Tidur dengan berbagai keutamaan

1. Barangsiapa yang berwudhu sebelum tidur[1. Juga… Setelah bangun tidur, maka kita hendaknya kita

1. Membaca dzikir berikut:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ . لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، . وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ، . رَبِّ اغْفِرْلِيْ

Laa ilaaha illallah, wahdahu laasyariikalah. Lahul mulku wa lahul hamdu, wahuwa ‘ala kulli syay-in qadiir. subhanallah, wal hamdulillah, wa laa ilaaha illallah wallahu akbar. wa laa hawla wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhiim. rabbighfirliy

2. Dan/atau berdoa,
3. Dan/atau shalat,

Karena barangsiapa yang tidur dalam keadaan berwudhu, kemudian ketika ia bangun ia membaca dzikir diatas, maka diampuni dosanya. Jika ia berdoa, maka dikabulkan doanya. Jika ia shalat, diterima shalatnya. (HR Bukhaariy)], maka akan dimohonkan ampun oleh malaa-ikat

Rasuulullaah bersabda:

طَهِّرُوا هَذِهِ الأَجْسَادَ طَهَّرَكُمُ اللَّهُ , مَا مِنْ عَبْدٍ بَاتَ طَاهِرًا إِلا بَاتَ فِي شِعَارِهِ مَلَكٌ كُلَّمَا تَقَلَّبَ مِنَ اللَّيْلِ سَاعَةً قَالَ الْمَلَكُ : اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِعَبْدِكَ كَمَا بَاتَ طَاهِرًا

Sucikanlah badan-badan kalian! Semoga Allah menyucikan kalian! sesungguhnnya tidaklah seorang hamba rumah bermalam (tidur) dalam keadaan suci (berwudhu), kecuali para malaikat akan bersamanya dalam pakaiannya. Tidaklah ia membalikkan badannya sesaat pun dalam tidur malamnya kecuali malaikat akan berkata, YaAllaah , ampunilah hambamu ini. Sesungguhya ia tidur dalam keadaan suci.”

(HR ath Thabraniy, dihasankan syaikh al albaaniy dalam silsilah ash shahiihah)

2. Ber’azzam (bertekad kuat) untuk bangun shalat malam; maka tidurnya dicatat sedekah oleh Allah, dan jika ia tertidur, maka ia telah dicatatkan pahala shalat malam[2. Patut juga diingat akan beberapa hal berikut!

1. Barangsiapa yang tidak bangun malam, maka ia telah MERELAKAN DIRINYA DARI DIKENCINGI SYAITHAAN.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda mengenai seorang laki-laki yang tidur hingga datang waktu fajar,

ذَاكَ الشَّيْطَانُ بَالَ فِيْ أُذُنِهِ -أَوْ قَالَ-: فِيْ أُذُنَيْهِ.

“Itulah seseorang yang syaitan telah kencing di telinganya -atau beliau bersabda- di kedua telinganya.”

(HR Bukhariy, Muslim, dan selainnya)

Jika kita DIKENCINGI orang ditelinga kita, bukankah kita MURKA?!

Lantas bagaimanakah kita jika mendapati orang yang ridha-ridha saja telinga dikencingi?!

Lantas bagaimana lagi jika yang mengencingi kita adalah syaithan yang HINA lagi TERLAKNAT? yang merupakan MUSUH NYATA bagi kita?!

Setidaknya tanamkanlah perasaan “tidak ingin dikencingi”… Yang mana mungkin karena lemahnya keimanan kita, penyikapan kita terhadap hadits diatas tidak dengan keyakinan yang kuat seperti yang beliau sabdakan.. Allahul musta’aan.

2. Barangsiapa yang tidak bangun malam, maka ia telah MERELAKAN DIRINYA DIIKAT DENGAN IKATAN SYAITHAAN… Dan Ingat pula, barangsiapa yang tidak bangun malam, maka ia akan menjadi PEMALAS dipagi hingga siang harinya.

Rasuulullaah bersabda:

يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ . يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ

Syaitan akan mengikat dileher bagian belakang salah seorang di antara kamu dengan tiga ikatan ketika kalian tidur. Ia menepukkan pada setiap ikatan; “bagimu malam yang panjang maka tidurlah…”

فَإِنْ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ .

Apabila kamu bangun dan berzikir kepada Allah maka terbukalah satu ikatan.

فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ.

Apabila kamu berwudhu maka terbuka pula satu ikatan.

فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ.

Apabila kamu bersolat terbukalah satu ikatan.

فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ.

Maka di pagi hari kamu (akan dianugerahi) kesegaran dan JIWA YANG BAIK. Jika (engkau) tidak (melakukannya), niscaya di pagi hari ia (akan diberikan) JIWA YANG BURUK, lagi malas.

(HR Bukhaariy)

Apakah kita ingin kita bangun pagi dengan JIWA YANG BURUK dan MALAS?! Jika tidak ingin… Maka lepaskanlah ikatan-ikatan syaithan yang ada dibelakang leher kita agar kita selamat dari jiwa yang buruk dan kemalasan!!].

Rasuulullaah bersabda:

ةٌ بِلَيْلٍ فَغَلَبَهُ عَلَيْهَا نَوْمٌ إِلاَّ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ أَجْرَ صَلاَتِهِ . وَكَانَ نَوْمُهُ صَدَقَةً عَلَيْهِ

Tidaklah seseorang yang (bertekad kuat) akan mengerjakan solat malam, lalu tertidur, Allah pasti menulis untuknya pahala solat malam dan tidurnya merupakan sedekah untuknya.

(HR an Nasaa-iy, dishahiihkan syekh al albaaniy)

Dikatakan TEKAD KUAT, tentu beda dengan “sekedar besitan hati” atau “sekedar niat”[3. Simak pembahasannya disni: http://abuzuhriy.com/ketahuilah-aktifitas-hatimu/]…

Permisalannya seperti orang yang sangat suka nonton bola… Maka sebelum tidur, ia BERTEKAD KUAT untuk bangun diwaktu malam; ia sediakan alarm, dan ketika waktunya tiba, ia langsung bangkit dari tempat tidurnya untuk nonton bola[4. Alangkah sangat disayangkan kaum muslimin AMAT BERJUANG UNTUK BANGUN MALAM hanya untuk menonton tim favoritnya (yang itupun bercokol pemain-pemain kafir), sedangkan perjuangan yang sama tidaklah kita temukan pada setiap malam untuk berjumpa dengan Rabb semesta alam! Adakah maqam orang-orang kafir itu lebih tinggi daripada Allah?! Apakah pertandingan lebih spesial daripada perjumpaan dengan Rabb yang turun kelangit dunia?! Laa hawlaa wa laa quwwata illa billah!]

Maka TIDAK SAMA orang yang hanya “sebatas besitan hati” atau hanya “sekedar niat” dengan orang yang “ber’azzam”…

Dan hal tersebut dapat kita lihat dari usahanya untuk bangun malam… Apakah ia membenarkan niatnya dengan benar-benar bertekad untuk bangun? ataukah hanya sekedar besitan hati semata?

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar

Filed under Adab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s