Sedikit berbicara tentang penjagaan muru’ah

Menjaga muru’ah (kehormatan diri/kewibawaan) PERTAMA KALI kita lakukan DIHADAPAN ALLAAH…

Karena barangsiapa yang menjaga muru’ahnya dihadapan Allaah, maka ia akan menjaga muru’ahnya baik bersama makhluqNya maupun tidak bersama makhluqNya

Oleh karenanya, jagalah muru’ahmu dihadapan Allaah… Maka engkau akan senantiasa menjaga muru’ahmu dalam kesendirianmu maupun dalam keramaianmu…

Bagi yang sudah “sedikit” TAHU tentang permasalahan agama… Maka jangan sampai ia SERUPA dengan YANG TIDAK TAHU (sama sekali)…

Banyak bicara, banyak bercanda, banyak menghabiskan waktu pada perkara yang tidak ada manfaat aakhirat, apalagi sampai menjerumuskannya kedalam kemungkaran-kemungkaran yang ia sendiri telah TAHU, bahwa hal tersebut MENYALAHI ILMU yang SUDAH IA PELAJARI…

Lantas dimanakah perbedaan dia yang TELAH TAHU pada SATU PERKARA tersebut, dengan orang yang BELUM TAHU?!

Padahal Allaah berfirman:

هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ

Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?

(az Zumar: 9)

Ini menjadi cambuk bagi SETIAP ORANG yang sudah mengetahui SATU PERKARA (saja) dalam agama ini… Agar mereka, tidak menjadikan diri mereka “bagaikan orang yang TIDAK TAHU tentang perkara tersbut”

Berkata Fudhayl ibn Iyyaadh:

Sungguh indah ucapan Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah, “Seorang ‘Aalim itu masih dianggap Jaahil (bodoh) apabila dia belum beramal dengan ilmunya. Apabila dia sudah mengamalkan ilmunya maka jadilah dia seorang yang benar-benar ‘Aalim.”

Jadi, kalau anda “SEBATAS TAHU”, tapi yang nampak dalam diri anda seperti ORANG YANG TIDAK TAHU… Maka anda tidak termasuk “orang yang mengambil pelajaran”, meskipun anda orang yang “tahu pelajaran tersebut”

Diakhir ayat az Zumar diatas Allaah berfirman;

إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ

Hanya orang berakallah, yang dapat mengambil pelajaran…

(az Zumar: 9)

Maka hendaknya kita mencela diri kita…

Kita sudah tahu ilmunya… Tapi ilmu tidak membekas di hati kita… Sehingga tidak tercermin dalam amal kita… Hingga akhirnya menjadikan kita bagaikan orang YANG TIDAK TAHU, padahal kita orang yang “tahu”…

Semoga bermanfaat

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s