Dua Renungan, Yang Semoga Dengannya Engkau Kembali PadaNya

Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?

[1]

Ketika engkau memiliki pena, apakah engkau membiarkan pena itu begitu saja tergeletak diatas meja tanpa diapa-apakan? Apakah begitu? Ataukah sepatu yang kau miliki tapi tidak untuk engkau gunakan sama sekali? Atau komputer yang engkau biarkan begitu saja diatas meja kerjamu? Engkau sama sekali tidak memiliki kehendak terhadap itu semua?

Ketahuilah Allaah Yang MENCIPTAKAN kita, Yang Memiliki kita, Yang Berkuasa atas kita, Yang Mengurusi dan Memelihara kita. Tidaklah menciptakan kita hanya untuk main-main atau tanpa tujuan jelas. Maha Suci Dia (atas hal tersebut). Jangankan kita, sesuatu yang lebih besar dari kita, yaitu seluruh langit dan seluruh bumi dan apa-apa yang didalam dan diantara keduanya diciptakanNya bukan untuk main-main. Lantas apakah kita mengira kita hendak dibiarkanNya begitu saja, tanpa dikembalikan lagi kepadaNya, tanpa dimintai pertanggung jawaban?!

[2]

Sesuatu -barang- yang dahulu engkau mati-matian berusaha memperolehnya. Maka apa yang terjadi setelah engkau memperolehnya? Setelah lama waktu berlalu, maka engkau kelak akan membiarkannya, tidak mempedulikannya bahkan menempatkannya di tempat yang tidak dapat engkau jangkau agar tidak terlihat olehmu. Bahkan ketika barang tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya, maka engkau putus asa terhadapnya, bahkan langsung serta merta merusaknya.

Lihatlah bagaimana Allaah Yang Dengan Amat Mudah Menciptakanmu. Dialah yang senantiasa memperhatikanmu, mengurusimu serta memeliharamu. DiberikanNya padamu mata, telinga, dan hati agar engkau dapat mengambil pelajaran dari ayat-ayat kauniyahNya dan syari’yyahNya. Bahkan kepada dirimu sendiri… Tidakkah engkau mengambil pelajaran?! Disaat engkau terus membangkang padaNya tidak mau beriman padaNya tidak mau tunduk dan taat padaNya; Dia tidak serta merta langsung mencabut itu semua dariMu, tapi masing-masing ciptaanNya memiliki ajal. Yang jika ajal itu mendatanginya maka ia tidak dapat dipercepat atau diundur. Maka bertaubatlah, berimanlah padaNya sebelum ajal menjemputmu…

[faidah berharga dari Ust Nouman Ali Khan]

Semoga kita senantiasa diberiNya petunjuk, serta diwafatkan diatasnya; sehingga semoga kita dibangkitkan diatas petunjuk tersebut aamiin.

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan kecilku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s