Ilmu itu mendatangkan TAWADHU’, BUKAN TAKABBUR.

Dari Abdullah bin Abbas radliyallahu anhumaa, dari Rasuulullaah Shallallaahu alaihi wa sallam bersabda,

لَيَظْهَرَنَّ اْلإِيْمَانُ حَتىَّ يُرَدُّ اْلكُفْرُ إِلىَ مَوَاطِنِهِ وَ لَتُخَاضَنَّ اْلبِحَارُ بِاْلإِسْلاَمِ

“Benar-benar akan tampak jelas keimanan itu, sehingga kekufuran akan dikembalikan ke tempat-tempatnya. Dan sungguh-sungguh akan diperbincangkan lautan itu dengan islam.

وَ لَيَأْتِيَنَّ عَلىَ النَّاسِ زَمَانٌ يَتَعَلَّمُوْنَ فِيْهِ اْلقُرْآنَ يَتَعَلَّمُوْنَهُ وَ يَقْرَؤُوْنَهُ ُ

Dan benar-benar akan datang suatu masa atas manusia, yang pada masa tersebut mereka akan mempelajari alqur’an, mereka mempelajari dan membacanya…

ثمَّ يَقُوْلُوْنَ: قَدْ قَرَأْنَا وَ عَلِمْنَا فَمَنْ ذَا الَّذِي هُوَ خَيْرٌ مِنَّا ؟

kemudian mereka akan berkata, “Sungguh-sungguh kami telah membaca dan mengetahui! maka siapakah orang yang lebih baik dari kami!?”

فَهَلْ فىِ أُوْلَئِكَ مِنْ خَيْرٍ ؟

Maka apakah pada mereka itu ada kebaikan?!”

قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ مَنْ هُمْ؟

Mereka (para shahabat) bertanya, “Siapakah mereka itu wahai Rosulullah?”.

قَالَ: أُوْلَئِكَ مِنْكُمْ وَ أُوْلَئِكَ هُمْ وَقُوْدُ النَّارِ

Beliau menjawab, “Mereka itu adalah termasuk kalian dan mereka itu adalah bahan bakarnya neraka”.

[HR ath-Thabraniy di dalam al-Kabiir. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy (dalam Shahih at-Targhib wa at-Tarhib: 133) : “sanad hadits ini HASAN insyaa Allah ta’ala”]

Jangan sampai ilmu yang kita miliki… malah menjadikan kita seperti orang-orang dalam hadits diatas:

– “saya sudah puluhan tahun belajar tafsir qur-aan… siapa yang lebih pandai tafsir qur-aan dari saya?!”

– “saya sudah puluhan tahun belajar hadits… siapa yang lebih pandai ilmu hadits dari saya?!

– “saya sudah puluhan tahun belajar fiqh… siapa yang lebih pandai permasalahn fiqh dibanding saya?!”

– “saya sudah puluhan tahun belajar ini dan itu… siapa yang lebih pandai dari saya tentang ini-dan-itu !? apakah ada padanya ilmu ini-dan-itu ?!”

Takutlah kita… jika kita mendapati hal tersebut dalam hati kita (meski kita tidak mengucapkannya, apalagi sampai mengucapkannya)… maka kita khawatir kita termasuk golongan tersebut… yang mana hanya menjadi bahan bakar neraka…

Semoga Allah menjauhkan kita dari sifat ujub… semoga Allah memperbaiki dan membersihkan hati kita dari segala penyakit hati… dan kita berlindung kepadaNya dari api neraka, atau menjadi bahan bakar neraka… aamiin…

Tinggalkan komentar

Filed under Ilmu, Tazkiyatun Nufus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s