Luasnya RahmatNya dan Kerasnya AdzabNya!!

Ketahuilah wahai saudaraku… Råhmat Allåh itu sangat Luas, dan Ia pun Maha Pengampun lagi Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang kepada hamba-hambaNya yang MAU kembali ke jalanNya; maka sangat terbuaka harapan untukmu, untuk kembali ke jalanNya. Tapi ingat, Adzab Allåh itu Maha Keras, dan Dia Maha Kuat lagi Maha Perkasa, maka hendaknya kita tidak merasa aman dengan siksaNya. Maka jangan tunda taubatmu!

Untuk orang-orang yang telah berada diatas jalanNya, janganlah engkau sombong seakan-akan engkau menganggap dirimu “pasti penghuni surga”, apa jaminanmu engkau kelak akan tetap berada diatas hidayah?!

Maka jagalah hidayahmu dengan tetap beramal shålih, dan tetap meminta kepadaNya untuk ditetapkan dan dimudahkan berada diatas jalan yang lurus, teruus berdoa agar kita diwafatkan diatas tauhid yang murni dan diwafatkan diatas sunnah.

Jika engkau sekrang sedang jatuh kepada dosa yang sangat besar, bahkan jatuh kepada kesyirikan; maka janganlah engkau berputus asa bagaikan engkau telah dipastikan bahwa engkau adalah ahli neraka! sesungguhnya hanyalah orang kafir saja yang berputus asa dengan rahmatNya yang luas! harapkanlah ampunanNya! maka bertaubatlah engkau dari perbuatan tersebut! dan lakukanlah perbaikan!!

Jangan pula engkau memutuskan harapan saudara-saudaramu yang sekarang sedang jatuh kedalam dosa dan maksiat, terlebih lagi dengan memastikan bahwa dirinya “pasti penghuni neraka”.

Silahkan engkau jika mengancamnya dengan neraka, tapi ingat, ini hanyalah sebatas ancaman bagi pelaku dosa besar. TAPI KETAHUILAH! pelaku dosa besar tidaklah kafir! (kecuali ia berkeyakinan bahwa dosa besar yang diperbuatnya tersebut halal, setelah ia TAHU dan PAHAM bahwa perbuatannya tersebut adalah perbuatan dosa…)

Nasib pelaku dosa besar pun berada diatas Kehendak Allåh (selama ia bisa menjaga tauhidnya)!

Jika Dia berkehendak Dia akan mengampuninya dan memasukkan orang tersebut di surgaNya, dan Jika Dia berkehendak menyiksaNya di nerakaNya, maka si pelaku dosa besar tersebut disiksa di nerakaNya (na’udzubilaah) tapi INGATLAH ia tidaklah kekal di neraka.

janganlah engkau gegabah (sembarangan memvonis orang) hanya karena engkau dikuasai hawa nafsumu yang jelek dan hina!

Bacalah hadits berikut, semoga aku dan engkau dapat mengambil pelajaran darinya!

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Dahulu kala ada dua orang dari kalangan Bani Israil yang saling berlawanan sifatnya. Salah satunya gemar berbuat dosa, sedangkan yang satunya lagi rajin beribadah. Yang rajin beribadah selalu mengawasi dan mengingatkan temannya agar menjauhi dosa.

Sampai suatu hari, ia berkata kepada temannya:

‘Berhentilah berbuat dosa!’

Karena terlalu seringnya diingatkan, temannya yang sering bermaksiat itu berkata:

‘Biarkan aku begini. Apakah engkau diciptakan hanya untuk mengawasi aku terus?’

Yang rajin beribadah itu akhirnya berang dan berkata:

‘Demi Allah, Allah tidak akan mengampunimu!’

Atau

‘Demi Allah, Allah tidak akan memasukkanmu ke dalam surga!!’

Akhirnya Allah mencabut arwah keduanya dan dikumpulkan di sisi-Nya.

Allah berkata kepada orang yang rajin beribadah:

‘Apakah engkau tahu apa yang ada pada diri-Ku, ataukah engkau merasa mampu atas`apa yang ada di tangan-Ku?’

Allah berkata kepada yang berbuat dosa:

‘Masuklah engkau ke dalam surga karena rahmat-Ku.’

Dan Dia berkata kepada yang rajin beribadah:

‘Dan engkau masuklah ke dalam neraka!’

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata:

“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, orang ini telah mengucapkan perkataan yang membinasakan dunia dan akhiratnya.”

(HR. Abu Dawud no. 4901, Ahmad 2/323, dishahihkan oleh Ahmad Muhammad`Syakir dalam Syarh Musnad no. 8275. Lihat pula al-Misykah no. 2347).

Dari Jundub radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Ada orang yang berkata:

‘Demi Allah, Allah tidak akan mengampuni si fulan.’

Maka Allah berkata:

‘Siapa yang bersumpah atas nama-Ku bahwa Aku tidak akan mengampuni si fulan, sungguh Aku telah mengampuninya dan Aku membatalkan amalanmu!”

(HR. Muslim no. 2621)

Sumber nukilan hadits: dari Abu Ayaz, dari: Edy Susilo

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s