Pikirkan kebaikan yang ada dibaliknya

Berkata salah seorang salaf:

مَا أُبَالِي عَلَى أَيِّ حَالٍ أَصْبَحْتُ ، عَلَى مَا أُحِبُّ ، أَوْ عَلَى مَا أَكْرَهُ ، لِأَنِّي لَا أَدْرِي الْخَيْرَ ، فِيمَا أُحِبُّ أَوْ فِيمَا أَكْرَهُ

Tidaklah aku mempedulikan dalam kondisi apa aku di pagi hari… Diatas sesuatu yang aku sukai, atau sesuatu yang tidak kusukai. Karena aku tidak tahu dimana kebaikan itu berada… Apakah ia dalam keadaan sukaku? ataukah dalam ketidaksukaanku?

Jangan anggap ‘kebaikan’ itu hanya ada pada sesuatu yang kita sukai… Bahkan terhadap yang tidak kita sukai pun, bisa jadi dibaliknya terdapat kebaikan (yang mungkin melebihi kebaikan yang dapat kita peroleh dari sesuatu yang kita sukai)…

Bukankah Allaah berfirman:

وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ فَإِن كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

Dan bergaullah dengan mereka (para istrimu, az) secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.

(an-Nisaa`: 19)

Bahkan bukankah ketika fitnah al-ifk, Allaah berfirman:

لَا تَحْسَبُوهُ شَرًّا لَّكُم ۖ بَلْ هُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ

Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu.

(an-Nuur: 11)

Coba bayangkan kondisi Rasuulullaah shallallaahu ‘alayhi wa sallam dan Ummul Mu`miniin ‘Aa`isyah sebelum diturunkan ayat tersebut? Dari sisi Rasuulullaah shallallaahu ‘alayhi wa sallam yang mendapati istrinya dituduh berzina, dan dari sisi istrinya yang dituduh berzina, padahal dirinya tidak demikian!? Tapi lihatlah… Allaah memfirmankan bahwa apa yang terjadi pada mereka justru terdapat kebaikan bagi mereka… Apa kebaikan itu?

Allaah berfirman:

لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ

Bagi mereka AMPUNAN dan REZEKI yang MULIA (surga).

(an-Nuur: 26)

Sungguh, Ampunan dan Surga itu lebih baik dari apapun yang tidak kita sukai yang kita hadapi di kehidupan yang fana ini…

Semoga bermanfaat…

Tinggalkan komentar

Filed under Tazkiyatun Nufus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s