Menerjang perkara haram karena seret rezeki

Ada kalanya, seseorang menerjang cara-cara yang haram karena merasa rezeki-nya “seret”.. Ketahuilah cara yang haram tersebut TIDAKLAH AKAN mempercepat rizkimu…

Rasuulullaah bersabda:

لاَ تَسْتَبْطِئُوْاالرِّزْقَ, فَإِنَّهُ لَنْ يَمُوْتَ العَبْدُ حَتَّى يَبْلُغَ آخِرَ رِزْقٍ هُوَ لَهُ, فَأَجْمِلُوْا فِي الطَّلَبِ, أَخْذِ الحَلاَلِ وَ تَرْكِ الحَرَامِ

“Janganlah menganggap rezki kalian lambat turun. Sesungguhnya, tidak ada seorang pun meninggalkan dunia ini, melainkan setelah sempurna rezkinya. Carilah rezki dengan cara yang baik (dengan) mengambil yang halal dan meninggalkan perkara yang haram

(HR Ibnu Hibbaan, al Haakim, Bayhaqiy, dan selainnya; dishahiihkan syaikh al albaaniy)

Dan ini memang telah diisyaratkan beliau, sebagaimana sabda beliau:

لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لَا يُبَالِي الْمَرْءُ بِمَا أَخَذَ الْمَالَ أَمِنْ حَلَالٍ أَمْ مِنْ حَرَامٍ

“Akan datang suatu masa pada umat manusia, mereka tidak lagi peduli dengan cara untuk mendapatkan harta, apakah melalui cara yang halal ataukah dengan cara yang haram”.

[HR Bukhari].

Akan tetapi ada yang lebih perlu kita perhatikan… Karena sungguh Rasuulullaah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إِنَّهُ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ النَّارُ أَوْلَى بِهِ

“Sesungguhnya tidak akan masuk surga daging yang tumbuh dari harta yang haram. Neraka lebih pantas untuknya”.

[HR Ahmad, Ad Darimiy, dan selainnya; dishahihkan oleh al-Albâni dalam Shahîhut Targhîb]

Akankah engkau menjadikan DAGINGMU dan DAGING anak dan istrimu tumbuh dari harta yang haram? Tidakkah engkau takut akan api neraka yang membakar?

Allah berfirman tentang adzab penduduk neraka;

كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُم بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ

Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab.

(an Nisaa’: 56)

maka jangan sampai kita termasuk dari golongan yang dimaksudkan ayat diatas. apalagi kita sampai menjerumuskan keluarga kita didalamnya.

Allah berfirman:

قُلْ إِنَّ الْخَاسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ أَلَا ذَٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ

Katakanlah: “Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat”. Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.

(Az-Zumar: 15)

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

(At-Tahrim: 6)

Sesungguhnya Rasuulullaah shallallaahu ‘alayhi wa sallam SETIAP SELESAI SHALAT SHUBUH berdoa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’aa, wa rizqan thayyibaa, wa ‘amalan mutaqabbalaa

Yaa Allaah, aku memohon kepadamu ilmu yang bermanfa’at, rizki yang baik (yaitu yang halal), dan amalan yang diterima

(HR. Ibnu Maajah; dishahiihkan oleh Syaikh al Albaaniy dalam Shahiih Ibnu Maajah

Beliau juga SERING membaca berdoa:

اللَّهُمَّ إنِّي أسْألُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى

“Allahumma inni as-alukal huda wat tuqaa wal ‘afaafa wal ghina.”

Yaa Allah, aku meminta kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, serta diberikan sifat ‘afaf (menjauhkan diri dari perbuatan haram) dan ghina (merasa cukup dengan harta yang halal).

(HR Muslim)

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar

Filed under Keluarga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s