Sabar yang hakiki

Ketika seseorang atasan dibuat marah oleh bawahannya… Maka ketahuilah! ia memiliki kekuasaan dan kemampuan untuk mengeluarkan amarahnya! Jika ia menguasai dirinya, dan kemudian ia menahan amarahnya KARENA ALLAH. Maka inilah sabar yang hakiki…

Inilah yang sifat orang bertaqwa yang dijanjikan surga! Sebagaimana disebutkan Allaah dalam surat aali ‘Imraan: 133-134 ! Juga disebutkan Rasuulullaah (secara makna), bahwa seorang yang tangguh, bukanlah seorang yang pegulat yang jago mengalahkan lawannya… Hanya saja orang yang tangguh, adalah orang yang mampu menahan dan menguasai marahnya (padahal ia mampu mengekspresikannya)[1]

Berlaku pula hal ini dalam perkara suami terhadap istri dan anaknya… Oleh karenanya, Nabi mengatakan bahwa orang yang paling baik akhlaqnya, adalah yang paling baik akhlaqnya kepada istrinya[2]… Karena jika terhadap istrinya (yang ia memiliki kekuasaaan dan kemampuan) ia dapat berbuat baik, bersabar, serta menguasai marahnya sedangkan ia mempunyai keleluasaan untuk berbuat semena-mena… Maka tentunya terhadap selain istrinya ia lebih-lebih lagi baik akhlaqnya…

Adapun seseorang yang dalam posisi lemah… kemudian ia dibuat marah oleh orang yang lebih kuat darinya, maka hendaknya ia melihat dalam dirinya, apakah ia bersabar hanya karena tidak mampu mengekspresikan kemarahannya hanya karena ia diposisi lemah, ataukah ia menahan amarahnya karena Allaah?

Semoga bermanfaat


Catatan kaki:

[1] Diriwayatkan al Bukhaariy dan Muslim
[2] Diriwayatkan at tirmidziy, dan al albaaniy menshahiihkannya dalam ash shahiihah

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s