Tanyalah hujjahnya, bukan pendapatnya!

Tidak boleh kita bertanya perkara agama dengan mengatakan, “bagaimana menurutmu tentang ini dan itu?”, hal ini salah karena agama ini bukan didasarkan pendapat atau pandangan seseorang, tapi agama ini berdasarkan nash dan dalil dengan pemahaman yang benar, sehingga dapat dijadikan hujjah untuk dipegang, diamalkan dan didakwahkan..

Jum’ah, 14 Råmadhån 1430 H

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s