Nasehat untuk para pengguna internet

Kehidupan dunia adalah wasilah untuk kehidupan akhirat. Dan didalamnya (dunia); terdapat banyak sekali wasilah untuk dapat meraih kehidupan akhirat yang baik. Alhamdulillaah; di akhir zaman ini, Allåh telah memudahkan kita dengan banyak kemudahan-kemudahan sehingga kita dapat mudah meraih kehidupan akhirat yang baik (jika dapat memanfaatkannya dengan adil dan benar).


Salah satu diantara wasilah dari sekian banyak wasilah untuk dapat membantu dalam mengamalkan ketaatan kepada Allåh adalah internet.

Inilah nikmat Allah -yang subhanallah- banyak sekali manfaatnya. Di internet; banyak sekali potensi yang dapat kita gunakan untuk beramal shalih. Didalamnya kita bisa menuntut, bertanya (bahkan bs lgsg kpd masyaikh [ulama besar]) dan mendakwahkan ilmu. Kita juga dapat mempergunakannya untuk menyambung dan memperkuat hubungan silaturahmi kita dengan keluarga kita, kita pun juga dapat mempergunakannya untuk memperluas dan memperkuat ukhuwwah islamiyyah kita kepada kaum muslimin, dan berbagai macam manfa’at lainnya. Wal hamdulillaah.

Facebook, adalah salah satu website dari BANYAK website di internet, yang dapat kita gunakan untuk beramal shalih.

Disebut BANYAK, karena selainnya masih banyak website-website bermanfaat lainnya. Yang ia (facebook) BUKANLAH satu-satunyanya website yang bisa kita ambil manfaatnya. Maka jika seandainya ada ‘error’ atau apapun yang tidak bisa menjadikan kita untuk mengaksesnya; maka disana MASIH BANYAK website lain (dengan jenis yang serupa), dan juga website-website dengan jenis yang lain yang dapat kita pergunakan untuk beramal shalih.. Bahkan juga jika kita tidak mendapati internet, (seperti yang telah disebutkan sejak awal), DISANA MASIH BANYAK WASILAH LAIN, selain internet.

Maka janganlah jadikan facebook, internet, dan segala peralatan elektronik; bagaikan seperti SATU-SATUnya sarana.. Masih BANYAK sarana-sarana lain yang telah Allåh tundukkan kepada kita untuk dapat membantu kita untuk dapat beramal shalih..

Ketika diri kita merasa begitu kehilangan, merasa begitu hampa hati ini, ketika kita tidak dapat mengakses wasilah-wasilah in; Maka perlulah kita pertanyakan kepada diri kita:

“Bukankah rasa seperti ini (rasa ketergantungan) adalah bukti ketergantungan hati kita kepada wasilah tersebut, dan bukti telah beralihnya sebuah sarana menjadi sebuah tujuan?!”

Allåhul musta’aan.. Ingatlah wahai saudaraku.. Sarana tetaplah sarana; ia bukanlah tujuan hidup; ia pun bukanlah tempat yang kita gantungkan hati kita.. Maka tempatkanlah ia pada tempatnya dan tempatkanlah ia pada posisi dan porsi yg adil!

maka perlulah ana dan seluruh ikhwah al-fisbuqiyyah, senantiasa mereungkan dan memperhatikan:

– Tujuan hidup kita; (apakah kita JUJUR bahwa akhirat adalah tujuan dan orientasi kita dalam beramal?!)

– Niat kita (apakah kita dalam mengamalkan suatu amalan; benar-benar berprinsip: ” Amalku adalah Kepada Allah; dan Karena Allah” bukan “Kepada Dunia, dan Karena Dunia” ?!)

dan…

– Tempat hati kita bergantung.. (apakah hanya kepadaNya-kah hati kita, kita gantungkan?! ataukah kepada selainNya?!)

Tidakkah engkau menyadari wahai saudaraku, alangkah hebatnya talbis iblis dan alangkah halusnya tipuan mereka?!

Sesungguhnya semua orang tidak akan menyadari dan merasakan tipuan ini, KECUALI orang-orang yang senantiasa memperhatikan gerak-gerik hatinya, dan orang-orang yang senantiasa mengintrospeksi tujuan hidupnya, niatnya, dan tempat bergantung hatinya..

Berhati-hatilah.. Janganlah sampai penyakit tersebut menjangkiti dan menguasai hati kita, sehingga lama-kelamaan kita dibutakan dengan tipuan ini; hingga akhirnya tidak bergunalah seluruh amal-amal kita di dunia.. Allahul Musta’aan.

Semoga nasehat ini bermanfaat bagi diriku dan seluruh ikhwah al-fisbuqiyyah..

Aamiin..

Tinggalkan komentar

Filed under Adab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s