Bisikan syaithån untuk berkeluh-kesah

Syaithån membisikkan dalam hatiku agar aku berkeluh kesah kepada manusia, tapi ku tahu bahwa apalah yang akan kudapatkan dengan berbuat seperti itu; manusia tidaklah dapat memberi manfa’at maupun menolak mudhåråt. Maka hanya ku adukan keluh kesahku kepada Allåh.

Dan memang, tidak dapat dipungkiri, dalam beberapa keadaan diperbolehkan untuk berkeluh-kesah. Namun ini pun terbatas bagi orang-orang tertentu, yakni orang yang ahli yang dapat kita yakini dapat membantu kita untuk menyelesaikan masalah kita, sebagai bentuk ikhtiar kita untuk menyelesaikan masalah-masalah kita..

Contohnya seperti mengeluh kepada dokter tentang penyakit jasad yang dideritanya, atau membicarakan masalah duniawi/ukhrowi kepada ahli ilmu (ustadz dsb).

Adapun membicarakannya kepada setiap orang maka inilah yang tercela.

Wallåhu A’lam

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s