Apa ilmu yang engkau miliki sudah merasap kedalam hatimu?

Permasalahannya bukan ilmu yang engkau dengar atau baca. tapi permasalahannya apakah ilmu tersebut telah meresap dihatimu.


Bukanlah perkataan ini untuk menyerukan orang tidak menuntut ‘ilmu.

Karena ‘Dengar ‘ dan ‘Baca’, dalam kata-kata diatas telah menandakan ada indikasi seruan untuk MENUNTUT ILMU.

dan ‘meresap kedalam hati’

Maknanya:

Paham apa yg di dengar dan dibaca (dalam menuntut ilmu) dan dengan hati yang khusyu’ lagi ikhlsh; sehingga menjadikan ilmu tersebut ada dalam hatinya; BUKAN sekedar numpang-lewat di telinganya dan matanya.

Sehingga ilmu yang ia dapatkan hanya menghiasi LISAN atau TULISANnya saja, TIDAK ADA FAEDAHnya sama sekali dan tidak merubah dirinya.

Dari yang aqidahnya yang jelek tetaplah jelek, begitupun dgn manhajnya..

Ibadahny tidak bertambah,
Akhlakny tidak berubah,
Adabnya tidak berubah.

Lantas apa manfaatnya ia mendengar dan membaca ilmu?

Ini semua karena ilmunya TIDAK MELEWATI KERONGKONGANnya

Jangankan hati, kerongkongan saja TIDAK

Karena kalaulah ilmu tersebu MERESAP kedalam hatinya, ia dapat melihat pada dirinya adanya perubahan ke arah yang lebih baik

Maka dari itu, ingatlah hati bagaikan raja, yg mengendalikan seluruh anggota tubuh..

Jika hati itu baik, maka pemahaman, keyakinan, perkataan dan perbuatan seseorang akan baik

Anggota tubuh bagaikan bejana, dan hati bagaikan air yang di dalamnya..

Sebagus apapun bejananya tapi jika apa yang ada didalamnya jelek, maka tentulah apa yang akan keluar darinya adalah kejelekan..

Maka janganlah kotori hati dengan syubhat dan syahwat sehingga ia menjadi kotor dan keruh, yang menyebabkan apa yang keluar dari lisan dan perbuatanmu seperti apa yang ada didalam hatimu.

Sebagus atau seindah apapun perkataan seseorang, sedalam apapun ilmunya, sebanyak apapun hafalannya; semuanya tidak akan bermanfaat bagi pemiliknya jika ilmunya tersebut tidak dapat memperbaiki dirinya.

Kunci dari ilmu adalah takut kepada Allåh dgn itu pula hendaknya seseorang mengukur ilmu yg ada dalam dirinya.

Semoga bermanfa’at

wallåhu a’lam

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s