Renungan untuk keseharianmu..

(pertama) lihatlah apa yang telah engkau lakukan (amalkan) dalam keseharianmu tadi, lebih banyak amal shalih-nya kah? ataukah dosa-dosa dan maksiat? maka, ukurlah amalmu hari ini, dengan ilmu yang telah engkau miliki.

(kedua) ilmu mana saja yang engkau telah miliki yang telah engkau amalkan hari ini? maka, ukurlah ilmumu dengan amalmu yang telah engkau kerjakan hari ini…

(ketiga) ilmu mana saja yang belum engkau pelajari hari ini, untuk engkau gunakan untuk memperbaiki/menyempurnakan dan menambah amalanmu?

Hisablah amalmu dengan ilmumu, hisablah pula ilmumu dengan amalmu!

1. hisablah amalmu dengan ilmumu

Apakah amalan-amalanmu dalam keseharianmu tadi telah mencerminkan ilmu-ilmu yang telah engkau miliki? Tentunya amalan seorang yang berilmu tidak akan sama dengan orang-orang awwam, bukan?!

2. hisablah ilmumu dengan amalmu

Apakah engkau telah mengamalkan ilmu-ilmu yang engkau miliki dalam amalan keseharianmu tadi? Ataukah tadi engkau telah siasiakan ilmu yang engkau miliki sehingga hanya sedikiit atau bahkan tidak ada satupun ilmumu yg engkau amalkan hari ini

Na’udzubillaah

Pertimbangan pertama mengisyaratkan apakah tadi kita beramal dengan timbangan ILMU? sehingga kita dapat berlaku WARA (yakni meninggalakan perkara-perkara yang haram, berdasarkan ilmu yang kita miliki), atau bahkan kita dapat berlaku ZUHUD, (yakni meninggalkan perkara-perkara yang tidak ada manfa’at ukhrawinya, berdasarkan ilmu yang kita miliki.)

Pertimbangan kedua mengisyaratkan apakah tadi kita telah mengamalkan ilmu-ilmu yang telah kita miliki? bukankah ilmu yang telah kita miliki untuk kita amalkan?

Pertimbangan ketiga mengisyaratkan apakah tadi kita telah menambah ilmu kita? Bukankah kita tetap membutuhkan ilmu baru? untuk memperbaiki/menyempurnakan serta menambah amalan-amalan kita dan juga untuk memenuhi kewajiban kita untuk menuntut ilmu? berapa lama telah kita sempatkan untuk menuntut ilmu hari ini?

jika seseorang menjadikan tiga pertimbangan ini dalam kesehariannya, maka insya Allåh hari-harinya akan terisi dengan ilmu dan amal. yakni:

1. ia beramal dengan timbagan ilmu yang dimilikinya
2. ia mengamalkan ilmu-ilmu yang telah dimilikinya
3. ia menuntut ilmu agar dapat menambah amalan shalihnya dan juga dapat memperbaiki/menyempurnakan amalan shalihnya.

alangkah indahnya keseharian kita diisi ilmu dan amal.

wallåhu a’lam.

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s