Tenanglah dalam berdzikir!

Terburu-buru datangnya dari syaithån, sedangkan sikap tenang datangnya dari Allåh. Maka janganlah ketika berdzikir setelah shalat, ketika membaca subhanallah-alhamdulillaah-allåhu akbar, kita membacanya dengan terburu-buru, sehingga kita sendiri tidak tahu apa yang kita baca.

Allåhul Musta’aan.

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s