Shalat itu (seharusnya) mewariskan tawadhu’

Didalam shalat kita sujud kepada Allaah, dimana ketika sujud tersebut; kita letakkan anggota tubuh kita yang paling mulia (yaitu kepala kita), ke posisi dimana kaki kita biasa berpijak (yaitu ditanah/lantai). Gerakan apalagi yang lebih mewujudkan tawadhu’ selain daripada ini?

Maka ketika bersujud kepadaNya, hadirkanlah hal ini dalam hati kita… sehingga hendaknya BUKAN HANYA anggota badan kita saja yang bersujud kepadaNya… tapi juga disertai ketundukan hati, yang ikut bersujud kepadaNya.

Diantara bacaan sujud yang dibaca nabi shallallaahu ‘alayhi wa sallam adalah:

اللَّهُمَّ لَكَ سَجَدْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَلَكَ أَسْلَمْتُ سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِي

Allaahumma laka sajadtu, wa bika aamantu, wa laka aslamtu… sajada wajihiy lilladziy khalaqahu wa shawwarahu, wa syaqqa sam’ahu, wa basharahu… tabaarakallaahu ahsanul khaaliqiin…

Ya Allah, kepada Engkau aku sujud, dengan-(pertolongan)Mu aku beriman, dan kepada Engkau aku tunduk/memasrahkan diriku… Mukaku sujud kepada Tuhan yang menciptakan dan membentuknya, yang membukakan pendengaran dan penglihatannya. Maha suci Allah sebaik-baik Maha pencipta).”

(HR. Muslim)

Jika kita menghadirkan makna gerakan sujud… Kemudian membaca dzikir diatas disertai pula menghadirkan makna dari dzikir diatas… niscaya sujud kita akan lebih berarti… yang dengannya tawadhu’lah hati kita… yang semoga tawadhu’ tersebut KITA BAWA DILUAR SHALAT…

Demikianlah para shahabat… mereka tidak hanya sebatas shalat (begitu saja)… akan tetapi mereka MEMBAWA BUAH dari SHALAT mereka, di LUAR SHALAT mereka…

Allaah berfirman tentang mereka:

سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ السُّجُودِ

tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud

(al Fath: 29)

Berkata para ulama tentang makna “atsaris sujuud” (bekas sujud) dengan beberapa penafsiran, diantaranya :

– (pertama) bekas sujud yang nampak dari mereka adalah KHUSYU’ dan TAWADHU’.

– (kedua) kelak di hari kiamat, wajah-wajah mereka akan bercahaya disebabkan bekas sujud mereka selama di dunia.

[simak tafsiir ath thabariy]

Keduanya masih dapat digabungkan, “bekas sujud” mereka didunia adalah dianugerahi kekhusyu’an dan ketawadhu’an oleh Allaah. dan “bekas sujud” mereka di aakhirat adalah dianugerahi cahaya oleh Allaah kelak dihari kiamat. Alhamdulillaah, maka tidak ada pertentangan tentang penafsiran ayat diatas.

Maka bagaimana dengan shalat kita? apakah nampak bekas sujud kita diluar shalat kita?

Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang shalatnya tidak melewati kerongkongannya (tidak sampai ke hati), sehingga setelah selesai shalat, maka kita tidak membawa apa-apa darinya, tidak pahala, tidak pula buah dari shalat itu sendiri. Sehingga kondisi kita sebelum shalat dengan setelah shalat sama saja… atau mungkin lebih buruk… na’uudzubillaah! itulah tanda-tanda buruknya shalat kita… ketika kita tidak mendapati “bekas-bekas shalat” itu diluar shalat[1. Berkata Syaikh ath Tharifiy:

“Jika Anda melihat orang yg TAKABUR, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya ia JARANG SHOLAT atau bahkan TIDAK SHOLAT sama sekali. Karena tidaklah berkumpul antara rasa takabur dg banyaknya sujud, Allah ta’ala telah berfirman: “Ciri mereka (orang-orang mukmin itu) ada di wajah mereka dari BEKAS SUJUD”… dan telah datang dengan riwayat yg shohih dari Mujahid bahwa dia menafsiri ayat ini: “Ciri tersebut adalah rasa TAWADHU (merendah)”

(sumber)

Maka jika kita dapati dalam diri kita, sifat yang SUKA MENOLAK KEBENARAN atau SUKA MERENDAHKAN ORANG LAIN. Maka perbaikilah shalat kita, karena sesungguhnya jika shalat kita benar, niscaya takabbur akan JAUH dari kita. Shalat itu mewariskan tawadhu’, bukan mewariskan takabbur.]…..

Ini bagi yang shalat, maka bagaimana lagi yang tidak shalat!? Na’uudzubillaah…

Tinggalkan komentar

Filed under Ibadah, Shålat, Tazkiyatun Nufus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s