Ketika engkau menjauhi atau dijauhi teman-teman yang bertaqwa

Rasuulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

الْأَرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ

“Ruh-ruh adalah seperti tentara yang berbaris-baris, maka yang saling mengenal akan bersatu dan yang saling mengingkari akan berselisih.”

[HR. al-Bukhaariy, Muslim dan lain-lain]

Rasuulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

مَا تَوَادَّ اثْنَانِ فِي الله جل وعز أو في الإِسْلامِ , فَيُفَرَّقُ بَيْنَهُمَا إِلا بِذَنْبٍ يُحْدِثُهُ أَحَدُهُمَا

“Tidaklah berpisah dua orang yang saling berkasih sayang karena Allah ‘azza wa jalla atau karena islam… kecuali disebabkan oleh dosa yang dilakukan oleh salah seorang di antara keduanya.”

(Shahiih; diriwayatkan Imam Bukhaariy dalam adabul mufrad)

Dalam riwayat lain:

وَمَا تَوَادَّ رَجُلاَنِ فِي اللهِ ، فَتَفَرَّقَ بَيْنَهُمَا إِلاَّ بِحَدَثٍ يُحْدِثُهُ أَحَدُهُمَا ، وَالْمُحْدِثُ شَرٌّ ، وَالْمُحْدِثُ شَرٌّ ، وَالْمُحْدِثُ شَرٌّ

“Tidaklah ada dua orang yang saling mencintai karena Allah lalu berpisah (berselisih) di antara keduanya kecuali dikarenakan suatu ucapan yang diada-adakan salah satunya. Pengada-ada itu jelek, pengada-ada itu jelek, pengada-ada itu jelek.”

(HR Ahmad, dikatakan Ibnu Muflih, sanadnya jayyid)

Jangan dulu engkau tuduh saudaramu yang berdosa.. Introspeksilah dirimu.. Inrospeksilah dirimu..

Ketahuilah… Ketika engkau melakukan dosa… Apalagi jika dosa tersebut melekat dihati dan amalmu… Maka kalau bukan engkau yang menjauhi teman-teman yang bertaqwamu.. Maka merekalah kelak yang akan menjauhimu (disebabkan dosamu tersebut)..

Demikian pula, bisa jadi ini dikarenakan AKHLAK BURUKmu terhadap mereka, yang engkau jarang atau tidak pernah memperhatikan kata-kata atau perilakumu dihadapan mereka… Hingga akhirnya mereka pun menjauhimu (dan engkau pun tidak sadar, bahkan menyalahkan mereka; padahal engkaulah yang menjadi penyebab mereka lari menjauh darimu)

Tidakkah kau pernah atau bahkan sedang merasakannya? Jika engkau merasakannya.. Maka ingatlah… Mungkin ini adalah TEGURAN dari ALLAH untukmu, sebelum wafatmu.. Agar engkau segera bertaubat.. Karena ketika di aakhirat kelak, maka tidak ada tempat lari…

Allah berfirman:

لِيَمِيزَ اللَّهُ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ وَيَجْعَلَ الْخَبِيثَ بَعْضَهُ عَلَىٰ بَعْضٍ فَيَرْكُمَهُ جَمِيعًا فَيَجْعَلَهُ فِي جَهَنَّمَ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

supaya Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahannam. Mereka itulah orang-orang yang merugi.

(Al-Anfaal: 37)

Kita memohon kepadaNya agar kita termasuk (dan diwafatkan) golongan yang baik (ath-thayyib).. berlindung kepada Allah termasuk (apalagi diwafatkan) golongan orang-orang yang buruk (al-khabiits)..

Kita memohon kepadaNya agar kita termasuk orang-orang yang beruntung di dunia dan aakhirat.. dan kita berlindung kepadaNya dari kehinaan dunia dan aakhirat..

Aamiin..

Tinggalkan komentar

Filed under Ukhuwwah Islamiyyah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s