Benarkah engkau benar-benar membenci yahudi? Apakah sifatnya yang ini ada padamu?!

Sangat disayangkan, ada orang yang menyatakan kebenciannya kepada YAHUDI. Tapi justru ia memiliki SIFAT DASAR YAHUDI; yakni Kedengkian. Baru sedetik yang lalu ia memuji saudaranya “engkau berada diatas kebenaran”. Ketika ia mendapati saudaranya tidak sejalan dengan hawa nafsunya. Sedetik setelahnya ia katakan: “seperti…nya diantara kita ada perbedaan” Allåhul musta’aan.


COBALAH KALIAN LIHAT KISAH BERIKUT:

Berkata Abdullah bin Salam Radhiyallahu ‘anhu:

“Wahai Rasulullah, orang-orang Yahudi suka berbohong dan sesat. Saya minta engkau memanggil ketua-ketua mereka, tapi jangan sampai mereka tahu kalau saya masuk Islam. Serulah mereka ke agama Allah, saya akan bersembunyi di kamar engkau mendengar reaksi mereka.”

Rasulullah menerima permintaan Abdullah bin Salam. Beliau memasukkannya ke dalam biliknya dan mengumpulkan para pemuka Yahudi.

Rasulullah mengingatkan mereka tentang ayat-ayat Al Quran dan mengajak mereka masuk agama Islam. Tetapi orang-orang Yahudi itu tidak mau menerima ajakan beliau. Bahkan dengan beraninya mereka membantah ucapan-ucapan Rasulullah.

Setelah mengetahui bahwa mereka enggan menerima seruannya, Rasulullah bertanya,

“Bagaimana kedudukan Husain (abdullah bin sallam) menurut kalian?”

“Dia pemimpin kami, Kepala Pendeta kami dan pemuka agama kami,” jawab mereka.

“Bagaimana pendapat kalian kalau dia masuk Islam? Maukah kalian mengikutinya?” tanya Rasulullah.

“Tidak mungkin! Tidak mungkin dia akan masuk Islam. Kami berlindung kepada Allah, tidak mungkin dia masuk Islam,” jawab mereka.

Tiba-tiba Abdullah bin Salam keluar dari bilik Rasulullah dan menemui mereka seraya berkata,

“Wahai orang-orang Yahudi, bertakwalah kepada Allah. Terimalah agama yang dibawa Muhammad. Demi Allah, sesungguhnya kalian sudah mengetahui bahwa Muhammad itu benar utusan Allah. Bukankah kalian telah membaca nama dan sifat-sifatnya dalam Taurat? Demi Allah, saya mengakui Muhammad adalah Rasulullah. Saya beriman kepadanya dan membenarkan segala ucapannya.”

“Bohong!” jawab orang-orang Yahudi.

“Engkau jahat dan bodoh, tidak bisa membedakan mana yang benar dan salah,” umpat mereka lalu pergi meninggalkan Abdullah bin Salam dan Rasulullah.

(dalam riwayat lain: “Sesungguhnya engkau anak orang yang paling hina, dan orang paling bodoh”)

“Engkau lihat, wahai Rasulullah. Orang-orang Yahudi itu pendusta dan sesat. mereka tidak mau mengakui kebenaran walaupun di depan mata,” ujar Abdullah.

LIHATLAH BAGAIMANA SIFAT INI ADA DALAM DIRI-DIRI MEREKA. Semoga kita dapat bertaubat dari sifat jelek ini. Aaamiin..

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Tazkiyatun Nufus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s