Bersamanya, ataukah meninggalkannya?

Jika aku bersamanya, maka aku inginkan aku dapat bersabar dari gangguannya dan mendapat keutamaan. sebaliknya jika aku meninggalkannya, maka aku dapat menyelamatkan diriku dari berbuat zhalim kepada dirinya karena tidak dapat bersabar. Tapi disisi lain aku berpikir aku telah banyak berbuat zhalim kepada orang lain. Jika mereka mengambil opsi kedua, tentulah sekarang aku telah ditinggalkan mereka.

Maka semoga Allåh menambahkan kesabaran padaku atas kezhaliman orang lain terhadapku, dan semoga Allåh menambahkan kesabaran pada orang-orang disekitarku atas kezhalimanku terhadap mereka.

Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang ingin dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka ketika maut menjemputnya hendaknya diaL

– Dalam keadaan beriman kepada Allah dan hari akhir

– (Dan ia) memperlakukan orang lain sebagaimana pula dirinya ingin diperlakukan demikian.”

(HR. Muslim (1844) dan Nasa’I (4191)

Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan tentang hadits ini,

“Hadits ini termasuk jawami’ul kalim (kata-kata yang singkat dan padat namun mengandung makna yang luas, – pen) yang ada pada diri Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, termuat banyak hikmah di dalamnya.

Ini adalah kaedah yang penting yang seharusnya menjadi perhatian khusus. Hendaknya manusia mengharuskan dirinya untuk tidak berbuat sesuatu kepada orang lain kecuali jika ia menyukai hal tersebut diberlakukan untuk dirinya.”

(Syarh an-Nawawi ala Muslim, asy-Syamilah).

Inilah prinsip pertama yang sengaja kami tempatkan diurutan teratas, karena prinsip ini begitu agung dan mulia.

Sungguh seandainya saja semua manusia menerapkan prinsip ini tentu tidak ada lagi konflik yang menerpa mereka. Karena mereka akan berpikir dan mempertimbangkan terlebih dahulu sebelum bertindak. Dan berkata di dalam hati,

”Jika aku berbuat demikian kepada saudaraku apakah aku juga rela jika dia berbuat yang sama kepada diriku?”

[http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/kiat-sukses-berteman-tanpa-konflik.html]

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s