Pesan seorang mualaf: ‘Jika engkau mendekat kepadaNya selangkah, Dia akan mendekat padamu dua langkah’

Demikianlah salah satu pesan dari seorang mualaf dari Amerika, ‘Abdurrahmaan (nama sebelum ‘hijrah’nya: Chris Blauvelt). Mari kita simak bagaimana perjalanannya dalam mengenal Islaam, hingga akhirnya ia masuk kedalam agama Islaam:

Ia berkata:

“Pertama kali aku ‘berkenalan’ dengan Islaam adalah ketika temanku di SMA, masuk Islaam; yang mana dia ini adalah tetanggaku; Michael Van. Dan ketika ia masuk Islaam, ia BERUBAH DRASTIS…

Sebelum Islaam ia berbuat banyak hal yang merusak hidupnya, dan ia memang benar-benar di jalur kehidupan yang salah; maka menjadi seorang muslim pada saat umurnya 15 tahun, dan tiba-tiba ia berubah dengna perubahan yang banyak… Ia menapakkan kebiasaan yang bagus (maka ini membuatku penasaran terhadapnya)…

Maka aku bertanya padanya: “Apa yang memaksamu berubah seperti ini? dan apa yang membuatmu berubah seperti ini?” Maka ia menjawab: “Aku MUSLIM sekarang…”, Dan pada waktu itu, sebelum kejadian 9/11, yang mana orang-orang di amerika benar-benar tidak banyak mengetahui tentang Islaam… Bahkan sekarang pun mereka tidak mengetahui tentang Islaam… Maka aku bertanya padanya: “(agama) Apa ini?” aku juga bertanya tentang muslim, dan ia aku terkejut ternyata Islaam sangat dekat dengan kristen dan yahudi… Dan aku dapat menerima bahwa hanya ada Satu Tuhan (Sesembahan yang berhak disembah), dan para Nabi yang mereka merupakan utusan dariNya… dan bahwasanya mereka hanyalah manusia biasa seperti kita, yang tidak memiliki sifat-sifat ketuhanan… Aku belum ingin menjadi Muslim pada saat itu, tapi (dari penjelasan yang kuperoleh darinya) maka itu semua dapat aku terima secara logika…

Hingga beberapa saat berlalu, aku membaca tulisan malcolm x dalam autobiografinya, dimana ia berkata: ‘apabila kalian mendekat kepadaNya dengan satu langkah kepada Allaah, maka Dia akan mendekat kepada kalian dengan dua langkah’[1. Ini merupakan pernyataan secara makna berkenaan firman Allaah dalam hadits qudsi:

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى

Aku sesuai persangkaan hamba-Ku.

وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِى

dan Aku bersamanya jika ia mengingat-Ku.

فَإِنْ ذَكَرَنِى فِى نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِى نَفْسِى ، وَإِنْ ذَكَرَنِى فِى مَلأٍ ذَكَرْتُهُ فِى مَلأٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ

Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat).

وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ بِشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا

Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta.

وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا

Jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa.

إِنْ أَتَانِى يَمْشِى أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً

Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat.”

(HR. Al-Bukhaariy, Muslim, dll)

Sekaligus hal ini menunjukkan akan bukti kebenaran hal diatas. Allaahu Akbar.], maka aku pun menjauhi memakan babi, dan perkara-perkara yang dilarang lainnya; dengan niatan agar Dia menunjukiku, maka setiap kali ada pertanyaan/ganjalan dalam diriku, maka setiap itu pula aku mendapatkan jawabannya, dan dari setiap jawaban itu aku dapat menerimanya…”

Di akhir video ia menyampaikan pesan :

“Aku ingin menambahkan bahwa Islaam adalah hal yang TERINDAH dalam hidupku, dan sumber dari segala kebaikan; ia adalah pesan yang (dicari) setiap jiwa (yang ingin) dapat merasakan ketenangan; dan (ia adalah jawaban) dalam hal pencariaan tujuan (hidup yang hakiki), serta (tuntunan) dalam hal (bagi mereka yang) ingin mengubah jiwa yang penuh kegundah-gulanaan menjadi penuh dengan kebahagiaan…

Maka aku sangat mendorong agar semua orang untuk mendekat ‘selangkah’ kepada Allaah, maka pasti ia akan dapati Allaah akan mendekat kepadaNya dengan ‘dua langkah’… Karena agama ini cahaya dari Allaah… dan darimanapun kamu melihat cahaya itu, maka kamu akan mendapatkan kebenaran… Maka jika kalian ingin mepertanyakan suatu pertanyaan (tentang kebenaranNya), baik dari segi sains, atau dari jiwamu, atau dari para pemeluknya, maka tempuhlah itu; tempuhlah dari arah mana saja yang engkau inginkan; dan aku yakin engkau akan menemukan pesan yang selama ini engkau cari …”

Tinggalkan komentar

Filed under Kisah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s