Dua Kandungan Mendalam Dibalik Basmalah

Basmalah

Tahukah kita kandungan dibalik ucapan “bismillah” kita sebelum aktifitas kita? Berikut ada dua kandungan mendalam dibaliknya…

1. Ia adalah CERMINAN TAUHIID

Berbahagialah seorang muslim yang diberi hidayah oleh Allaah untuk mengucap “bismillaah” (dengan menyebut nama Allaah)… Mengapa? Karena disaat yang bersamaan, kita dapat orang-orang malah menyertakan seseorang atau sesuatu bersama Allaah (sebagaiamana suatu kaum yang menyertakan Ruh Kudus, dan Nabi ‘Isa; disamping Allaah)[1]. Atau bahkan mereka tidak menyebut Allaah sama sekali, tapi malah menyebut nama-nama selain namaNya; yang diada-adakan oleh nenek moyang mereka yang mereka jadikan sesembahan.

Inilah cerminan kalimat tauhiid… Yaitu kaum muslimin hanya menyebut dan menyanjung Allaah semata, tanpa menyertakan sekutu bagiNya… Tidak seperti ahli kitab yang menjadikan Malaikat (yaitu ruh qudus, yaitu malaikat jibril) maupun Nabi (yaitu Nabi Isa) sebagai tandingan-tandingan bersama Allaah… Tidak pula seperti kaum musyrikin yang menyebut nama-nama sesembahan yang mereka ada-adakan… Na’uudzubillaah…

2. Didalamnya TERKANDUNG TAWAKKAL dan DOA

Ketika seseorang menyebut “bismillaah” sebelum melakukan suatu aktifitas… maka pada hakikatnya dia sedang memohon kepada Allaah: apakah itu memohon diberi pertolongan (isti’anah), ataukah memohon agar dilindungi dari mudharat (isti’adzah), ataukah memohon agar aktifitasnya tersebut diberkahi (tabarruk). Mungkin kebanyakan kita tidak sadar akan hal ini, bukan? Ketahuilah itulah diantara kandungan dari basmalah yang kita baca.

Maka hendaknya sebelum beraktifitas (yaitu aktifitas yang diridhai Allaah), hendaknya kita mengucap namaNya… Sebagai bentuk tawakkal kita kepadaNya… Yang dibalik ucapan tersebut, kita meniatkan dan menghadirkan dalam hati bahwa kita mengucapkan ini sebagai permohonan pertolongan padaNya agar aktifitas tersebut dapat kita tunaikan sebaik-baiknya dengan jalan yang benar. Juga kita memohon perlindungan padaNya dari keburukan-keburukan yang dapat terjadi karena sebab aktifitas tersebut… Yang juga kita memohon keberkahan dariNya dari aktifitas kita tersebut…

Adapun dalam perkara yang tidak diridhai Allaah… Justru tidak dibenarkan menyebut NamaNya… Karena Allaah Maha Suci atas hal tersebut! Tidak pantas dia menyebut nama Allaah, sedangkan aktifitas yang akan dilakukannya justru malah mengundang murkaNya! (Seperti aktifitas riba, penipuan, kedustaan, maupun perkara-perkara lain yang diharamkanNya).. Bahkan sungguh, fithrah seseorang akan menghalanginya untuk mengucap namaNya ketika mereka akan melakukan aktifitas yang tidak diridhaiNya! Kalaupun fithrahnya telah rusak, dan ia menyebut namaNya dalam perkara-perkara buruk, maka Dia Maha Suci akan hal tersebut, dan Dia Tidak Ridha dengan apa yang mereka perbuat, dan hasil dari aktifitasnya tidaklah akan diberkahi olehNya. Na’uudzubillah.

Maka sungguh beruntung apabila seseorang diberikan hidayah islam dan iiman, kemudian dia diberikan hidayah oleh Allaah untuk selalu mengucap basmalah sebelum memulai aktifitasnya (yang diridhai Allaah). Maka semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa diberiNya petunjuk, dan ditetapkan diatasnya hingga wafat kita. Aamiin.


Catatan Kaki

[1] Lihat bagaimana ucapan “basmallah” ini menginspirasi saudara kita yang berasal dari italia ini, sehingga akhirnya ia masuk Islaam.

Tinggalkan komentar

Filed under Aqidah, Tazkiyatun Nufus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s