Menikmati apa yang dikerjakan…

Seseorang itu akan MENIKMATI apa yang dia lakukan, jika ia MENCINTAI hal tersebut.. Sebaliknya, jika kita mengerjakan sesuatu yang kadar kecintaan terhadap sesuatu tersebut KURANG atau bahkan TIDAK ADA.. Maka tidak ada kenikmatan dalam diri kita ketika mengerjakannya; malas-malasan, berat hati, dan ingin cepat-cepat menyelsaikannya..

contoh: shalat…

Jika kita BENAR-BENAR mencintai Allah, maka kita akan sangat mencintai SHALAT (karena didalamnya kita bermustajab kepadaNya, juga sebagai bentuk penghambaan kita kepadaNya)…

Hanya saja, karena KECINTAAN TERHADAP DUNIA dan HAWA NAFSU, maka mengikislah sedikit demi sedikit kecintaan terhadap Allah dan hari pertemuan denganNya.. Menjadikan kita malas-malasan dalam beribadah kepadaNya, kalaupun beribadah, maka disambut/dilaksanakan dengan berat hati atau malas-malasan… yang dipikirkan adalah “kapan selesai-nya”, bukannya menikmati apa yg sedang dikerjakan…

oleh karennya, orang-orang munafiq; apabila shalat, maka mereka shalat seperti halnya burung mematuk makanan.. tidaklah mereka mengingat Allah dalam shalatnya kecuali sedikit…

ketika hal tersebut menjangkiti kita, mungkin benih-benih kemunafiqan tertanam dalam diri kita; disebabkan kemaksiatan-kemaksiatan yang kita perbuat..

Semoga Allah menjadikan hati kita cinta kepada keimanan, dan memeliharanya daripada benih-benih kekufuran/kesyirikan.. aamiin

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s