Bebas mengkritik orang, tapi marah ketika dikritik

Mengapa anda menutup pintu kritik dari orang lain terhadap pendapat yang anda anut?

Sedangkan anda sendiri membuka lebar-lebar pintu kritik bahkan mengkritik sepuas hati semau hawa nafsu plus dengan kata-kata merendahkan terhadap orang-orang yang tidak sependapat dengan antum?

Maka dari itu… hendaknya anda sebelum atau ketika mengeluarkan kata-kata… anda tujukan kepada diri anda sendiri.. sebelum anda katakan kepada orang lain..

Yang mana apa yang anda katakan itu sebenarnya justru merupakan nasehat untuk anda sendiri..

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s