tidak melarang, anda bilang Karena oknum/lembaga TIDAK MA’SHUM… Yang PASTI terjatuh kedalam KESALAHAN, memang benar manusia bisa saja jatuh dalam kesalahan, tetapi apakah kesalahan itu tidak bisa diperbaiki dan tetap saja dilakukan dari masa ke masa.

    Kalau begitu menurut anda para Ustad, Ulama MUI dan Ahli-ahli agama islam itu telah melakukan pembiaran dimana seharusnya mereka wajib melarangnya, mereka adalah orang-orang yang menganjurkan untuk mentaati perintah Allah SWT, tetapi mereka juga melanggar perintah Allah SWT, bagaimana ini.

    Kita tdiak perlu jauh sampai ke Saudi, wong yang disini saja belum jelas koq,

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Berdalih dari mana? Plin plan gimana?

      Tegas kok… Ana katakan, Islaam telah melarang menggambar Nabi dan Rasul (tidak dibedakan nabi atau rasul yang mana)… Terlarang pula memvisualisasikan dengan cara “akting”, dimana seorang pemeran (yg dlm kehidupan nyatanya seorang yg fasiq), malah memerankan Nabi dan Rasul, maupun para shahabatnya. Ini jelas PERENDAHAN terhadap mereka.

      Dan ana juga ‘kan MENGAKUI, bahw mereka TELAH KELIRU…

      Adapun pernyataan anda “tidak perlu jauh2 ke saudi”

      Ya SALAH. Karena Islaam itu BUKAN di indonesia saja. Ada ulama di malaysia, saudi, yordan, yaman, dll.

      Bahkan apakah ANDA MEMASTIKAN, SELURUH ULAMA ISLAM di Indonesia SETUJU akan hal tersbut?

      Udah sensus belom? Udah tanya satu persatu ulamanya? Sehingga seakan-akan mereka diam, setuju dan membolehkannya..

      dan kesalahan yang ada di Indonesia pun… bukan menjadi cerminan ISLAM SELURUH DUNIA…

      —–

      Adapun pernyataan anda:

      “Dan ini terjadi dari masa ke masa…”

      dan dari masa ke masa JUGA TELAH ADA (bahkan Banyak YANG MENGINGATKAN… Baik ulama itu di Indonesia, maupun di luar negri…

      Sekaligus ini

  17. irfran

    Pak Abu, anda hanya mengatakan, tapi tidak bertindak apalah artinya, sekarang begini saja, jika anda memang benar ingin menegakkan amar maruf nahi munkar, tidak ada salahnya jika anda menyampaikan kepada para ustad, ulama bahkan MUI bahwa apa yang mereka lakukan adalah salah dan keliru, saya rasa mereka tidak akan marah, lagian jika anda katakan MUI termasuk keliru, masih pantaskan sebuah lembaga yang keliru untuk diteladani.

    Satu yang tidak bisa dijawab dengan tegas oleh anda dan umat islam, khusus visualisasi Muhammad, mengapa ada tebang pilih dan pengecualian, kalau tidak boleh ya seharusnya semua tidak boleh, kalau dilarang keras semuanya harus berlaku perlarangan keras tersebut, jangan seperti kenyataan yang ada MUHAMMAD benar-benar tidak boleh divisualisasikan, bahkan jika ada yang berani menggambarkannya, orang tersebut akan mendapatkan hukuman yang berat, tetapi adakah orang yang menggambar nabi adam, musa, dan nabi lainnya akan dihukum, kalau ada tolong buktikan.

    Pak abu, tolong jawaban anda jangan hanya berputar-putar tanpa ada solusi, karena tentang kontradiksi Al quran belum ada satupun yang anda jawab.

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      1 Sudah saya katakan sebelumnya… Tuduhan dusta anda ttg al Qur-aan itu ISU LAMA…

      SUDAH DIJAWAB disini: http://izzatalislam.wordpress.com

      2. Anda berkata:

      “Pak Abu, anda hanya mengatakan, tapi tidak bertindak apalah artinya, sekarang begini saja, jika anda memang benar ingin menegakkan amar maruf nahi munkar”

      Saya jawab:

      “Dalam Islaam TINGKATAN amar ma’ruf nahi mungkar itu ada TIGA:

      – mengingkari dengna hati,
      – mengingkari degan lisan,
      – mengingkari dengan tangan

      Tidak setiap orang DISYARI’ATKAN utk mengingkari dengan tangan…

      Dan mengingkari dengan lisan, SUDAH MERUPAKAN “tindakan” yang nyata!

      Jadi anda jangan sok tahu dengan agama kami… Klo anda belum tahu apa2 ttg agama kami… Bahkan membawa-bawa istilah yang anda sendiri tidak tahu dan tidak paham ttgnya…”

      3. Anda berkata:

      “tidak ada salahnya jika anda menyampaikan kepada para ustad, ulama bahkan MUI bahwa apa yang mereka lakukan adalah salah dan keliru…”

      Saya jawab:

      “Dan kalaupun jika saya menyampaikan, maka TIDAK PERLU kan saya lapor2 ke anda?!

      Lagi pula banyak kok media (khusanya internet) yg MELARANG visualisasi ini…”

      4. Anda berkata:

      “Satu yang tidak bisa dijawab dengan tegas oleh anda dan umat islam, khusus visualisasi Muhammad, mengapa ada tebang pilih dan pengecualian, kalau tidak boleh ya seharusnya semua tidak boleh, kalau dilarang keras semuanya harus berlaku perlarangan keras tersebut, jangan seperti kenyataan yang ada MUHAMMAD benar-benar tidak boleh divisualisasikan, bahkan jika ada yang berani menggambarkannya, orang tersebut akan mendapatkan hukuman yang berat, tetapi adakah orang yang menggambar nabi adam, musa, dan nabi lainnya akan dihukum, kalau ada tolong buktikan.”

      Saya Jawab:

      “Sudah dijawab diatas… Masalah MENGHUKUMI orang BUKAN HAK rakyat jelata, BUKAN HAK masing2 orang… TAPI HAK orang yang memiliki kewenangan…

      Sebagaimana orang murtad dibunuh, pembunuh dibunuh, dll.
      Ini TUGASNYA orang yang berwenang… BUKAN TUGAS rakyat jelata, atau masing-masing orang…

      Dengan ini pula Islaam berlepas diri dari tindakan sembrono orang2 yg main hakim sndiri…

      Jangankan visualisasi nabi… Orang murtad dibunuh, anda uda sewot kok…

      Apa yang anda sebutkan diatas hanya cari2 dalih saja…

      Lagi2 berdalih dengan “perbuatan manusia” bukan pada ajarannya..

      Dan saya sudah sampaikan bahwa Islaam melarang hal tersebut, dan tugas yang berwenang untuk menindaki mereka yang keliru…

      Jika tidak adanya penegakan hukum atas orang yang murtad, yg mana dia tidak dihukum bunuh, demikian juga pembunuh, tidak dihukum bunuh… Demikian juga org yg memvisualisasi NABI LAIN tidak dihukum…

      Maka ini BUKAN LANTAS BERARTI, “islaam membiarkan kemurtadan, atau islaam membiarkan pembunuhan”

      Karena “kelalaian dan kesalahan oknum yg tidak menegakkan hukum Allaah, TIDAK MENJADI ALASAN bahwa islam melegalkan hal tersebut”

      Alangkah kerdilnya akal seseorang yang masih tidak paham hal diatas!

      5. Dan yang berputar2 itu adalah ANDA, yg tidak memperhatikan jawaban saya sebelumnya,… Dan senantiasa mengulang-ngulang permasalahan yg sudah dibahas

  18. irfan

    Pak Abu Jawaban Izzatilislam.wordpress.com, adalah jawaban penuh emosi dan kebencian, menyebut orang sebagai babi, jawaban khas islam kalau kalah debat, membuktikan islam agama kebencian, tidak bisa berdebat dengan pikiran jernih dan itu sudah dipatahkan semua oleh Ali Sina, Duladi, dll.

    Pak Abu tolong anda jawab tantangan Ali Sina buat muslim yang sampai saat ini belum ada yang berkomentar dan menjawabnya di situs http://alisina-indonesia.blogspot.com

    Anda mengatakan Masalah MENGHUKUMI orang BUKAN HAK rakyat jelata, BUKAN HAK masing2 orang… TAPI HAK orang yang memiliki kewenangan

    Saya katakan bukankah kalau di indonesia ada MUI dan kalau di Saudi Arabia ada Ulama Saudi sebagai lembaga yang berhak dan berwenang melarang dan mengeluarkan fatwa pelarangan visualisasi tersebut tetapi kenapa MUI dan Ulama Saudi tidak tegas melarang dan memfatwakan pelarangan visualiasi para nabi-nabi yang menurut telah dilarang dalam Al Quran , mengapa MUI dan Ulama tidak mematuhi aturan Al Quran, Ulama Saudi saja bisa mengeluarkan fatwa haram mengucapkan selamat hari natal, haram wanita menyetir mobil yang tidak ada dalam Alquran.

    Anda bilang Jadi anda jangan sok tahu dengan agama kami… Klo anda belum tahu apa2 ttg agama kami… Bahkan membawa-bawa istilah yang anda sendiri tidak tahu dan tidak paham ttgnya…”

    Saya mengutip perkataan amar ma’ruf nahi mungkar, anda sewot, pada intinya saya mengerti arti perkataan tersebut, sekarang anda ngutip ayat ayat alkitab, apa sendiri tahu artinya, anda sok tahu dan merasa paling benar sendiri sesuai dengan topik yang kita bahas sekarang

    Anda mengatakan Apa yang anda sebutkan diatas hanya cari2 dalih saja…

    Lagi2 berdalih dengan “perbuatan manusia” bukan pada ajarannya.

    Berdalih bagaimana, manusia itu berbuat karena mengikuti ajarannya jangan anda salahkan oknumnya tetapi salahkan ajarannya, anda dan umat islam yang tidak memberikan dan menunjukkan solusi. sehingga hal itu terjadi sampai sekarang dan yang perlu anda ketahui, bahwa visualisasi para nabi yang ditayangkan di Televisi tersebut ada yang diproduksi oleh negara Arab Saudi artinya hal tersebut telah disetujui para Ulama Saudi, kalau tidak mana mungkin lolos sensor dan tayangan tersebut disiarkan ke seluruh dunia, termasuk negara-negara islam, kalau visualisasi para nabi tersebut memang dilarang keras, mengapa tidak ada negara islam yang protes, dan kalau memang ada yang protes, dan tayangan tersebut dihentikan penayangannya, tolong tunjukkan buktinya.

    Anda mengajtakan Dan yang berputar2 itu adalah ANDA, yg tidak memperhatikan jawaban saya sebelumnya,… Dan senantiasa mengulang-ngulang permasalahan yg sudah dibahas
    .
    Saya katakan bagaimana saya tidak berputar-putar, karena jawaban andapun berputar-putar, kalau anda dan islam bahkan negara islam bisa menunjukkan solusi untuk kasus visualisasi para nabi-nabi dalam Alquran, mungin saya tidak akan bertanya lagi kepada anda, sekarang begini saja pak abu, toilong tunjukkan 1 saja negara islam yang melarang dan tidak memperbolehkan membuat visualissasi para nabi selain MUhammad, artinya kalau MUhammad memang jelas seluruh umat islam sepakat untuk tidak memvisualisasikan, tetapi untuk nabi lain islam tidak tegas, karena visualisasi nabi adam, musa, dll, setiap tahun ditayangkan dalam ceirta hikayat para nabi.

    Pak abu kalau memang hukum syariat islam yang paling unggul, tolong tunjukkan 1 saja negara islam didunia ini yang sukses dan berhasil menjalankan hukuim syariat islam

  19. irfan

    Menghabiskan waktu anda katakan sebagai dalih, anda membuat situs ini berrarti anda harus siap dikritk, jika anda ingin menyampaikan kebenaran islam sampaikanlah adalah hak anda dan hak saya pula untuk mempertanyakannya, saya siap anda kritik

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Dan merupakan hak saya pula untuk tidak menanggapi debat kusir…

      Silahkan katakan dalih… Saya tidak peduli…

  20. irfan

    Pantaskah Tuhan Semesta malam membenci makhluk ciptaannya hanya karena dia tidak beragama islam, pantaskah Tuhan Semesta mengizinkan uamtnya mengumbar nafsu tidak hanya kepada satu istri,

    Pak Abu, kita dilahirkan tidak bisa memilih, orang yang terlahir sebagai non muslim adalah takdirnya, apakah dia minta dilahirkan sebagai non muslim dan apakah dia bisa memilih, begitu juga dengan yang lainnya ada yang berwajah cantik dan tampan tetapi banyak juga yang berwajah jelek, ada manusia yang lahir kaya tetapi tidak sedikit yang terlahir miskin, ada yang llahir cacat ada yang lahir sempurna, apakah saya, anda dan kita semua bisa memilih , tentu tidak, semuanya tidak karena tuhan yang menciptakan kita, sekarang pertanyaaanny adalah saya ulangi apakah pantas Tuhan itu membenci ciptaannya sendiri, mengapa agar dunia ini aman dan damai tidak diciptakannya manusia itu beragama islam itu semua sehingga tidak ada permusuhan,

    Tolong pak abu renungkan dari hatimu yang paling dalam, apakah Tuhan yang kau sembah selama ini adalah memang benar-benar rahman dan rahim.

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Ada dua hal yang anda bicarakan diatas, dan saya akan menjawab dengan BIBLE yang jadi pegangan anda:

      1. Tentang Allaah membenci selain agama yang ditetapkanNya

      Ini sudah ada sejak zamannya nabi nuh, nabi luth, dan nabi-nabi sebelumnya…

      Buktinya ada didalam BIBLE sendiri:

      Berfirmanlah Allah kepada Nuh: “Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi.

      [Kejadian 6:13]

      Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit; dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah.

      [19: 24-25]

      Inilah Tuhan semesta alam, yang juga kalian sembah… yang MENGADZAB hamba-hambaNya yang durhaka kepadaNya… yang tidak mengikuti agamaNya…

      Apakah ini bertentangan dengan sifat rahman dan rahimNya, yang juga kalian tetapkan atasNya?! Bagaimana dengan ayat-ayat bible diatas? apakah anda hendak meninggalkan agama yang anda anut sendiri karena Tuhan Semesta Alam mengadzab orang-orang yang menyalahi agamaNya?!

      Bukankah kaum nuh “bebas memilih” agama apa saja yang mereka inginkan? Mengapa diadzab?

      Bukankah kaum sodom “bebas memilih” kehidupan sexual mereka?! baik itu sejenis maupun lain jenis? Mengapa diadzab?

      Saya kembalikan kepada anda, pertanyaan anda sendiri:

      – “apakah pantas –sebagaimana disebutkan dalam bible– Tuhan mengadzab kaum nuh, padahal mereka BEBAS MEMILIH agama yang mereka sukai?!”

      – “apakah pantas –sebagaimana disebutkan dalam bible– Tuhan mengadzab kaum sodom, padahal mereka BEBAS MEMILIH kehidupan seks mereka, untuk menggauli sesama jenis?”

      – “bukankah lebih baik kaum sodom tidak diciptakan, agar umat dizmaan tersebtu tidak ada yang diadzab? mengapa kaum sodom justru diciptakan?”

      – “bukankah lebih baik iblis tidak diciptakan, agar manusia tidak dirayu untuk melakukan keburukan? mengapa iblis justru diciptakan?”

      Bukankah disebutkan dalam injil bahwa iblis itu:

      Wahyu 12:9, menyesatkan seluruh dunia;
      Ayub 1:11-22; 2:4-7,mendatangkan kerugian fisik dan harta;
      Yohanes 10:10, mencuri, membunuh dan membinasakan;
      Korintus 4:3-4, membutakan pikiran;

      Mengapa Tuhan menciptakan makhluq yang buruk? dan membuat kerusakan dimuka bumi?
      Apa pantas Tuhan membenci kaum nuh yang diciptakan sendiri?
      Apa pantas Tuhan membenci kaum sodom yang diciptakan sendiri?
      Apa pantas Tuhan membenci iblis yang diciptakan sendiri?

      Jawab.

      2. Poligami

      Kenapa anda tidak melihat BIBLE anda sendiri? yang mana disana TIDAK DICELA?!

      Legalnya poligami ini, didukung fakta di dalam Bibel, bahwa para Nabi Bani Israil juga berpoligami.

      Nabi Ibrahin punya 2 (DUA) istri, yaitu Sara (Kejadian 11:29-31) dan Hagar (Kejadian 11:29-31).

      Selain itu, Ibrahim disebut juga punya gundik bernama Kentura (Kejadian 25:1).

      Nabi Yakub punya 4 (EMPAT) istri, yaitu Lea, Rahel, Bilha dan Zilpa (Kejadian 29:31-32, 30:34, 30:39).

      Jejak Nabi Yakub ditiru oleh anaknya, Esau, dengan menikahi 2 (DUA) perempuan Kanaanm yaitu Ada dan Oholibama (Kejadian 36:2-10).

      Nabi Musa berpoligami dengan mengawini 2 (DUA) istri. Salah satunya bernama Zipora (Keluaran 18:2, Bilangan 12:1).

      Salomo alias Nabi Sulaiman punya 700 (TUJUH RATUS) istri dan 300 gundik (I Raja-raja:1-3).

      Anak kandung Salomo, Rehabeam, juga berpoligami. Ia punya 18 (DELAPAN BELAS) istri dan 60 gundik yang memberinya 28 anak laki-laki dan 60 perempuan (2 Tawarikh 11:21).

      Nabi Daud memiliki BANYAK istri dan gundik, diantaranya Ahinoam, Abigail, Maacha, Hadjit, Edjla, Michal dan Batsyeba ,(I Samuel 25:43-44,27:3,30:5, II Samuel 3:1-5, 5:13, I Tawarikh 3:1-9, 14:3, II Samuel 16:22).

      Simson kawin BEBERAPA KALI (Hakim-hakim 14:10, 16:1-4), dan masih banyak lagi daftar pelaku pepoligami dalam Alkitab.

      Jauh sebelum Rasul lahir, Nabi Daud, Abraham, Yakub dan Salomo telah mempraktikan poligami. Tapi TIDAK ADA SATUPUN AYAT dalam BIBLE yang mengecam atau menilainya sebagai tindakan yang salah, bermaksiat dan dosa.

      Coba tujukan lagi kritikan anda diatas pada agama?

      Jawab.

      Tolong pak irfan renungkan dari hatimu yang paling dalam… bukankah kritikan anda itupun juga cocok untuk ditujukan untuk agama yang anda anut?!

  21. irfan

    Pak abu jelas sekali kelihatannya keidiotan anda, mengutip ayat-ayat bible tapi tidak mengerti artinya, tuhan marah kepada umatnya yang melakukan kesalahan itu yang wajar, yang sekarang saya tanyakan adalah mengapa Tuhan anda membenci Nasrani danYahudi dan itu tertera didalam Alquran, sekarang coba anda cari didalam Bible adakah Tuhan membenci Islam dan adakah tuhan memperbolehkan poligami, disitu salah satu kebodohan anda dan Alquran masa orang yang berbuat kesalahan diangkat sebagai nabi, nabi itu lebih mulia daripada manusia, jangan ajaran mesum yang ada dalam Alquran bapak samakan dengan Alkitab, berpikirlah dengan jernih, pernah bapak melihat orang kristen berpoligami dan disetujui gereja, tolong tunjukkan buktinya

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Justru yang keliatan idiotnya disini anda sendiri….

      1. Tuhan marah kepada umat nabi nuh karena meninggalkan agama yang dibawa nabi nuh. Artinya apa? TUHAN MEMBENCI AGAMA SELAIN AGAMA-NYA… apakah anda hendak mengartikan disini “Marah tidak diartikan benci”?! Sungguh lucu

      2. Tuhan marah kepada umat nabi luth, karena tidak mengikuti agama yang dibawa nabi luth. Artinya apa? TUHAN MEMBENCI AGAMA SELAIN AGAMA-NYA… apakah anda hendak mengartikan disini “Marah tidak diartikan benci”?! Sungguh lucu…

      3. Sama persis, dengan Yahudi dan Nasrani, Tuhan membenci mereka karena mereka mengingkari agama yang dibawa nabi terakhir.

      —–

      Untuk poligami….

      Bahkan terhadap AGAMA ANDA SENDIRI anda INGKAR…

      Jelas-jelas dalam bible anda sendiri MENGUTIP bahwa para nabi sebelum nabi muhammad BERPOLIGAMI…

      Kemudian anda mengingkarinya, karena “umat kristen tidak ada yang mengamalkannya”

      Aneh sekali anda ini… Para nabi dan “kitab suci” anda tinggalkan hanya karena “manusia biasa” meninggalkan ajaran para nabi dan “kitab suci” anda…

      Mau menyangkal apalagi?! Sudah jelas kok dalam bible para nabi poligami…

      Kalau hal tersebut tercela… Apakah para nabi dibiarkan tuhan melakukan perbuatan nista?!

      Kalau hal tersebut tercela… Mengapa masih ada di bible?!

      Anda mencela nabi muhammad, bagaimana dengan nabi-nabi yang tercantum dalam bible?! yang menikah LEBIH DARI 9 (SEMBILAN) ISTRI?! mereka tidak anda cela, tapi yang anda cela nabi muhammad?! (oh… “yang penting islam salah” ya?!)… Sungguh kebodohan tingkat tinggi…

      Tidak ada manfaat sedikitpun bagi saya melanjutkan pembicaraan dengan anda… Bagaikan bicara dengan tembok saja… Hal yang sudah sangat jelas seperti ini saja masih saja berkilah ini dan itu…

      Komentar anda setelah ini akan saya masukkan ke spam… Dan tidak akan pernah saya ladeni lagi…

      Wassalaamu ‘ala manit-taba’al hudaa

      (Kesalamatanlah bagi orang-orang yang mengikuti petunjuk)

  22. Anna

    Subhanallah Pak Abu, semoga Pak Irfan ini segera diberikan rahmat dan hidayah Allah dari jawaban-jawaban Pak Abu yang cerdas ini.

  23. arief

    alhamdulillah, semoga Allah subhanahu wata a’laa memberikan antum taufiq dan hidayah… barakallahu fik

  24. إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ خَتَمَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰ أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

    Artinya : “Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman.” (Surah Al-Baqarah : 6 dan 7).

  25. Dan apabila datang kepada mereka seorang Rasul dari sisi Allah (Nabi Muhammad s.a.w), yang mengesahkan apa yang ada pada mereka, sebahagian dari orang-orang yang telah diberikan Kitab itu melemparkan Kitab Allah ke belakang mereka, seolah-olah mereka tidak mengetahui (kebenarannya). (Al- Baqarah ayat :101)

  26. Irfan ini lucu mencaci maki orang Islam, sementara rezeki yang ente makan dari orang Islam, yang dimaki-maki dihina-hina, sangat dibenci rezekinya dimakan juga, kalo ente beli sesuatu itu jangan di tempat Isalm donk, ente cari tuh warung ato toko ato mall yang seluruhnya golongan ente, sekolah yang bener fan biar ngerti.

  27. Assalamualaykum wa rohmatulloh wa barokatu..
    Ijin copas akhi, barokalloh fiik..

    • Abu Zuhriy al Gharantaliy

      Wa ‘Alaikumus Salaam wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh…

      Silahkan…
      Wa fiika baarakallaah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s