Tafakkur setelah anda menyantap kurma

Qithmiir

Setelah kita menyantap kurma, kita tentu melihat secara jelas bagaimana biji korma tersebut. Cobalah sekali-kali kita melihat dan mengelupas SELAPUT KULIT ARI (yang menutupi) biji korma… Maka kita melihat ALANGKAH TIPISNYA kulit ari dari biji korma tersebut…

Ingatlah bahwa Allaah berfirman:

وَالَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِهِ مَا يَمْلِكُونَ مِن قِطْمِيرٍ

Dan apa-apa yang kamu sembah selain Allaah… TIDAKLAH MAMPU untuk MENGUASAI apapun… MESKIPUN ia SETIPIS KULIT ARI (yang menutupi) biji korma.

[Faathir (35) : 13]

Laa ilaaha illaLLaah – tiada sesuatu apapun yang berhak untuk disembah, kecuali hanya Allaah; yang memang tiada sesuatu apapun yang mampu untuk menciptakan sesuatu apapun, bahkan hanya setipis kulit ari…

Dan Maa syaa-a LLaah… salah satu saudari kita (dari swedia), masuk Islaam karena ayat diatas… Yakni setelah seorang bocah (16 tahun) membawakan kurma dihadapannya, dan mengatakan padanya: “Bahkan Qithmiir (selaput kulit ari biji korma) pun… disebutkan dalam al-Qur`aan (untuk memberikan penjelasan tentang-ayat-ayatNya, az)… [kemudian dia membawakan ayat diatas]”; yang dengan ayat inilah saudari kita tersebut masuk Islaam[1].

Kembali lagi… Hendaknya kita malu… Kita yang tiap hari membacanya, dan tiap hari memakan kurma; tidaklah pernah terhadirkan dalam hati kita akan KEAGUNGAN ayat ini…

Semoga bermanfaat


Catatan Kaki

[1] Simaklah kisah mengharukan beliau tersebut disini:

Tinggalkan komentar

Filed under al-Quran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s