Jutaan ulat bulu menyerbu beberapa desa di probolinggo

Hendaknya kita merenungkan Siapakah Yang Memerintahkan JUTAAN ulat bulu tersebut untuk menyerang satu desa? atau bahkan beberapa kecamatan (berdasarkan perkembangan berita)?

Perlihatkanlah kebejatan bani israail yang Allah sebutkan dalam al qur-aan, apakah kita lebih bejat dari mereka? apakah kita membaca al qur-aan? ataukah kita membacanya tapi TIDAK PAHAM maknanya? ataukah kita membacanya dan memahaminya TAPI TIDAK MELEWATI KERONGKONGAN KITA (yaitu tidak nampak dalam amalan-amalan kita)?! Lantas bagaimana kita akan mengamalkan kandungan didalamnya jika kita tidak pernah mau membacanya, mempelajarinya, dan memahaminya dengan benar?!

Tidakkah kita mengambil pelajaran dari kaumnya nabi yunus ‘alayhis salaam dimana Allah berfirman:

فَلَوْلَا كَانَتْ قَرْيَةٌ آمَنَتْ فَنَفَعَهَا إِيمَانُهَا إِلَّا قَوْمَ يُونُسَ لَمَّا آمَنُوا كَشَفْنَا عَنْهُمْ عَذَابَ الْخِزْيِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَتَّعْنَاهُمْ إِلَى حِينٍ

Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka (kaum Yunus itu) BERIMAN, Kami HILANGKAN dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu.

(Yunus: 98)

jangan mengira seseorang yang sudah mengaku “beriman” lantas ia merasa aman dengan keimannnya, sehingga ia tidak memperhatikan keimanannya, apakah sudah benar, atau bahkan sudah luntur akibat kesyirikan dan kekufuran. bahkan Allah beriman kepada orang-orang BERIMAN:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنزَلَ مِن قَبْلُ وَمَن يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

Wahai orang-orang yang BERIMAN, BERIMANLAH kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.

(An-Nisaa: 136)

semoga kita semua bisa mengambil pelajaran

إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِّقَوْمٍ يَذَّكَّرُونَ

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran.

(An-Nahl: 13)

فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

(Al-Qamar dalam beberapa ayat)

قَلِيلًا مَّا تَتَذَكَّرُونَ

Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran.

(Ghaafir: 58)

Maka jadilah orang-orang yang mengambil pelajaran

Tinggalkan komentar

Filed under Berita Aktual

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s