Larangan mengganggu kaum muslimin

Rasuulullaah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

وَلاَ يَجْهَرْ بَعْضُكُمْ عَلَي بَعْضٍ بِالْقُرْآنِ

Dan janganlah sebagian kamu mengeraskan (bacaan) al-Qur’ân atas yang lain.

[Lihat shahiihul jaami’]

PENJELASAN ‘ULAMAA

Syaikhul Islam berkata,

“Dari sini tidak boleh bagi seorang pun mengeraskan bacaan Al Qur’an-nya sehingga menyakiti saudaranya yang lain seperti menyakiti saudara-saudaranya yang sedang shalat.”

(Lihat Majmu’ Al Fatawa, 23/64; copas dari rumaysho)

Berkata Al-Baji:

“Karena hal itu dapat mengganggu dan menghalangi orang yang sedang serius melaksanakan shålat, mengganggu kesunyiannya (keheningannya); dan (menganggu) konsentrasi untuk memunajatkan al-Qur-aan kepada Råbbnya.

Jika mengeraskan bacaan al-Qur-aan tidak boleh, karena dapat menganggu orang yang sedang shålat, maka berbicara keras dengan omongan yang lain lebih terlarang”

Berkata Ibnu ‘Abdil Barr:

” Jika umat Islam dilarang mengganggu muslim lainnya dengan perkataan/perbuatan yang baik (seperti) membaca al-qur’an. maka mengganggunya dengan hal lain hukumnya sangat haram”

[Sumber: “Dari Takbiratul Ihram Hingga Salam” (Terjemahan bahasa indonesia dari shifat shålat nabiy karya syaikh al-albaniy) Dalam BAB: “Wajib membaca saat siir” hlm. 233, Cet. 1]

PELAJARAN HADITS

1. Berdasarkan hadits ini, kita dilarang mengeraskan bacaan qur-aan kita, sehingga dapat menggangu kaum muslimin yang lain.

2. Berdasarkan hadits ini pula, termasuk KEHARAMAN apabila masjid-masjid memutarkan muratal-muratal atau membacakan al qur-aan dengan MIKROFON.. Apalagi kita dapati sampai-sampai di sebagian masjid diputarkan MUSIK dan NYANYIAN-NYANYIAN (yang mereka anggap “nasyid”)!!

3. Sebagaimana perkataan ibnu ‘abdil barr diatas, maka kita tekankan: “Maka bagaimana lagi dengan orang yang sampai MENAKUT-NAKUTI kaum muslimin!”

Rasulullah dalam hal ini bersabda:

لاَيَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُرَوِّعَ مُسلِمًا

Tidak halal bagi seorang muslim, untuk menakut-nakuti muslim yang lain

[Diriwayatkan oleh Abu Dawud (5004). Lihat Shahîh Abu Dawud (4184); kutip dari almanhaj]

Dijelaskan ustadz badrusalam, termasuk dalam ancaman hadits ini, adalah orang yang mengagetkan kaum muslimin.

maka bagaimana lagi dengan orang yang memasang petasan?! maka bagaimana lagi dengan melempar bom (yang bukan hanya menakutkan kaum muslimin, bahkan mengambil nyawa mereka tanpa alasan yang haq!) !?

Subhanallåh.. ALANGKAH INDAHNYA SYARI’AT ISLAM.. dan alangkah jauhnya manusia darinya!

3 Komentar

Filed under Hadits, Syarah Hadits

3 responses to “Larangan mengganggu kaum muslimin

  1. terimakasih atas pencerahannya, mengeraskan al qur’an saja tidak boleh apalagi hal lain misal dalam berbicara, sungguh islam sangat menjungjung tinggi etika

  2. Ping-balik: Takbiran : Yang Benar dan Yang Keliru | Web Abu Zuhriy

  3. Ping-balik: Tentang Takbiran Keliling dan Jika Tahu Agama – Rasarab's Blog | Pakar SEO Muda | Pesepeda Jogja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s