Benarkah engkau “berpegang diatas al-qur’an dan as-sunnah’?

Seseorang tidak dikatakan bahwa ia “berpegang dengan al-qur’an dan as-sunnah” hingga ia memahami keduanya sesuai dengan pemahaman shahabat ridwanullåh ‘alayhim jamiy’an.


Karena seluruh firqåh sesat dalam Islam mengakunya “kami berada diatas al-qur’an dan as-sunnah”, tapi mereka memahaminya dengan hawa nafsu mereka masing-masing tanpa hujjah dan petunjuk sedikitpun.

Tidakkah mereka ketahui bahwa ayat dan hadits yang mereka gunakan tersebut sudah beredar di zaman para shahabat? Lantas kenapa Råsulullåh dan para shåhabatnya tidak memahami ayat dan hadits yang mereka bawa tidak seperti apa yang mereka pahami?! Apakah mereka merasa lebih paham keduany dibandingkan Råsulullåh dan para shåhabatnya?!

Tidak syakk lagi; orang-orang yang tidak mengikuti pemahaman para shahabat dalam memahami al-qur’an dan as-sunnah berada diatas kesesatan yang nyata yang telah dibutakan iblis sehingga mereka merasa pemahaman mereka lebih baik dari pemahaman generasi terbaik umat ini

WALLÅHUL MUSTA’AN

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s