Bersatulah, bukan berkumpullah..

Yang kita inginkan itu PERSATUAN bukan PERKUMPULAN. Tapi persatuan itu ditegakkan dengan apa? TENTUNYA BUKAN DENGAN BERKUMPUL. apakah mungkin kita menyatukan pemahaman yang sesat dengan pemahaman yang benar!? apakah akan kita satukan orang yang mengatakan “Allåh dimana-mana”, “Allåh ada tanpa arah” dengan orang yang mengatakan “Allåh DIATAS LANGIT diatas ARSY sesuai keagungan dan kemuliaanNya“?! Tidak mungkin!


Syubhat Pertama

Ada yang berkata:

Sudahlah, kembalikan kepada masing-masing.

Kita jawab:

Maka dia telah mengadopsi salah satu pemahaman liberal, dan dia telah bermain-main dengan agamanya. Apakah ia MENGENAL ALLÅH? Apakah mungkin ia membiarkan orang dengan seenaknya berkata TANPA ILMU tentang Allåh? Dengan membiarkan orang mensifatkan Allåh dengan apa yang tidak Ia sifatkan untuk diriNya?! Apakah mengumpulkan pemahaman-pemahaman sesat ini dengan pemahaman yang benar adalah PERSATUAN?!

Maka sepatutnya ia meluruskan pemahamannya tentang PERSATUAN dan PERPECAHAN. karena ia belum memahami kedua kata tersebut DENGAN BENAR

Syubhat Kedua

Ada yang berkata:

“Sudahlah, kan masing-masing kembali kepada pemahaman masing-masing… MASING-MASING JUGA PUNYA DALIL..”

Kita jawab:

Maka dia juga telah mengadopsi salah satu permahaman liberal, maka dari itu kita harus punya STANDARISASI PEMAHAMAN. Standarnya ya dengan mengembalikan seluruh perkara kepada al-qur’an, as-sunnah menurut pemahaman sahabat.

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s