Tidak berbanding

Sebanyak apapun amalan yang kita lakukan… Sebanyak apapun harta yang kita infakkan di jalan Allaah… Ketahuilah :

1. Itu tidak sebanding dengan segala nikmat yang telah Allaah berikan kepada kita dari semenjak kita lahir (bahkan sejak kita dalam kandungan ibu) hingga detik ini

Oksigen yang kita hirup, jantung yang bekerja, saraf-saraf yang masih berfungsi dengan baik, demikian pula anggota tubuh lainnya… Ini semua SANGAT MAHAL!

Misalkan anda adalah orang yang menanggung biaya orang yang sakit, akibat kekurangannya dalam menikmati nikmat-nikmat diatas:
Misalkan anda menuntut dia untuk ‘mengembalikan’ apa yang sudah anda tanggung…

Usaha apa yang ia harus lakukan untuk ‘membalas’ semua yang sudah anda bantu kepadanya?

Infak apa yang ia harus salurkan untuk ‘membayar’ semua yang sudah anda bantu kepadanya?

Nah…

Coba bandingkan segala nikmat tersebut, dengan usaha kita untuk bergerak dan berjalan dijalanNya? Adakah sebanding?

Coba bandingkan dengan jumlah infaq yang kita infakkan? Sebandingkah?

Bahkan jika kita beramal shaalih semenjak kita lahir, terus-menerus kita beramal dijalanNya hingga saat ini, maka itu tidak cukup ‘membalas’ nikmat-nikmatNya! Karena nikmatNya tak berbilang…

Bahkan jika kita memiliki harta sepenuh bumi semenjak kita lahir, terus-menerus kita infakkan dijalanNya hingga saat ini, maka itu tidak cukup ‘membayar’ nikmat-nikmatNya! Karena nikmatNya tak berbilang…

Yang kita harapkan… Agar Dia menerima amalan-amalan kita yang sedikit lagi penuh kekurangan, sehingga kita digolongkanNya sebagai hambaNya yang bersyukur…

Yang kita harapkan… Agar Dia menerima infaq-infaq kita yang sedikit, lagi penuh kekurangan, sehingga kita digolongkanNya sebagai hambaNya yang bersyukur…

Yang kita harapkan… Agar Dia mengampuni dosa-dosa kita… Karena jika dibandingkan kebaikan dan keburukan serta kekurangan kita… Maka keburukan serta kekurangan kita jauh lebih banyak daripada kebaikan kita… Sehingga dengan rahmatNya ini… kita berharap dimasukkanNya ke surga, dan dijauhkan dari neraka…

2. Itu tidak sebanding dengan surgaNya yang amat luas, yang amat penuh kenikmatan tiada tara yang dinikmati secara kekal oleh penghuninya.

Misalnya seseorang memetik pahala dan masuk surga karena disebabkan amalnya yang 10 tahun, 100 tahun bahkan 1000 tahun sekalipun… Maka balasan surga Allaah itu TIDAK DAPAT DIHARGAI dengan apa yang ia usahakan tersebut…

Misalnya seseorang memetik pahala dan masuk surga karena disebabkan infak 100 ribu, atau 100 juta, atau 100 milyar, atau 100 triliun sekalipun… Maka balasan surga Allaah itu TIDAK DAPAT DIHARGAI dari apa yang ia infakkan tersebut…

Balasan Allaah terhadapnya dengan surga itu, bukan karena surga “dihargai” dengan infak dan jerih payahnya tersebut… tapi karena rahmatNya, kasih sayangNya, keMaha PemurahNya terhadap hamba-hambaNya yang beriman dan beramal shaalih keapadaNya…

Pelajarannya apa?

1. Jangan pelit dalam beramal dan berinfaq…

Sungguh Allaah Maha Pemurah yang senantiasa memberi nikmat kepada seluruh hambaNya… Maka apa yang menyebabkan kita ragu dan malas dalam menggerakkan badan kita untuk beirbadah kepadaNya? Apa yang menyebabkan kita ragu dan bakhil dalam mengeluarkan sebagian harta (yang juga hakekatnya diberikanNya dan dititipkanNya pada kita)!?

2. Allaah mensyariatkan hambaNya untuk beramal dan berinfaq di jalanNya… Akan tetapi Dia tidak butuh dengan itu… Dia berbuat dan menetapkan apa yang Dia kehendaki, Dia Maha Tahu lagi Maha Bijaksana… Dia Maha Terpuji dan Dia Maha Kaya…

Segala pujian untukNya tidaklah akan berkurang, dengan jeleknya amal kita… Segala kekayaanNya tidaklah akan berkurang, dengan jeleknya infaq kita… Dia menjanjikan surga (karena rahmatNya) bagi hamba-hambaNya yang beriman dan beramal shaalih, dan Dia mengancam neraka (karena keadilanNya) bagi hamba-hambaNya yang kufur lagi jelek amalnya…

Semoga Allaah meluruskan keimanan kita, memudahkan kita dalam beramal shaalih, dan menjadikan kita termasuk hamba-hambaNya yang diberi rahmatNya, yang dimasukkan ke surga, dan diselamatkanNya dari api neraka. Aamiin

Tinggalkan komentar

Filed under Tazkiyatun Nufus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s