Janganlah engkau tetap dalam kebodohanmu

Kebodohan dalam diri seseorang itu terlihat setelah datangnya kebenaran jika dia mengikuti kebenaran; maka dia orang yang cerdas dan dimaafkan kebodohannya terdahulu. Siapa yang memalingkan dirinya dari kebenaran sehingga ia tetap dalam kebodohannya, maka disitulah ia disebut JAHIL MURAKKAB (jahil kuadrat). Itulah kenapa ‘Amr bin Hisyam dikatakan ABU JAHL.

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s